Kabupaten Rembang

Kabupaten Rembang

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kabupaten Rembang, Public & Government Service, Rembang.

01/02/2025

Lontong tuyuhan, salah satu makanan khas daerah Rembang yang sudah dikenal banyak orang. Disebut lontong tuyuhan karena pembuat dan penjual makanan ini dari Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur.

Photos 27/07/2016

“Melalui Peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Rembang dan HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Mari Kita Bersatu Padu Dalam Membangun Rembang Menuju Rembang Madani dan Sejahtera”

21/04/2016

Sejarah Singkat Hari Kartini yang Diperingati Setiap 21 April. Bagi generasi muda sekarang mungkin banyak yang tidak mengetahui. Padahal, ada pepatah yang mengatakan “Bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawan”. Selain itu ada juga pepatah dari presiden Soekarno yang mengatakan “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”. Meski RA Kartini tidak turun langsung di medan perang, namun beliau merupakan salah satu pahlawan wanita di Indonesia. Mari kita simak sedikit sejarah mengenai R.A Kartini.Raden Ajeng Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879. Ayahnya bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan bupati Jepara saat ini. Sementara, ibunya bernama M.A. Ngasirah yang juga merupakan keturunan dari tokoh agama di Jepara yang di segani saat itu , Kyai Haji Madirono .

Kartini yang merupakan anak dari Bupati Jepara memang serba kecukupan baik dalam hal materi hingga pendidikan. Sehingga waktu itu Kartini kecil bisa mengenyam pendidikan di ELS (Europese Lagere School). Padahal pada masa itu, banyak anak-anak sebayanya yang tidak bisa bersekolah.
Namun hal ini tidak berlangsung lama. Ketika Kartini sudah beranjak remaja, dia harus memendam cita-citanya untuk sekolah lebih tinggi karena adanya adat “pingit” atau tidak boleh keluar rumah bagi seorang gadis. Meski demikian, Kartini tetap semangat belajar dengan cara berkirim surat dengan teman-temannya yang sebagian besar merupakan orang Belanda.

Hingga akhirnya Kartini dipersunting oleh KRM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang merupakan Bupati Rembang. Meski sudah menjadi istri seorang Bupati, namun Kartini masih tetap semangat mendirikan sekolah khusus untuk kaum wanita. Hal ini mendapat dukungan penuh dari sang suami.

Meski demikian, perjuangan RA Kartini harus terhenti karena beliau meninggal dunia beberapa hari setelah melahirkan putra pertamanya yang bernama Soesalit Djojoadhiningrat pada tanggal 13 September 1904. R.A Kartini akhirnya meninggal dalam usia 25 tahun tepatnya pada tanggal 17 September 1904.

Setelah RA Kartini meninggal, surat-suratnya dikumpulkan dan dijadikan satu yang diberi judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Untuk menghargai jasanya atas emansipasi wanita, maka setiap tanggal 21 April yang merupakan tanggal lahirnya diperingati sebagai hari Kartini. Itulah sedikit sejarah singkat RA.Kartini.

sumber radar indo .com

SELAMAT HARI KARTINI!

04/03/2016

Ada yang Minat Berkunjung Ke Rembang.?

Photos 25/01/2016

Dumbeg Rembang,
Dumbeg rembang ini adalah makanan khas rembang yang terbuat dari tepung beras, yang di beri bumbu gula pasir di tambah dengan garam, lalu di siram dengan air pohon nira. Dumbeg ini di kemas dengan bentuk mengerucut sehingga bentuknya khas, Pembungkusnya adalah Janur Kuning maupun daun Pohon Aren, Beberapa kecamatan di Kabupaten Rembang Makanan ini tergolong wajib di hidangkan Ketika sedekah Bumi,Laut maupun acara tradisional Lainnya.

