BPMSP Bekasi Ditjen PKH

Call Directions Website Contact the organization

BPMSP Bekasi Ditjen PKH BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PAKAN
DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanain RI

Jam Pelayanan
Senin -Kamis Pukul 08.00-15.30
Jumat Pukul 08.00-16.00
Sabtu-Minggu Tutup

[Cek Sebelum Pakan Digunakan!]Pastikan pakan aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan ternak. Periksa kemasan, kondisi fisik,...
06/10/2026

[Cek Sebelum Pakan Digunakan!]

Pastikan pakan aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan ternak. Periksa kemasan, kondisi fisik, aroma, jamur, serta informasi pada label sebelum diberikan kepada ternak.

💚 Pakan berkualitas, ternak sehat, dan produktif!

[Apel Pagi BPMSP]Senin (05/10), seluruh pegawai Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) melaksanakan apel pag...
05/10/2026

[Apel Pagi BPMSP]

Senin (05/10), seluruh pegawai Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala BPMSP, Bapak Iqbal Alim, S.Pt., M.Si. Kegiatan apel pagi menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan arahan, evaluasi, serta penguatan komitmen kepada seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
Dalam arahannya, Kepala BPMSP menekankan pentingnya keselarasan antara pekerjaan yang dilaksanakan dengan dokumentasi yang dibuat. “Yang kita kerjakan adalah yang kita tulis, dan yang kita tulis adalah yang kita kerjakan. Itulah prinsip bekerja di sini,” ungkapnya. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pegawai bahwa setiap pelaksanaan tugas perlu dilakukan secara nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPMSP juga menyampaikan perkembangan capaian target kinerja BPMSP. Sebelumnya, beliau telah menetapkan target capaian sebesar 80% pada awal Oktober. Namun, berkat kerja keras dan komitmen seluruh pegawai, capaian kinerja BPMSP pada awal Oktober berhasil mencapai 85%, melampaui target yang telah ditetapkan.Atas pencapaian tersebut, Kepala BPMSP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah bekerja dengan giat dan berkontribusi dalam pencapaian target organisasi.

Apel pagi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada dua pegawai BPMSP yang memperoleh kenaikan pangkat dalam jabatan fungsional Pengawas Mutu Pakan Madya, yaitu Ibu Ratu Astrid, A.K., S.Pt., M.Si. dan Bapak Lukmanul Hakim, S.Pt., M.Si. Penyerahan SK tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas pengabdian, kinerja, serta kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BPMSP.

Kegiatan apel pagi ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pegawai BPMSP yang berulang tahun pada bulan Oktober. Momen tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan menjadi bentuk perhatian serta apresiasi antarpegawai di lingkungan BPMSP. Dengan adanya kegiatan sederhana ini, diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh pegawai.

Kementan Gandeng IPB dan UGM, Perkuat Perlindungan Kesehatan Hewan di Tanah PapuaYogyakarta — Kementerian Pertanian (Kem...
05/10/2026

Kementan Gandeng IPB dan UGM, Perkuat Perlindungan Kesehatan Hewan di Tanah Papua

Yogyakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat perlindungan kesehatan hewan di Tanah Papua melalui kolaborasi Balai Veteriner Jayapura dengan IPB University dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kolaborasi tersebut diarahkan agar layanan kesehatan hewan semakin kuat dan memberi manfaat nyata bagi peternak serta masyarakat. Fokusnya mencakup penguatan laboratorium veteriner, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan riset penyakit hewan dan zoonosis, hingga pelayanan dan pendampingan di lapangan.

Kepala Balai Veteriner Jayapura, Tri Juwianto, menegaskan kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesehatan hewan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap keamanan pangan asal hewan di Papua.

“Kerja sama ini tidak hanya menjadi landasan formal, tetapi juga jembatan sinergi nyata untuk meningkatkan kapasitas laboratorium, memperluas jangkauan riset veteriner, serta memberikan pengabdian langsung bagi kesejahteraan peternak di wilayah Papua,” ujar Tri Juwianto di IPB University, Bogor, Senin (28/9/2026).

Penguatan layanan veteriner menjadi penting karena kesehatan ternak berhubungan langsung dengan keberlangsungan usaha peternak, produktivitas ternak, keamanan pangan asal hewan, serta perlindungan kesehatan masyarakat.

Kemampuan mendeteksi penyakit secara lebih cepat dapat membantu mencegah penyebaran penyakit sekaligus menekan risiko kerugian yang lebih besar bagi peternak. Penguatan pengawasan juga menjadi bagian penting dalam mengantisipasi penyakit hewan menular dan zoonosis yang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat.

Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis petugas, memperkuat kapasitas laboratorium, serta mengembangkan penelitian mengenai penyakit hewan menular strategis, surveilans laboratorium, dan potensi zoonosis di wilayah Papua.

Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya data dan informasi kesehatan hewan, sehingga penanganan penyakit maupun kebijakan yang diambil semakin berbasis pada bukti ilmiah dan kondisi lapangan.

Repost Ditjen PKH Kementan RI

[Selamat Hari Batik Nasional]Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang menyimpan cerita, filosofi, dan identi...
02/10/2026

[Selamat Hari Batik Nasional]

Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang menyimpan cerita, filosofi, dan identitas bangsa. Mari terus mencintai, mengenakan, dan melestarikan batik sebagai bagian dari jati diri Indonesia. Bersama, kita jaga warisan budaya untuk generasi mendatang.

Bangga Berbatik, Bangga Menjadi Indonesia! ❤️🤍

World Rabies Day 2026: Jangan Abaikan Gigitan, Segera Cuci Luka Selama 15 MenitBogor – Gigitan atau cakaran hewan yang b...
02/10/2026

World Rabies Day 2026: Jangan Abaikan Gigitan, Segera Cuci Luka Selama 15 Menit

Bogor – Gigitan atau cakaran hewan yang berisiko menularkan rabies tidak boleh dianggap sepele. Meski luka terlihat kecil, tindakan cepat tetap diperlukan untuk mencegah risiko penularan. Salah satu langkah pertolongan pertama yang penting adalah mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit, kemudian segera mencari pertolongan medis.

Pesan tersebut menjadi bagian dari edukasi pada puncak peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Minggu (27/9/2026). Masyarakat diingatkan bahwa pencegahan rabies tidak hanya dilakukan melalui vaksinasi hewan, tetapi juga melalui tindakan tepat setelah terjadi paparan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa pengendalian rabies berkaitan langsung dengan perlindungan kesehatan dan keselamatan manusia.

“Ketika kita berbicara tentang rabies, kita tidak hanya berbicara tentang angka kasus, vaksinasi, atau program pemerintah, tetapi ini tentang kesehatan dan kehidupan. Di balik satu kasus rabies, ada keluarga yang cemas, ada orang tua yang berharap anaknya dapat diselamatkan, dan ada kehidupan yang dapat berakhir hanya karena penyakit yang sebenarnya dapat kita cegah,” ujar Agung.

Karena itu, masyarakat perlu memahami langkah yang harus dilakukan apabila mengalami gigitan atau cakaran hewan yang berisiko rabies. Luka harus segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit. Setelah itu, korban perlu segera mendatangi puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai indikasi.

Penanganan medis tidak boleh ditunda hanya karena luka terlihat kecil atau hewan yang menggigit merupakan hewan peliharaan. Tenaga kesehatan akan menilai jenis paparan dan menentukan kebutuhan vaksin antirabies maupun tindakan lain yang diperlukan.
..

Repost Ditjen PKH Kementan RI

FAO Serahkan Apresiasi One Health kepada Kementan atas Inovasi Kader ZoonosisBogor — Food and Agriculture Organization o...
02/10/2026

FAO Serahkan Apresiasi One Health kepada Kementan atas Inovasi Kader Zoonosis

Bogor — Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) menyerahkan Recognition for Good Practices and Innovations in One Health in Agrifood Systems kepada Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) atas inovasi “Transforming Communities into One Health Champions: Indonesia’s Zoonoses Cadre Program.”

Penghargaan tersebut diserahkan oleh FAO Representative in Indonesia and Timor-Leste, Rajendra Aryal, dalam puncak rangkaian peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 di Kampus IPB University, Bogor, Minggu (27/9/2026).

Pengakuan ini sebelumnya diumumkan dalam FAO Global Conference for Actions on One Health in Agrifood Systems yang berlangsung di Roma, Italia, pada 21–23 September 2026. Penyerahan di Bogor menjadi momen penting untuk membawa pengakuan tersebut lebih dekat dengan para pelaksana di lapangan dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari upaya pencegahan zoonosis.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat pendekatan One Health yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

“Bagi Indonesia, One Health berarti melampaui batas-batas sektoral—bergerak dari sekadar merespons penyakit setelah muncul, menuju pencegahan dan pengelolaan risiko di seluruh sistem agrifood. Tidak ada satu negara atau sektor pun yang dapat mencapai transformasi ini sendirian,” ujar Agung.

