Sekretariat knpb biakgmail.com

Directions

Sekretariat knpb biakgmail.com Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sekretariat knpb biakgmail.com, Library, Jl.desa Darfuar., Sorido.

Tapol Yantho Awerkion,  Publikasikan Penolakan KNPB dari Masyarakat Adat Kampung Maryendi Distrik Samofa BiakKNPB BIAK| ...
14/12/2019

Tapol Yantho Awerkion, Publikasikan Penolakan KNPB dari Masyarakat Adat Kampung Maryendi Distrik Samofa Biak

KNPB BIAK| 14 Desember 2019
Kepada Yth:
Sdr. YANSEN ARWAM Kepala Desa Maryendi Distrik Samofa.
Perihal: Peringatan Pertama.

Behubungan Dengan Perihal Di Atas Maka Sodara Kepala Desa Maryendi Mohon pertimbangkan Hal ini Terkait Kejadian Kerja Sama Antara Bapak dan Pihak KeAmanan Soal Melarang Dan Menyuruh BP.KNPB BIAK Untuk Membongkar dan Mencabut Rumah/Kantor Sekretariat KNPB Di Wilayah kerja Bapak Kepala Desa Maryendi.

Perlu Bapak Ketahui Bahwa Kantor Sekretariat KNPB Biak Bila di Bongkar atau dicabut keluar dari Kampung Maryendi Maka Apa yang Terjadi Terhadap Bapak serta Keluarga Bapak kami Tidak Tahu.

Kantor Sekretariat KNPB Biak yang ada Di Desa Maryendi Bukan Milik Keluarga Biak, Bukan Milik Suku Biak, Tetapi Kantor Sekretaria Milik Rakyat Bangsa papua Sorong Sampai Samaray.

MOHON PANTAUAN OLEH SEMUA PEJUANG PAPUA MERDEKA SORONG SAMPAI SAMARAY.

Tebusan Kepada Yth:

Ketua Umum KNPB pusat
Ketua KNPB Biak
Ketua PRD Biak
TPNPB OPM Wilayah Biak
TPNPB OPM Wilayah Supiori

KNPB MNUKWAR BERSAMA RAKYAT PERAYAAN HARI LAHIR EMBRIO WEST PAPUA. Kronologis: Pada hari ini minggu, 1 Desember 2019, Ko...
01/12/2019

KNPB MNUKWAR BERSAMA RAKYAT PERAYAAN HARI LAHIR EMBRIO WEST PAPUA.

Kronologis:
Pada hari ini minggu, 1 Desember 2019, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar, bersama rakyat papua ibadah perayaan hari lahirnya embrio Negara West Papua. Ibadah di laksanakan di Amban Mnukwar pada jam 12.00waktu papua (wp). Ibadah singkat sekitar 30 menit dipimpin oleh bagian yang disiapkan dan dilanjutkan dengan pembacaan situasi bersama rakyat Papua dan merefleksi kembali kisah awal perjuangan Papua merdeka.

Kata Alexander Nekenem ketua KNPB Mnukwar dalam Perayaan hari jadinya Embrio Negara West Papua bahwa Pada Tanggal 1 Desember 1961 sebagai hari lahirnya Embrio Negara west Papua, pertama kali melahirkan melalui Komite Nasional Papua dan disahkan serta dideklarasikan melalui Dewan Nasional Papua, Embrio Negara West Papua yang dimaksud adalah: Nama Negara West Papua, Lamabang Negara Burung Mambruk, Benderah Negara Bintang Fajar, Lagu Kebangsaan Hai Tanahku. Kata Nekenem, tanggal satu bukan hari kemerdekaan west Papua atau bukan hari Deklarasi Negara.

1 Desember sebagai awal menetapkan jati diri bangsa dan negara west Papua, perjuangannya masi ada samapai saat ini tahun 2019. Kata Nekenem, karena adanya Embrio Negara West Papua yang di lahirkan pada 58 tahun yang lalu, sehingga generasi papua hari ini bisa mempertahankan perjuangan untuk merdeka sebagai suatu bangsa yang sama dengan bangsa – bangsa lain di dunia masi eksis.

Dalam situasi apapun rakyat akan ingat, renungkan dan mempertahankan harga diri bangsa untuk merdeka tidak akan pudar begitu saja hilang, karena Negara kolonial percaya dan paham sehingga 1 Desember di daruratkan melalui militer kolonial TNI – POLRI hari ini. Kejadian darurat militer ini tidak baru dan bukan hari saja namun pernah terjadi sebelum – sebelumnya, sekitr tahun 1962, tahun 1963 sampai tahun 1969 saat pelaksanaan PEPERA kata Nekenem dalam perayaan ibadah.

