Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Call Directions Website Contact the organization

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama. Sebelumnya lembaga pemerintah yang bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan agama ini bernama Balai Penelitian Aliran Kerohanian/Keagamaan.

Balai Litbang Agama Semarang Perkuat Tertib Administrasi ‎‎Penyelesaian laporan setiap kegiatan, baik laporan akademik m...
02/11/2026

Balai Litbang Agama Semarang Perkuat Tertib Administrasi

‎
‎Penyelesaian laporan setiap kegiatan, baik laporan akademik maupun laporan keuangan, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Moch. Muhaemin dalam amanat apel pagi, Senin (2/11/2026).
‎
‎"Seluruh pegawai segera menindaklanjuti penyusunan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan administrasi," sambungnya.
‎
‎Menurutnya, perlu dilakukan inventarisasi terhadap seluruh kegiatan sepanjang tahun 2026 untuk memastikan status penyelesaian laporan. Kegiatan yang belum dilengkapi laporan harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan tim terkait.
‎
‎“Setiap selesai kegiatan, selesai p**a pelaporannya. Karena itu, perlu dilakukan penyisiran kembali untuk memastikan tidak ada kegiatan yang belum dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
‎
‎Selain menyoroti tertib administrasi, Muhaemin juga mengingatkan pegawai untuk selalu menjaga integritas dalam pelaksanaan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) yang bekerja sama dengan Kesbangpol atau Pemerintah Kota Salatiga.
‎
‎Ia meminta pegawai yang terlibat sebagai petugas survei menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
‎
‎"Keakuratan data harus menjadi perhatian utama, serta seluruh petugas diminta menghindari segala bentuk manip**asi dalam proses pengump**an data," lanjutnya.
‎
‎Menurutnya, kualitas pelaksanaan survei tidak hanya ditentukan oleh hasil penelitian, tetapi juga berkaitan erat dengan kredibilitas lembaga, nama baik Kementerian Agama, serta tingkat kepercayaan masyarakat.
‎
‎“Amanah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Salatiga harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Kita harus berhati-hati karena hal ini menyangkut nama baik Kementerian Agama sekaligus nama baik lembaga,” pungkasnya.

‎Perkuat Komitmen untuk Kemajuan Lembaga‎‎Pegawai Balai Litbang Agama (BLA) Semarang diajak untuk terus memperkuat komit...
12/10/2026

‎Perkuat Komitmen untuk Kemajuan Lembaga

‎‎Pegawai Balai Litbang Agama (BLA) Semarang diajak untuk terus memperkuat komitmen dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan lembaga. Setiap sumber daya dan potensi yang dimiliki diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kepentingan organisasi.

‎‎Hal tersebut disampaikan Koordinator Perencanaan dan Keuangan BLA Semarang, Arif Gunawan Santoso, saat memimpin apel pagi, Senin (12/10/2026).

‎‎Dalam arahannya, Arif menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki peran dalam menjaga, mendukung, dan memajukan lembaga sebagai tempat pengabdian bersama. Menurutnya, komitmen individu perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata yang berorientasi pada kepentingan organisasi.

‎‎“Ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk menjadikan apa yang kita miliki demi lembaga yang kita banggakan,” ujarnya.

‎‎Selain menekankan pentingnya komitmen, Arif juga mengingatkan pegawai untuk mencermati pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan. Evaluasi terhadap pelaksanaan program diperlukan agar setiap tugas dapat berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.

‎‎Ia menambahkan, perhatian terhadap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh tugas dapat diselesaikan dengan baik.

‎‎“Dengan memperhatikan program, tugas-tugas yang telah direncanakan akan tercapai,” tandasnya.

‎

Tingkatkan Kompetensi, ASN Diminta Manfaatkan Program Pelatihan Kemenag‎‎Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningk...
05/10/2026