21/01/2016

Lontong tuyuhan, salah satu makanan khas daerah Rembang yang sudah dikenal banyak orang. Disebut lontong tuyuhan karena pembuat dan penjual makanan ini dari Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur.Ingin tahu rasanya, datang sendiri di pusatnya di tepi jalan desa beraspal jurusan Lasem-Pandan, tepatnya yang melintas di Desa Tuyuhan. Di situ banyak berjajar penjual makanan tersebut Nikmat. Itulah komentar yang sering diucapkan banyak orang usai jajan. Betapa tidak, pengunjung yang datang bisa makan sambil berekreasi. Sebab, para penjual sengaja membuka usahanya di tepi jalan yang jauh dari perkampungan penduduk dengan latar belakang pegunungan dan persawahan yang lebat tanaman padi.Para pendatang yang jajan benar-benar bisa merasakan lezatnya makanan tersebut sambil menikmati pemandangan alam dan semilirnya angin desa yang tak banyak tercemar polusi kendaraan.Dengan suasana alam seperti itu pengunjung merasa betah duduk di kursi panjang (dhingklik) yang disediakan.

Pembeli tak usah takut kepanasan kena sinar matahari, karena semua penjual berada di bawah tenda. Lebih unik lagi, semua menggunakan angkring dari bambu dan penjalin yang dilengkapi lampu penerangan tradisional (teplok), terbuat dari batang pisang. Dengan ciri khas itu orang lebih mudah mengenalnya.Jenis makanan lontong memang sudah banyak dikenal orang, tapi khusus lontong tuyuhan memiliki kelebihan rasa. Sebab, menunya tak sama dengan lontong yang dijual di tempat lain.

22/12/2015

Selamat Kepada pasangan Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rembang, semoga amanah dan bisa memajukan Kabupaten Rembang, Amin.

Photos 28/07/2015

Raden Adjeng Kartini atau Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.
Bangga Menjadi warga Rembang

Photos 02/02/2015

kawis, Konon Katanya hanya bisa berbuah di Rembang..

16/10/2014

Sejarah Rembang
=========================
Once Upon a time :D ada seorang saudagar kaya yang bernama Dampo Awang. Dia berasal dari Negara Cina. Dia ingin pergi kesuatu tempat untuk mengajarkan ajaran Kong Hu Cu dengan cara mengarungi samudera bersama para pengawal setianya. Suatu hari dia sampai di tanah jawa bagian timur. Dampo Awang sangat senang akan daerah itu sehingga dia bermaksud untuk berlabuh disana dan menetap sambil mengembangkan ajaran yang dibawanya. Suatu saat Dampo Awang bertemu dengan Sunan Bonang, Sunan Bonang adalah salah satu dari 9 wali yang menyebarkan agama islam di tanah jawa. Pada saat pertemuan pertama kali itu, Dampo Awang sudah memperlihatkan sikap kurang baik pada Sunan Bonang. Dampo Awang takut jika ajaran yang selama ini dia ajarkan akan hilang dan digantikan dengan ajaran agama islam. Perlu diketahui bahwa Dampo Awang sudah terbiasa dengan orang awam di jawa sehingga dia dapat berbahasa dengan baik.

Saat Sunan Bonang mau mendirikan Salat Ashar. Dampo Awang berfikir untuk mecelekai Sunan Bonang. Dia menyuruh pengawalnya untuk menaruh racun ke air putih dalam kendi yang berada diatas meja. Setelah selesai shalat Sunan Bonang menuju ke meja makan. Dampo Awang mengira bahwa Sunan Bonang akan meminum air dalam kendi tersebut. Tetapi dugaan Dampo Awang keliru, sebenarnya Sunan Bonang mau mengaji.

Hari demi hari telah berlalu, setiap waktu shalat Sunan Bonang

mengumandangkan adzan dan shalat, setelah shalat Sunan Bonang mengaji diteras rumahnya. Setiap orang – orang yang lewat di depan rumahnya dan mendengar suara Sunan Bonang saat mengaji dan adzan menjadi kagum akan ayat – ayat alllah. Kemudian banyak penduduk menjadi pemeluk agama islam. Lama – kelamaan pengikut sunan semakin banyak.