Darurat militer hari membuktikan bahwa orang papua tidak ada nilai sebagai manusia diatas tanahnya dan kolonial akan dicap orang Papua sebagai orang tak dikenal (OTK), kelompok kriminal bersenjata (KKB), orang Papua terbelakang dan pederopan pasukan militer untuk menguasai tanah Papua, Orang Papua tidak akan hidup aman bersama negara kolonial Indonesia, Terbukti hari ini seluruh Papua dikuasai oleh militer TNI – POLRI dan Papua dijadikan Zona Darurat Menurut kolonial Indonesia dan militernya. Kata Nekenem atas nama rakyat west Papua di wilayah Mnukwar, Kami ucapkan selamat perayaan hari lahirnya Embrio Negara West Papua serta perjuangan Papua merdeka dengan umur 58thn, kepada seluruh rakyat west Papua dari sorong samapai Merauke.

Sementara situasi mnukwar, berdasarkan perintah pimpinan TNI – Polri di Manokwari, sebanyak 1,028 personil dari semua satuan militer bersama, bin,bais,banpol,sahabat polisi dan intelijen menguasai di wilayah mnukwar, mulai munguasai di jalur, gang keluar masuk rumah, Gereja, sekitar Perkantoran, Pasar dan beberapa tempat lainnya. Fokus utama TNI – POLRI di Amban, Sanggeng, Makalo, Andai, Pasir Putih. Akibatnya rakyat menjadi takut dan terauma atas kejadian ini dan rakyat keluar masuk dengan perhitungan sendiri waspada dan takut.

Sekitar jam 13.00wp, selesai ibadah perayaan 1 desember dan ditutup kegiatan dengan foto bersama dan membubarkan diri masing_masing.

Atas Nama Komite Nasional Papua Barat [KNPB] WILAYAH SENTANI menyampaikan selamat menyambut hari Lahirnya Embrio Politik...
01/12/2019

Atas Nama Komite Nasional Papua Barat [KNPB] WILAYAH SENTANI menyampaikan selamat menyambut hari Lahirnya Embrio Politik Bangsa West Papua yang ke-58th
01 Des 1961th - 01 Des 2019th hari Bersejarah bagi Bangsa West Papua Ras Melanesia.

Setiap tanggal 01 Des adalah kita merayakan sebagai hari Manifesto Politik Bangsa Papua Barat. Hari dimana Atribut bangsa Papua Barar pertama kali diperkenalkan di muka umum oleh Tokoh-Tokoh Proklamator.

Proklamasi kemerdekaan tersebut telah di akui kuat secara dejure dan defacto. Sehingga seluruh Rakyat Papua Barat dari
Sorong sampai ke Almasuh-Maruke Wajib mengheningkan cipta, tundukkan kepala, Terutama Mengenang kembali semangat awal peletakkan dasar dan api perjuangan ini, supaya sejarah lahirnya embrio bangsa ini, tidak di kaburkan oleh jaman dan generasi, Mengenang juga jasa para pahlawan bangsa yg telah gugur di medan revolusi. Kita juga wajib hening segenap jiwa dan raga, bagaimana mengantarkan Perjuangan rakyat Papua Barat dengan Utuh ke pintu gerbang kemerdekaan sejati.

Selamat Merayakan HUT KEMERDEKAAN NEGARA REPUBLIK PAPUA BARAT KE-58th

By_Agus Bahabol
Ketua l KNPB wilayah Sentani

West Papuan Human Rights Defenders NewsPublishing and update the Breaking News on West Papua Human Rights Abuses by the ...
22/11/2019

West Papuan Human Rights Defenders News
Publishing and update the Breaking News on West Papua Human Rights Abuses by the Indoneian brutaly armed and occupation and also news about the right of Self Determination for Indigenous people of West Papua

West Papuan Human Rights Defenders News
Publishing and update the Breaking News on West Papua Human Rights Abuses by the Indoneian brutaly armed and occupation and also news about the right of Self Determination for Indigenous people of West Papua

▼
▼
Thursday, 21 November 2019
The Indonesian Military Against Air Attack at TPNPB-OPM Headquarters in Alguru Village Ndugama on November 20th 2019

The the photo of Six Indonesian Hellicopters Airstrike at TPNPB-OPM Headquarters in Alguru Village, Nduga Regency Papua on November 20th 2019, pic doc Papua Intelligent Service were sent from Ndugama, Papua

TPNPB-OPM Press Release on November 21st 2019

TPNPNEWS:

Today, November 20th, 2019, it was reported from the TPNPB Alguru Post in the Capital Town of Keneyam, Nduga Regency that the Indonesian Military and Police had carried out an air strike using Six Helicopters.