Tingkatkan Kompetensi, ASN Diminta Manfaatkan Program Pelatihan Kemenag
‎
‎Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan kinerja, kompetensi, serta memenuhi tugas dan kewajiban sebagai abdi negara.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Moch. Muhaemin, dalam kegiatan apel, Senin (5/10/2026).
‎
‎Muhaemin mengingatkan kembali bahwa kita sebagai ASN berkomitmen dalam menjalankan tugas dan kewajibannya secara optimal.
‎
‎“Kita sebagai ASN berkomitmen menjalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya,” ujarnya.
‎
‎Ia menyampaikan bahwa pegawai untuk memastikan data kepegawaian pada sistem administrasi ASN telah diperbarui dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
‎
‎"Masih terdapat pegawai yang perlu melakukan pengecekan dan pembaruan data pada MyASN, SIMPEG, maupun sistem kepegawaian lainnya," tuturnya.
‎
‎Muhaemin meminta seluruh pegawai untuk kembali melihat dan memastikan kondisi data kepegawaian masing-masing, termasuk nilai dan capaian kinerja yang tercatat dalam sistem.
‎
‎“Kita perlu kembali melihat MyASN, SIMPEG, atau SIMSDM kita seperti apa, termasuk nilai kinerja kita. Ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan capaian kinerja organisasi,” jelasnya.
‎‎
‎Selain itu, BMBPSDM bersama Puspenma juga terus memfasilitasi ASN untuk mengikuti berbagai pelatihan, termasuk pelatihan moderasi beragama dan pelatihan ekoteologi.
‎
‎“Ini merupakan upaya yang dilakukan Kementerian Agama melalui BMBPSDM bersama Puspenma untuk memfasilitasi ASN kita agar dapat mengikuti berbagai pelatihan,” katanya.
‎
‎Muhaemin mengajak pegawai untuk memanfaatkan kesempatan pengembangan kompetensi tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menyebut sejumlah program pelatihan dapat diikuti dengan dukungan pembiayaan, sehingga ASN perlu aktif mencari informasi dan mempersiapkan diri sesuai persyaratan yang ditetapkan.
‎
‎“Silakan Bapak Ibu mengakses informasi di Puspenma. Ada pelatihan yang dibiayai. Karena itu, kesempatan ini harus kita sambut dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
‎
‎Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi hal penting bagi ASN agar tidak tertinggal dalam menghadapi tuntutan perubahan dan perkembangan organisasi. Karena itu, setiap pegawai diharapkan memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, dan mengikuti program pengembangan kompetensi yang tersedia.
‎
‎“Jangan sampai kita yang menjadi bagian dari Kementerian Agama terlambat dibandingkan dengan ASN yang lain,” pungkasnya.

BLA Semarang Dorong Penguatan Kapasitas Fasilitator melalui Bimtek Manajemen KelasFasilitator perlu terus memperkaya pen...
29/09/2026

BLA Semarang Dorong Penguatan Kapasitas Fasilitator melalui Bimtek Manajemen Kelas

Fasilitator perlu terus memperkaya pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pelaksanaan tugas, termasuk kemampuan dalam mengelola kelas.
‎‎
Penguatan kapasitas tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kelas yang diselenggarakan melalui kerja sama Balai Litbang Agama (BLA) Semarang dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang.
‎‎
Kepala BLA Semarang, Moch. Muhaemin, mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia perlu dilakukan secara berkelanjutan agar fasilitator memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan tugas.
‎‎
“Untuk memperkuat kapasitas, kita harus memperkaya pengetahuan dan keterampilan, termasuk dalam pengelolaan kelas. Karena itu, saya menyambut baik gagasan teman-teman untuk melakukan kerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Semarang,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).
‎‎
Menurut Muhaemin, kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Melalui kerja sama tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.
‎‎
“Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan wawasan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas,” sambungnya.
‎‎
Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga penutupan dengan penuh antusiasme dan komitmen. Peserta juga didorong menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan mengembangkan keterampilan fasilitasi.
‎‎“Saya berharap kita semua dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk saling berdiskusi, menggali ilmu dari para narasumber, serta melatih keterampilan fasilitasi demi menunjang kinerja organisasi ke depan,” katanya.
‎‎
Sementara itu, mewakili Kepala BDK Semarang, Khoirul Anwar mengatakan Bimtek Manajemen Kelas diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
‎‎Menurutnya, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga pengalaman dan wawasan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam menghadapi perkembangan metode pembelajaran.

‎‎“Insyaallah para teman-teman bisa mendapatkan edukasi, pengalaman, atau wawasan terkait dengan pengelolaan kelas. Karena mungkin era sekarang berbeda dengan era dulu,” katanya.
‎‎Khoirul menjelaskan, perkembangan metode pembelajaran menuntut kemampuan pengelolaan kelas yang semakin adaptif. Karena itu, berbagai teknik manajemen kelas yang diberikan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat diadopsi dan dimanfaatkan peserta sesuai dengan kebutuhan tugas masing-masing.

