BRMP D.I Yogyakarta

Directions Website

BRMP D.I Yogyakarta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Daerah Istimewa Yogyakarta

06/10/2026

Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 Dorong Modernisasi Pertanian Berbasis Kearifan Lokal

KULON PROGO, DIY. Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY dengan tema “Tuwuh Ngrembaka, Ngembangno Lumbung Mataraman – Modernitas dalam Kearifan Lokal.” Kegiatan dibuka Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noviar Rahmad, ditandai dengan pemukulan gong.

Kegiatan menghadirkan lebih dari 40 stan yang menampilkan potensi desa, inovasi lahan terbatas, teknologi pertanian, pangan lokal, serta pemberdayaan masyarakat. Rangkaian kegiatan juga meliputi Gerakan Pangan Murah, talkshow, dan lomba olahan pangan berbahan ubi tingkat SMK se-DIY.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani yang telah diverifikasi oleh BBRMP Yogyakarta bersama instansi terkait. Bantuan ini diharapkan mendukung efisiensi, produktivitas, dan percepatan modernisasi pertanian.

Kepala BRMP DIY turut memberikan penghargaan kepada KWT Mayangsari, Jambe, Semin, Gunungkidul sebagai juara III dan KWT Mekar Sari, Nanggulan, Kulon Progo sebagai juara harapan I lomba pemanfaatan lahan terbatas untuk pertanian.

Gebyar ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam mengembangkan pangan lokal yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan berbasis masyarakat. (HN-2026)

05/10/2026

Bantuan 42 Alsintan APBN 2026 Dorong Modernisasi Pertanian dan Swasembada Pangan Kulon Progo

KULON PROGO, DIY. Tim Satgas Swasembada Pangan BRMP DIY untuk Kulon Progo, menghadiri kegiatan serah terima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) APBN 2026 yang diserahkan langsung oleh Bupati Kulon Progo kepada perwakilan kelompok tani/gapoktan pada Senin (05/10/26). Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo melaporkan bahwa hingga September 2026, Kabupaten Kulon Progo telah menerima 109 unit alsintan.

Serah terima bantuan yang keempat ini dilakukan dengan rincian alsintan berupa traktor roda 4 sebanyak 1 unit, traktor roda 2 rotary 18 unit, traktor roda 2 singkal 8 unit, p***a air 4 inchi 5 unit, rice transplanter 1 unit, combine harvester 5 unit dan power threaser sebanyak 4 unit. Total 42 alsintan tersebut disalurkan pada 42 kelompok tani/gapoktan yang tersebar di 11 kapanewon di Kabupaten Kulon Progo.

Dalam arahannya,Bupati Kulon Progo menghimbau agar petani dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan optimal sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha tani. Lebih dari itu, bantuan alsintan juga diharapkan dapat mendukung proses budidaya hingga pasca panen sehingga turut memperkuat ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Kulon Progo serta memberikan kontribusi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional.

“Thousands have lived without love, not one without water.” — W. H. Auden 💧Air adalah sumber kehidupan... Mari jaga, hem...
05/10/2026

“Thousands have lived without love, not one without water.”

— W. H. Auden 💧

Air adalah sumber kehidupan...
Mari jaga, hemat, dan lestarikan air untuk hari ini dan generasi mendatang. 🌱💦






Irjen Kementerian Pertanian Dampingi BRMP DIY dalam Penguatan Zona IntegritasSLEMAN — (02/10/2026) Balai Besar Penerapan...
02/10/2026

Irjen Kementerian Pertanian Dampingi BRMP DIY dalam Penguatan Zona Integritas

SLEMAN — (02/10/2026) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) DIY mengikuti kegiatan pendampingan dan sosialisasi Zona Integritas (ZI) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Pendampingan ini menjadi sarana bagi BRMP DIY untuk memperoleh pemahaman dan arahan terkait pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, khususnya dalam pemenuhan berbagai aspek dan indikator reformasi birokrasi. Melalui kegiatan tersebut, BRMP DIY didorong untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, integritas, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik.

Dalam sosialisasi, tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian memberikan penguatan mengenai pentingnya komitmen pimpinan dan seluruh pegawai dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Zona Integritas tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan dokumen, tetapi perlu diwujudkan melalui perubahan pola kerja, penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan, serta pencegahan praktik korupsi dan gratifikasi.

Pelaksanaan pendampingan secara daring memberikan kesempatan bagi jajaran BRMP DIY untuk mengikuti arahan dan materi sosialisasi secara lebih luas, sementara pendampingan secara luring menjadi ruang untuk melakukan diskusi dan pembahasan secara langsung terkait implementasi pembangunan Zona Integritas di lingkungan BRMP DIY.

BRMP DIY berkomitmen menindaklanjuti hasil pendampingan melalui penguatan koordinasi antar unit kerja, pemenuhan eviden dan indikator pembangunan Zona Integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Melalui pendampingan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, BRMP DIY terus memperkuat langkah menuju pembangunan Zona Integritas yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat, tetapi juga pada terwujudnya perubahan nyata dalam budaya kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (AWH-2026)

🧵 Selamat Hari Batik Nasional 2026! 🇮🇩Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang merekam identitas, kreativita...
02/10/2026

🧵 Selamat Hari Batik Nasional 2026! 🇮🇩

Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang merekam identitas, kreativitas, dan kearifan bangsa.