Tidak lama kemudian Dampo Awang mendengar peristiwa tersebut dia sangat marah karena pengikutnya semakin berkurang lalu Dampo Awang mengirim pengawalnya untuk menjemput Sunan Bonang . Mula – mula Sunan

Bonang menolak tetapi karena dia merasa kasihan akan pengawal – pengawal Dampo Awang, jika Sunan Bonang tidak ikut mereka akan dihukum pancung. Akhirnya Sunan Bonang bersedia untuk datang ke kediaman Dampo Awang. Saat Sunan Bonang tiba di kediaman Dampo Awang, Dampo Awang menyambutnya dengan ramah. Namun dibelakang dari keramahan tersebut Dampo Awang telah merencanakan sesuatu. Dampo Awang menyuguhi Sunan Bonang dengan buah – buahan segar, makanan enak, minuman lezat, dll. Sunan Bonang tidak menaruh curiga sedikitpun kepada Dampo Awang, padahal Dampo Awang berniat mencelakainya. Saat ditengah perjamuan, tiba – tiba Dampo Awang meminta agar Sunan Bonang meninggalkan daerah itu. Tetapi Sunan Bonang menolak karena dia sudah berniat untuk mengajarkan agama islam di daerah itu. Dampo Awang sangat marah mendengar ucapan Sunan Bonang yang baru saja diucapkannya tadi. Lalu Dampo Awang menyuruh pengawalnya untuk menyerang Sunan Bonang tetapi dengan waktu yang sangat singkat Sunan Bonang dapat mengalahkan pengawal – pengawal Dampo Awang. Dampo Awang tidak terima akan kekalahannya. Dia kembali ke negaranya untuk menyusun stategi dan kekuataan baru.

Setelah beberapa tahun Dampo Awang kembali lagi ke tanah jawa sambil membawa pasukan yang lebih banyak dari sebelumnya. Pada saat sampai di tanah jawa dia sangat kaget sekali karena semua penduduk didaerah itu sudah menganut agama islam. Dampo Awang marah lalu mencari Sunan Bonang. Dampo Awang tidak bisa menahan amarahnya ketika dia sudah bertemu dengan Sunan Bonang sehingga dia langsung menyerang Sunan Bonang lebih dulu tetapi dengan singkat Sunan bisa mengalahkan Dampo Awang dan pengawalnya. Kemudian Dampo Awang diikat didalam kapalnya setelah itu Sunan Bonang menendang kapalnya sehingga seluruh bagian kapal tersebar kemana – mana. Setelah itu sebagian kapal terapung di laut. Dampo Awang menyebutnya “ Kerem ( Tenggelam ) “ sedangkan Sunan Bonang menyebutnya “ Kemambang ( Terapung ) “. Kemudian lama – kelamaan masyarakat mengucapkan Rembang yang berasal dari kata Kerem dan Kemambang. Akhirnya di daerah itu dinamakan Rembang yang sekarang menjadi salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Tengah.

Jangkarnya sekarang ada di Taman Kartini sedangkan Layar kapal berada dibatu atau biasanya sering disebut “ Watu Layar “ dan kapalnya dikabarkan menjadi Gunung Bugel yang ada di kecamatan Pancur karena bentuknya menyerupai sebuah kapal besar dan diatas Gunung ada sebuah makam konon disana merupakan makam Dampo Awang.

Perlu diingat asal – usul kota rembang banyak versinya sehingga tidak setiap orang mengetahui asal – usul kota Rembang yang sama versinya
-------------------------------------------
diolah dri berbagai sumber

Photos 18/08/2014

Awan2 Nikmati sate srepeh, Mak nyus...

11/08/2014

Selamat Pagi Kabupaten Rembang...

Want your business to be the top-listed Government Service in Rembang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Rembang