‎‎“Kami ingin teknik-teknik dalam pengelolaan kelas dalam pembelajaran ini bisa diadopsi dan bisa dimanfaatkan oleh teman-teman,” pungkasnya.

‎Bimbingan Pemustaka, 9 Mahasiswa UIN Walisongo Belajar Menemukan Sumber Informasi Tepat‎‎Pengelola Perpustakaan Balai L...
28/09/2026

‎Bimbingan Pemustaka, 9 Mahasiswa UIN Walisongo Belajar Menemukan Sumber Informasi Tepat
‎

‎Pengelola Perpustakaan Balai Litbang Agama Semarang, Siska Nur Apriyani, memberikan bimbingan pemustaka kepada 9 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Senin (28/9/2026).
‎
‎Bimbingan tersebut bertujuan membantu mahasiswa memahami layanan dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber informasi, terutama untuk menunjang kegiatan akademik dan penelitian.
‎
‎“Bimbingan pemustaka membantu pengguna perpustakaan bergerak dari kebutuhan informasi menuju sumber informasi yang tepat,” tuturnya.
‎
‎Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai ruang baca. Perpustakaan juga menjadi tempat bertanya, pintu masuk menuju koleksi digital, sekaligus pendamping bagi pemustaka dalam proses riset.
‎
‎“Pemustaka perlu mengetahui bagaimana menemukan sumber informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Karena itu, jangan ragu untuk bertanya ketika mengalami kesulitan dalam proses pencarian informasi,” jelasnya.
‎
‎Dalam bimbingan tersebut, Siska mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan kata kunci sebelum melakukan pencarian melalui Online Public Access Catalog (OPAC). Kata kunci dapat berupa judul, nama pengarang, subjek, maupun istilah utama yang berkaitan dengan informasi yang dibutuhkan.
‎
‎“Datang dengan kata kunci. Siapkan judul, pengarang, subjek, atau istilah utama sebelum membuka OPAC. Dengan persiapan tersebut, proses pencarian koleksi dapat dilakukan secara lebih terarah,” katanya.
‎
‎Selain memanfaatkan OPAC, mahasiswa juga didorong untuk bertanya lebih awal ketika mengalami kendala dalam mencari sumber informasi.
‎
‎"Dengan meminta bantuan sejak awal dapat menghemat waktu daripada melakukan pencarian secara mandiri," pungkasnya.

Jelang Akhir e-Kinerja Triwulan III, Pegawai Diminta Siapkan Eviden‎‎Menjelang berakhirnya pelaksanaan e-Kinerja Triwula...
28/09/2026

Jelang Akhir e-Kinerja Triwulan III, Pegawai Diminta Siapkan Eviden
‎
‎Menjelang berakhirnya pelaksanaan e-Kinerja Triwulan III pada September 2026, seluruh pegawai diminta mulai mempersiapkan berbagai dokumen pendukung atau eviden yang diperlukan dalam proses pelaporan kinerja.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Koordinator Bagian Umum, Siti Sarifah, saat menjadi pembina apel, Senin (28/9/2026).
‎
‎Ia mengingatkan pegawai agar tidak menunda persiapan eviden hingga mendekati batas akhir pelaporan.
‎
‎“Eviden merupakan dokumen, berkas, atau tautan yang diunggah oleh pegawai PNS maupun PPPK untuk membuktikan bahwa suatu target kinerja atau Indikator Kinerja Individu (IKI) telah benar-benar dilaksanakan,” kata Sarifah.
‎
‎Menurutnya, eviden menjadi bagian penting dalam proses pelaporan kinerja pegawai. Dokumen tersebut berfungsi sebagai bukti pendukung atas pekerjaan dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama periode penilaian.
‎
‎“Dengan mempersiapkan eviden sejak awal, pegawai diharapkan dapat melakukan penginputan secara lebih tertib serta menghindari kendala ketika mendekati batas waktu pelaporan,” ujarnya.
‎
‎Selain mengingatkan mengenai pelaksanaan e-Kinerja, Sarifah juga meminta seluruh pegawai memperhatikan kondisi Barang Milik Negara (BMN) yang berada dalam penguasaan maupun digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.
‎