This attack report was conveyed by Operation Commander of TPNPB-OPM Ndugama (Kodap III Ndugama), PEMNE KOGEYA, and he confirmed that the Indonesian Military and Police attacked the TPNPB-OPM Post in Alguru from land and from the air using 6 Hellicopters.

However, while the TPNPB had no casualties, and also our TPNPB troops had not returned fire.

The Indonesian Military in Ndugama Papua, and massive Militari Opration ongoing until today we repotting (pic doc P*S)
Chronological:
Today Wednesday 20th November 2019, at exactly 7:00 a.m We were shocked by the sound of Hellicopter and gunfire from the air attacking the TPNPB Post in Alguru.

Meanwhile the Indonesian Militarys Forces using 6 Hellicopters were mostly walking around us while the TPNPB-OPM troops were temporarily at the Alguru Post.

400 Indonesian Militarys (TNI) troops on duty in the capital Town of Keneyam confined the TPNPB Post in Alguru using various war equipment. In this attack, the Indonesian Military and Police used 6 helicopters and 1 drone.

In this sudden attack, KODAP III Operation Commander of TPNPB-OPM (Pemne Kogeya) said that we TPNPB-OPM troops had not yet fired on the enemy, because we knew that today on November 20th, 2019 the President of the Republic of Indonesia Yoko Wododo through his army and National Police Announce Officially War in the Capital Town of Nduga Regency, Papua.

I as Commander of War Operations with Commander of TPNPB Ndugama Region We are ready to follow the Will of the TNI/Polri Forces, want a war in Nduga Papu Regency and we TPNPB-OPM will follow the Official Shrimp which was delivered earlier via 6 Hellopters and 1 Unmanned Aircraft.

And we have been invited to mean that the Government of the Republic of Indonesia immediately vacate Non-Papuans in the capital Town of Nduga Regency, Papua.

Therefore, do not blame us TPNPB-OPM because according to our invitation we will not Compromise all Non-Papuan as Indonesian Citizens in Keneyam, the capital Town of Nduga Regency, we will shoot.

Because we already know that the experience of the straight hair people in Ndugama was all TNI/Polri who were disguised or were spying for the State, said the Operations Commander Pemne Kogeya via his cellphone from Ndugama to the TPNPBNEWS Media Crew.
The Commander of the TPNPB-OPM KODAP III Ndugama and Operation Commander Pemne Kogeya reminded us that we already knew of the presence of TNI troops in Ndugama in the capital town of Keneyam, and there were 700 Personnel and at which point we had identified them so that we remained against the Indonesian Colonial Military, said Pemne Kogeya .

While the situation in the Capital City of Ndugs Regency itself did not affect the TPNPB-OPM Post Attack in Alguru by TNI Forces today, And the TNI Forces themselves on these Roads were mixed using trucks, said one TPNPBOPM (P*S)-Papua Intelligent Services from the Town of Keneyam reported.

Thus the Official Report of the Commander of the TPNPB-OPM Kodap III Ndugama was brought under the leadership, Bridgen Egianus Gogeya and the commander of Operation "Pemne Kogeya". Reporter, Wenesum Ndugama Wim Wene.

Forward to all Journalists and also delivered to human rights workers around the world by TPNPB-OPM Spokesman Mr. Sebby Sambom.

This drone is Indonesian Military used when the attack TPNPB-OPM Post in Alguru Village Ndugama Papua on November 20th 2019, pic sent by Papua Intelligent Services
In Malay Indonesian as follow....!!!

Militer Indonesia Kembali Melakukan Serangan Udara di Markas TPNPB-OPM Ndugama Di Kampung Alguru Pada 20 November 2019

Siaran Pers TPNPB-OPM Per 21 November 2019

TPNPNEWS:

Hari ini Tanggal 20 November 2019, dilaporkan dari Pos TPNPB Alguru di Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga bahwa Militer dan Polisi Indonesia telah melakukan serangan udara dengan menggunakan empat Helicopters.