Mari bangga mengenakan batik, melestarikan budaya, dan terus menghidupkan karya Indonesia. 🌾✨

Batik Indonesia, Warisan Budaya, Identitas Bangsa.





Gerakan Tanam Teknologi PM-AAS di Kapanewon Pajangan, Kabupaten BantulBantul, (01/10/2026). Dalam rangka mempercepat pen...
01/10/2026

Gerakan Tanam Teknologi PM-AAS di Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul

Bantul, (01/10/2026). Dalam rangka mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di tingkat petani, telah dilaksanakan Gerakan Tanam Teknologi PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) di Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan diawali dengan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2026. Pembina upacara dan petugas upacara berasal dari BRMP DIY dan PPL BPP Pajangan, dengan peserta upacara terdiri atas para petani di sekitar lokasi kegiatan.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi tanam menggunakan teknologi PM-AAS dengan alat Drum Seeder. Demonstrasi dilaksanakan di areal sawah Kelompok Tani Lestari seluas kurang lebih 1.000 m², menggunakan varietas padi Inpari 32 HDB.

Penerapan Tanam Benih Langsung (Tabela) menggunakan Drum Seeder menjadi hal baru bagi para petani yang hadir. Melalui demonstrasi tersebut, petani dapat melihat secara langsung proses penanaman benih menggunakan teknologi PM-AAS yang menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan efisiensi dalam kegiatan budidaya padi.

Setelah demonstrasi tanam, dilaksanakan pertemuan yang dihadiri oleh Lurah Pajangan, Penewu Pajangan, DPKP DIY, Kapolsek Pajangan, Babinsa Pajangan, Katimker Penyuluh Bantul, PPL BPP Pajangan, BRMP DIY, serta petani Kelompok Tani Lestari dan Gapoktan Guwosari. Pertemuan menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan mendorong penerapan teknologi PM-AAS secara berkelanjutan di tingkat petani.

Pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan sarana produksi pendukung teknologi PM-AAS dari BRMP DIY, berupa Pupuk Silika dan Pupuk Hayati, kepada Ketua Gapoktan Guwosari dan Ketua Kelompok Tani Lestari, Desa Santan, Pajangan, Bantul.

Melalui penerapan teknologi PM-AAS di Kapanewon Pajangan, diharapkan produktivitas padi dapat terus meningkat sehingga produktivitas gabah yang dihasilkan petani dapat mencapai rata-rata 10 ton per hektare serta mendukung peningkatan produksi dan pencapaian swasembada pangan. (ESN-2026)

Ubinan PM-AAS di Pundong Catat Produktivitas 10,03 Ton/HaBantul, 1 Oktober 2026 —  BRMP DIY melaksanakan ubinan produkti...
01/10/2026

Ubinan PM-AAS di Pundong Catat Produktivitas 10,03 Ton/Ha

Bantul, 1 Oktober 2026 — BRMP DIY melaksanakan ubinan produktivitas padi sistem Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kelompok Tani Ngudi Makmur, Pedukuhan Gulon, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul.

Ubinan dilakukan pada lahan seluas 1 hektare bersama penyuluh BPP Pundong dan dihadiri Polbangtan YOMA, Dinas Pertanian Kabupaten Bantul, Tim Swasembada Pangan BRMP DIY, unsur TNI/Polri, penyuluh CWS, Pamong Kalurahan Srihardono, serta Gapoktan Kapanewon Pundong.

KT Ngudi Makmur telah menerapkan tanam benih langsung (Tabela) sejak 2017. Dalam penerapan PM-AAS kali ini digunakan varietas Segreng Handayani. Hasil tiga ulangan ubinan masing-masing mencapai 11,95 ton/ha, 10,02 ton/ha, dan 8,91 ton/ha, dengan rata-rata produktivitas 10,03 ton/ha.

Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan referensi potensi hasil varietas Segreng Handayani sebesar 6,2–6,6 ton/ha, dengan peningkatan hasil sekitar 34 persen.

Kegiatan ubinan sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman antara petani dan penyuluh dalam penerapan PM-AAS. Hasil tersebut diharapkan dapat mendorong perluasan penerapan pertanian modern di Kabupaten Bantul untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. (YPA-011026)

Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Banyuroto Dorong Produktivitas dan Ketahanan PanganKulon Progo, 30 September 2026 — BRMP DI...
01/10/2026

Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Banyuroto Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Kulon Progo, 30 September 2026 — BRMP DIY bersama pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani melaksanakan Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kelompok Tani Gotro, Padukuhan Gayam, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan program strategis Kementerian Pertanian.

Gerakan tanam dilakukan menggunakan tiga unit alat tanam benih langsung (ATABELA) pada lahan seluas 5 hektare. Diantara ATABELA tersebut, satu alat merupakan hasil upgrade BRMP DIY dari empat menjadi enam alur untuk menyesuaikan jarak tanam dengan pedoman PM-AAS. Kepala BBRMP Yogyakarta, Dr. Soeharsono, S.Pt., M.Si., turut turun langsung mengoperasikan ATABELA bersama petani.