BLA Semarang dan BSI Perkuat Literasi Pengelolaan Keuangan Syariah‎Balai Litbang Agama (BLA) Semarang mengapresiasi kegi...
24/09/2026

BLA Semarang dan BSI Perkuat Literasi Pengelolaan Keuangan Syariah

‎Balai Litbang Agama (BLA) Semarang mengapresiasi kegiatan sosialisasi layanan dan produk Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberikan edukasi kepada para pegawai mengenai pengelolaan dan perencanaan keuangan untuk mempersiapkan masa depan.
‎
‎Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Moch. Muhaemin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BSI yang telah memberikan edukasi dan wawasan kepada para pegawai mengenai pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah.
‎
‎“Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi dari BSI ini. Melalui kegiatan ini, para pegawai mendapatkan wawasan yang bermanfaat mengenai perencanaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah untuk masa depan,” ujarnya, Kamis (24/9/2026).
‎
‎Menurut Muhaemin, kegiatan tersebut dapat membantu pegawai lebih bijak dalam mengelola keuangan serta memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang diyakini.
‎
‎“Pegawai dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan serta menentukan pilihan produk keuangan sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang diyakini,” sambungnya.
‎
‎Sementara itu, Branch Manager BSI, Abdulrahman Saleh Aulia Fitri Jayanti, memperkenalkan sejumlah layanan dan produk perbankan syariah kepada para peserta.
‎
‎Ia menjelaskan, produk yang diperkenalkan meliputi tabungan, pembiayaan, hingga investasi emas yang ditawarkan dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah.
‎
‎“Produk tersebut antara lain tabungan, pembiayaan, hingga investasi emas yang ditawarkan dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah,” tuturnya.
‎
‎Selain itu, BSI memperkenalkan sejumlah fasilitas pembiayaan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembiayaan griya, pembiayaan pendidikan, pembiayaan prapensiun dan pensiun, serta Mitra Guna Haji.
‎
‎“Layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial,” tuturnya.
‎

BLA Semarang Perkuat Kepedulian Lingkungan melalui Penghijauan dan Ekoteologi‎‎Balai Litbang Agama (BLA) Semarang terus ...
21/09/2026

BLA Semarang Perkuat Kepedulian Lingkungan melalui Penghijauan dan Ekoteologi

‎
‎Balai Litbang Agama (BLA) Semarang terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan penghijauan dan penerapan kebiasaan ramah lingkungan di lingkungan kantor. Misalnya penanaman pohon matoa, tanaman sayuran, serta pemilahan sampah organik dan nonorganik.
‎
‎Kepala Subbagian Tata Usaha BLA Semarang, Nanang Slamet Murdiyat, mengatakan program penghijauan telah menjadi bagian dari kegiatan yang diprogramkan sejak awal tahun dan dilaksanakan dengan mengikuti arahan dari pemerintah pusat.
‎
‎“Kalau terkait penghijauan, dari awal tahun maupun sebelumnya kita juga sudah memprogramkan dan mengikuti arahan dari pusat. Contohnya penanaman pohon matoa,” kata Nanang saat menjadi pembina apel di lingkungan BLA Semarang, Senin (21/9/2026).
‎
‎Menurut Nanang, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui penghijauan, tetapi juga melalui upaya menjaga kebersihan lingkungan kantor. Salah satunya dengan menyediakan tempat sampah yang dipisahkan berdasarkan jenisnya.
‎
‎“Salah satunya dengan menyediakan tempat sampah organik dan nonorganik,” tuturnya.
‎
‎Selain itu, BLA Semarang juga mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Para pegawai diimbau membawa tempat minum pribadi sebagai bagian dari pembiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.
‎
‎“Pegawai diimbau menggunakan tempat minum pribadi sebagai bagian dari kebiasaan mengurangi penggunaan wadah minuman sekali pakai,” sambungnya.
‎
‎Nanang menegaskan, berbagai upaya tersebut dilakukan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih bersih, hijau, dan ramah lingkungan. Lingkungan yang tertata dan asri, menurutnya, juga dapat mendukung kenyamanan pegawai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
‎
‎“Dengan lingkungan hijau dan bersih menjadikan suasana nyaman dalam bekerja,” ujarnya.
‎
‎‎BLA Semarang menunjukkan komitmennya untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya kerja.
‎
‎ “Upaya penghijauan, pengelolaan sampah, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai perlu terus diterapkan secara berkelanjutan. Namun, membutuhkan kepedulian dan partisipasi dari seluruh pegawai,” ungkapnya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Nanang juga mengingatkan seluruh pegawai untuk berpartisipasi dalam Survei Kebermanfaatan Ekoteologi yang diselenggarakan oleh BMBPSDM Kementerian Agama RI.
‎
‎Survei tersebut dilakukan untuk memperoleh data dan informasi mengenai sejauh mana program ekoteologi telah dilaksanakan dan dimanfaatkan di masing-masing satuan kerja Kementerian Agama.
‎
‎“Mohon kepada tim ekoteologi untuk segera menyebarkan survei ini kepada seluruh pegawai, baik ASN maupun pejabat di satuan kerja Kementerian Agama, untuk mengisi survei tersebut,” ujarnya.
‎
‎Ia menjelaskan, pengump**an data melalui survei diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program sejak pertama kali dicanangkan hingga saat ini.
‎
‎“Dengan data, akan memberikan gambaran mengenai bentuk pemanfaatan dan penerapan program di masing-masing satuan kerja,” harapnya.

