17/09/2026
Kebijakan dan Strategi Mendorong Regenerasi Petani Milenial dibahas secara langsung dalam acara Gelar Parlemen TVRI Yogyakarta dengan narasumber Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman Ani Martanti, S.T., Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar, S.Sos., M.Si., dan Petani Milenial Patrick Yuniarta pada Kamis (17/09).
Program Tani Milenial secara khusus diarahkan untuk meningkatkan minat generasi muda bertani, antara lain melalui pelatihan dan pendampingan agroteknopreneur serta pengembangan minat bertani bagi generasi muda. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa agenda regenerasi ini semakin mendapat perhatian. Pada Agustus 2026, sebanyak 350 Petani Milenial Kabupaten Sleman mengikuti Forum Komunikasi Petani Milenial. Pada saat yang sama, pengurus Forum Komunikasi Petani Milenial Sleman periode 2026–2029 juga dikukuhkan.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman Ani Martanti, S.T. menyampaikan pentingnya dukungan kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem pertanian yang menarik bagi generasi muda. Menurutnya, upaya regenerasi petani perlu didukung melalui sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda itu sendiri.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar, S.Sos., M.Si. turut memaparkan berbagai strategi pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Dukungan tersebut diperlukan agar generasi muda melihat pertanian sebagai profesi yang memiliki prospek dan mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.
Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap regenerasi petani sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Dengan dukungan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak, pertanian diharapkan tetap menjadi sektor strategis sekaligus mampu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.