20/10/2026
Peringati HSN 2026, Kakanwil Kemenag Banten Lepas Ziarah Akbar 2.521 Santri Ponpes Terpadu Bismillah
Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026, Pondok Pesantren Terpadu Bismillah Padarincang menggelar Ziarah Akbar yang melibatkan ribuan santri, Selasa (20/10/2026).
Tepat pukul 08.00 WIB, pelepasan peserta ziarah dilakukan secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, di kompleks Ponpes Terpadu Bismillah.
Turut mendampingi dalam prosesi tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni, serta perwakilan unsur Forkopimda dari jajaran kepolisian dan korem setempat.
Pimpinan Ponpes Terpadu Bismillah, Muhammad Al-Fairozi Badri, menjelaskan bahwa Ziarah Akbar ini diikuti oleh 2.521 santri. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA, SD, SMP, MTs, MA, SMK Bismillah, hingga SMK Riksa, yang menggabungkan tiga pondok pesantren di bawah naungan yayasan.
Untuk mengakomodasi ribuan santri tersebut, pihak pesantren mengerahkan armada sebanyak 40 bus.
"Pondok Pesantren Terpadu Bismillah mengimplementasikan kegiatan HSN salah satunya yaitu berziarah di beberapa tempat. sebagai bentuk implementasi kebanggaan kita sebagai santri, serta tabarukan kepada para masyaikh, kiai, dan para ulama," ujar Muhammad Al-Fairozi Badri.
Rangkaian Ziarah Akbar ini mencakup beberapa lokasi peziarahan. Di antaranya makam ulama di wilayah Banten, kegiatan Maulid Diba dan Seba Buror di Depok, ziarah ke makam Abuya Uci Turtusi di Tangerang, hingga silaturahmi ziarah ke kediaman para ulama di sekitar Kecamatan Padarincang.
Tradisi tahunan ini telah rutin dan sukses diselenggarakan oleh Ponpes Terpadu Bismillah selama tiga tahun berturut-turut.
Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, memberikan apresiasi tinggi terhadap skala penyelenggaraan yang dinilai sangat masif dan luar biasa.
"Ini luar biasa saya pikir, tidak ada di Kementerian Agama satu pun di kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang kegiatannya sebesar ini," ungkap Amrullah.
"Kabupaten Serang saja biasanya kekuatannya itu hanya 18 bus biasanya, kalau ada kegiatan. Ini pondok pesantren tadi sampai 40 bus!" lanjutnya dengan penuh bangga.
Amrullah menilai, syiar kepesantrenan yang begitu semarak ini turut mengangkat marwah Kementerian Agama dalam momentum Hari Santri. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus memupuk karakter positif serta nasionalisme di jiwa para santri.
"Kementerian Agama juga terangkat oleh kegiatan pondok pesantren dalam rangka event kegiatan Hari Santri. Ini merupakan sebuah bukti pada kita, Pak Kiai, memberikan pembelajaran kepada anak-anak kita untuk cinta ilmu, cinta terhadap ulama, dan juga mudah-mudahan lebih kuat lagi cinta tanah air," pungkasnya.