66 ASN Kementerian Agama Ikuti CAT Profiling ASN di UPT BKN Semarang‎‎Sebanyak 66 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkun...
19/09/2026

66 ASN Kementerian Agama Ikuti CAT Profiling ASN di UPT BKN Semarang
‎
‎Sebanyak 66 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama mengikuti kegiatan Computer Assisted Test (CAT) Profiling ASN (ProASN) yang diselenggarakan di Kantor UPT BKN Semarang, Ungaran, Jumat (18/9/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah satuan kerja (satker), yakni Balai Litbang Agama (BLA) Semarang, Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang, dan UIN Saizu Purwokerto.
‎
‎Dari total 66 peserta, sebanyak 2 orang berasal dari BLA Semarang, 10 orang dari BDK Semarang, dan 54 orang dari UIN Saizu Purwokerto.
‎
‎ProASN merupakan bagian dari upaya implementasi Asta Cita Presiden dalam menyelaraskan visi nasional hingga pelaksanaan di tingkat lokal melalui prinsip the right man on the right place. Melalui kegiatan ini, proses pemetaan dan penilaian kompetensi ASN diarahkan untuk menggunakan data yang lebih objektif, dengan memanfaatkan instrumen penilaian yang valid dan berbantuan komputer.
‎
‎Peserta ProASN berasal dari kalangan PNS yang menduduki berbagai jenjang jabatan, mulai dari JPT Pratama, Administrator, Pengawas, Eselon V, Jabatan Fungsional, hingga Pelaksana.
‎
‎Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan mereka yang memenuhi persyaratan untuk dipersiapkan mengisi jabatan manajerial yang lowong serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin.
‎
‎Dari BLA Semarang, dua ASN yang mengikuti CAT Profiling ASN (ProASN) adalah Moch. Muhaemin, selaku Kepala BLA Semarang, dan Nanang Slamet Murdiyat, selaku Kepala Subbagian Tata Usaha BLA Semarang.
‎
‎Muhaemin menyampaikan optimisme dalam mengikuti rangkaian CAT Profiling ASN tersebut. Ia berkomitmen untuk mengikuti proses dengan sebaik-baiknya dan berusaha secara maksimal agar memperoleh hasil yang optimal.
‎
‎"Saya optimis dan akan berusaha semaksimal mungkin dalam mengikuti CAT Profiling ASN ini. Semoga dapat memperoleh hasil yang maksimal," ujarnya.
‎
‎Ia berharap pelaksanaan ProASN dapat menghasilkan pemetaan kompetensi ASN yang lebih objektif.
‎
‎"Dengan pemetaan ini, penempatan ASN dapat dilakukan sesuai dengan kompetensi, kualifikasi, serta kebutuhan organisasi,” pungkasnya.
‎

Address

Jalan Untung Surapati Kav 70 Bambankerep Ngaliyan Semarang
Semarang
50182

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 17:00

Telephone

+62247601327

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang:

Shortcuts

Share