Dr. Soeharsono menyampaikan bahwa PM-AAS melalui tanam benih langsung dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga kerja karena mengurangi tahapan persemaian, pencabutan, dan penanaman bibit seperti pada sistem tanam pindah. Dengan optimalisasi populasi tanaman, produktivitas padi diharapkan dapat mencapai lebih dari 10 ton per hektare.

“Tanam langsung dengan populasi yang optimal diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan kebutuhan tenaga kerja dalam budidaya padi,” ujarnya.

Dalam penerapannya, pengendalian gulma menjadi salah satu titik kritis yang perlu diperhatikan sejak awal pertanaman. Selain itu, dukungan sarana produksi terus dipersiapkan. Fasilitasi benih sebanyak 70 ton telah diusulkan melalui CPCL dan disetujui pusat, sementara kebutuhan pupuk PM-AAS meliputi Urea 300 kg/ha, NPK 400 kg/ha, dan pupuk organik. Kelengkapan database sumber daya pertanian juga ditekankan sebagai dasar pelaksanaan program dan penyaluran bantuan.

Koordinator BPP Kapanewon Nanggulan, Suryono, S.P., menyampaikan bahwa sosialisasi dan pelatihan PM-AAS telah dilakukan kepada pengurus kelompok tani. BPP Nanggulan juga mengembangkan ATABELA spesifik lokasi yang disesuaikan dengan karakter lahan berbukit, terasering, dan petakan sawah yang relatif kecil. Dari sekitar 749 hektare baku lahan sawah di Nanggulan, direncanakan penerapan PM-AAS seluas 160 hektare pada 2026.

Melalui kolaborasi pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan berbagai unsur kewilayahan, penerapan PM-AAS di Banyuroto diharapkan dapat memperluas adopsi teknologi pertanian modern, meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan secara berkelanjutan. (HN-2026)

Gerakan Tanam PM-AAS di Argomulyo Cangkringan Dorong Pertanian Modern dan Efisiensi Usaha TaniSleman, 29 September 2026 ...
01/10/2026

Gerakan Tanam PM-AAS di Argomulyo Cangkringan Dorong Pertanian Modern dan Efisiensi Usaha Tani

Sleman, 29 September 2026 — BRMP DIY bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, Pemerintah Kapanewon Cangkringan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani melaksanakan Gerakan Tanam (Gertam) Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BRMP Yogyakarta, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman yang diwakili Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan Suryawati Purwaningtyas, Panewu Cangkringan, Lurah Argomulyo, penyuluh BPP Wilayah VI Sleman (Cangkringan dan Ngemplak), Tim LTT Sleman BRMP Yogyakarta, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Sleman, serta kelompok tani yang meliputi Kelompok Tani Subur Makmur, Merapi Makmur, Ngudi Makmur, dan Bina Tani.

Dalam sambutannya, Kepala BRMP Yogyakarta menyampaikan bahwa Gerakan Tanam menjadi momentum untuk mendorong pelaksanaan tanam secara bersama-sama. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko keterlambatan tanam sekaligus memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi antarpelaku usaha tani.

“Gerakan tanam bukan hanya kegiatan tanam bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan menyamakan langkah dalam pelaksanaan budidaya. Penerapan PM-AAS diharapkan menjadi salah satu langkah menuju pertanian modern yang lebih efisien, khususnya dalam penggunaan benih dan input produksi,” ujarnya.

Penerapan PM-AAS juga diarahkan untuk mendorong petani mengoptimalkan sumber daya yang tersedia melalui penerapan teknologi dan pengelolaan budidaya yang lebih terukur. Keberhasilan penerapannya membutuhkan dukungan dan pendampingan secara berkelanjutan dari penyuluh serta sinergi antara pemerintah dan kelompok tani.

Sementara itu, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman mendorong kelompok tani untuk menjaga kekompakan dan bersama-sama mendukung pelaksanaan PM-AAS. Penyuluh pertanian juga diharapkan terus memberikan pendampingan kepada petani, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan teknis di lapangan, sehingga penerapan program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kelompok tani.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan PM-AAS, BRMP Yogyakarta menyerahkan bantuan sarana produksi berupa pupuk silika dan pupuk hayati padat kepada Kelompok Tani Subur Makmur. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan input produksi dalam pelaksanaan budidaya padi berbasis PM-AAS.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama petani. Sejumlah persoalan yang dibahas antara lain keterbatasan alat tanam benih langsung (Tabela), pengendalian hama tikus dan burung, kondisi tanah, ketersediaan air, serta kebutuhan input produksi. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan untuk memperkuat pendampingan dan mencari solusi yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Melalui Gerakan Tanam PM-AAS di Argomulyo, BRMP Yogyakarta bersama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, penyuluh, pemerintah wilayah, dan kelompok tani terus memperkuat kolaborasi dalam penerapan pertanian modern. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha tani, memperkuat produktivitas, serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan (FA-2026).

Address

Jalan Stadion Maguwoharjo
Sleman

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BRMP D.I Yogyakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share