21/10/2026
Halo SObat SO!
Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak (SO) melalui Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto melaksanakan Sidang Komisi II Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto yang membahas berbagai permasalahan dan kebutuhan penanganan di lapangan, khususnya terkait mitigasi kekeringan dan kesiapsiagaan menghadapi banjir pada Selasa, (20/10/26) di Wonosobo.
Pembahasan ini bertujuan merumuskan usulan kegiatan prioritas yang dapat mendukung ketersediaan air baku, keberlanjutan layanan irigasi, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya air di wilayah sungai. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penerapan Modernisas Pertanian (BRMP) Provinsi Jawa Tengah, kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah dan Akademisi dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Universitas Gadjah Mada (UGM).
Melalui masukan dari berbagai pemangku kepentingan, teridentifikasi sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan air baku pada musim kemarau, kerusakan dan kebocoran jaringan irigasi, hingga tingginya sedimentasi pada sejumlah tampungan dan saluran air. Kondisi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun usulan penanganan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Hasil pembahasan merumuskan sejumlah usulan kegiatan untuk periode 2027–2028. Berbagai usulan yang dirumuskan selanjutnya menjadi bahan koordinasi dan perencanaan lebih lanjut bagi para pemangku kepentingan sesuai kebutuhan wilayah, skala prioritas, dan kewenangan masing-masing.
Melalui sinergi tersebut, pengelolaan sumber daya air di WS Serayu Bogowonto diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi tantangan hidrologis serta mampu mendukung kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian secara berkelanjutan. (za)