Menurut Agung, kekuatan Program Kader Zoonosis justru tumbuh dari keterlibatan masyarakat. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai penggerak perubahan perilaku. Para kader membantu menyampaikan edukasi, mengenali risiko lebih dini, mendorong pelaporan, serta menghubungkan masyarakat dengan petugas yang berwenang.
..

Repost Ditjen PKH Kementan RI

01/10/2026

Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Pancasila dan Kedaulatan Pangan, Pesan Menteri Pertanian dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di BPMSP

Kamis (01/10), BPMSP Bekasi melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si., sebagai pembina upacara.

Dalam amanat Menteri Pertanian yang disampaikan, ditekankan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus semangat dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan mandiri, termasuk dalam bidang pangan.

Apresiasi turut disampaikan kepada para petani, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan yang berperan dalam menyediakan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Sebagai bagian dari insan pertanian, BPMSP terus berkomitmen memberikan kontribusi melalui tugas dan fungsinya dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. 🇮🇩

[Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Pancasila dan Kedaulatan Pangan, Pesan Menteri Pertanian dalam Upacara Hari Kesaktian...
01/10/2026

[Upacara Hari Kesaktian Pancasila: Pancasila dan Kedaulatan Pangan, Pesan Menteri Pertanian dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di BPMSP]

Kamis (01/10), pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Bekasi berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada kesempatan kali ini, BPMSP mendapat kehormatan dengan hadirnya Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si., sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan amanat dan arahan Menteri Pertanian dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan setiap tahun merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pancasila telah menjadi landasan yang mempersatukan bangsa Indonesia sehingga mampu tumbuh menjadi bangsa yang besar, mandiri, berdaulat, serta mampu berdiri di atas kaki sendiri. Momentum peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang dan menghargai jasa para Pahlawan Revolusi yang telah berjuang dan berkorban demi mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup dalam berbangsa dan bernegara.

Semangat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bekerja, setiap insan pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang kuat serta mendukung tercapainya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

[Pertemuan Rutin Dharma Wanita BPMSP dan Sosialisasi Keluarga: Sehat Fisik dan Sehat Finansial]Rabu (30/9) – Dharma Wani...
01/10/2026

[Pertemuan Rutin Dharma Wanita BPMSP dan Sosialisasi Keluarga: Sehat Fisik dan Sehat Finansial]

Rabu (30/9) – Dharma Wanita (DW) Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) kembali melaksanakan pertemuan rutin yang bertempat di Ruang Rapat Layer BPMSP. Kegiatan ini menjadi momentum bagi anggota DW untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan wawasan melalui berbagai informasi yang bermanfaat bagi kehidupan keluarga.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Dharma Wanita BPMSP, Ibu drh. Andiningtyas Mula Pertiwi Iqbal, MM. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pelaksanaan pertemuan rutin. Beliau menyampaikan bahwa apabila kegiatan diliburkan, dikhawatirkan masa libur tersebut justru akan berlanjut dan membuat pertemuan rutin semakin sulit untuk dilaksanakan. Oleh karena itu, beliau mendorong seluruh anggota untuk tetap menjaga semangat dan komitmen dalam mengikuti kegiatan DW secara rutin.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari Pegadaian mengenai Tabungan Emas. Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan pada emas sebagai salah satu alternatif instrumen untuk menabung dan menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Adrohaslin. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas fisik secara rutin. Kegiatan berikutnya diisi dengan paparan dari Bunda Elviera mengenai kiat sukses menjadi seorang mompreneur. Materi tersebut memberikan wawasan kepada para peserta mengenai peluang usaha, pengembangan diri, serta pentingnya konsistensi dalam membangun dan menjalankan sebuah bisnis.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban dan antusiasme dari seluruh peserta. Melalui pertemuan rutin ini, DW BPMSP terus berupaya menghadirkan kegiatan yang informatif dan bermanfaat, sekaligus memperkuat kebersamaan serta peran anggota dalam mendukung keluarga yang sehat fisik dan finansial.

[Selamat Hari Kesaktian Pancasila 🇲🇨]Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dam Makmur. Di atas se...
01/10/2026

[Selamat Hari Kesaktian Pancasila 🇲🇨]

Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dam Makmur. Di atas segala perbedaan, kita tetap satu. Semoga nilai Pancasila terus hidup dalam tindakan nyata setiap anak bangsa.

Address

Setu
17320

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:31 - 16:31

Telephone

+628111122945

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPMSP Bekasi Ditjen PKH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BPMSP Bekasi Ditjen PKH:

Shortcuts

Share