Laporan penyerangan ini di sampaikan oleh Komadan Operasih Kodap III Ndugama, PEMNE KOGEYA, Dan dia membenarkan bahwa Militer dan Polisi Indonesia menyerang Pos TPNPB-OPM di Alguru dari darat maupun dari udaran menggunakan 6 Hellicopters.

Namun sementara Pihak TPNPB belum ada korban jiwa, Dan juga pasukan Kami TPNPB belum ada penembakan balasan.

Kronologis :

HHari Rabu Tanggal 20 November 2019, tepat pukul 7:00 page Kmai di kagetkan dengan Bunyi Hellicopter dan Tembakan dari udara menjerang Pos TPNPB di Alguru.
Sementara itu Pasukan TNI menggunakan 6 Hellicopter sebagian besar berjalan kaki mengepung Kami pasukan TPNPB-OPM yang sementara di Pos Alguru.

400 Personil Pasukan TNI yang bertugas di ibu kota Keneyam mengurung Pos TPNPB di Alguru dengan menggunakan berbagai peralatan Perang. Dalam penyerangan ini, Militer dan Polisi Indonesia menggunakan 6 hellicopter dan 1 buah Pesawat Tanpa awak.

dalam serangan tiba-tiba ini, Komadan Operasi KODAP III TPNPB-OPM (Pemne Kogeya) mengatakan Kami pasukan TPNPB-OPM belum mengeluarkan Tembakan ke ara Musuh, karena Kami tahu bahwa hari ini Tanggal 20 November 2019 Presiden Republik Indonesia Yoko Wododo melalui Pasukannya TNI/Polri Mengumumkan perang secara Resmi Di ibu Kota Kabupaten Nduga Papua.

Saya selaku Komadan Operasi Perang bersama Panglima Kodap III Ndugama Kami Siap mengikuti Kemauan Pasukan TNI/Polri, mau perang di Kabupaten Nduga Papuadan Kami TPNPB-OPM akan mengikuti Udangan Resmi yang di antar tadi melalui 6 Hellicopter dan 1 buah Pesawat Tanpa awak.

Dan kami sudah diudang berarti Pemeritah Republik Indonesia segera Kosongkan warga Non Papua yang ada di Ibu kota Kabupaten Nduga Papua.

Oleh karena itu, jangan salahkan kami TPNPB-OPM karena sesuai dengan udangan kami tidak akan Kompromi semua Warga Negara Indonesia Non Papua yang ada di Keneyam, ibu Kota Kabupaten Nduga akan Kami tembak.

Karena kami sudah ketahui bahwa pengalaman kali lalu Orang rambut lurus yang ada di Ndugama itu semua TNI/Polri yang menjamar atau mata-mata Negara, tutur Komandan Operasi Pemne Kogeya melalui Telp selulernya dari Ndugama kepada Awak Media TPNPBNEWS.

Komandan Operasi TPNPB-OPM KODAP III Ndugama, Pemne Kogeya mengingatkan bahwa kami sudah ketahui keberadaan Pasukan TNI di Ndugama di ibu Kota Keneyam itu, Dan jumlahnya ada 700 Personil dan berapa titik itu kami sudah identifikasi jadi Kami tetap Lawan Militer Kolonial Indonesia, kata Pemne Kogeya.

Sementara situasi Ibu Kota Kabupaten Ndugs sendiri tidak mempengaruhi Penyerangan Pos TPNPB-OPM di Alguru oleh Pasukan TNI hari ini, Dan Pasukan TNI sendiri di Jalan-jalan ini terhampur menggunakan truk kata salah satu P*S TPNPBOPM dari kota Keneyam melaporkan.

Demikia Laporan Resmi dari Panglima TPNPB-OPM Kodap III Ndugama di bawa pimpinan, Bridgen Egianus Gogeya dan komadan Operasi Kodap III Ndugama “Pemne Kogeya”. Pelpor Wenesum Ndugama Wim Wene.

Diteruskan kepada semua Journalist dan juga disampaikan kepada para pekerja HAM di seluruh dunia Oleh Jubir TPNPB-OPM Tuan Sebby Sambom.

Hellicopters yang telah digunakan Oleh MIliter dan Polisi Indonesia di Ndugama, dimana mereka telah melakukan serangan Udara dan darat di Markas Post TPNPB-OPM pada Tanggal 20 November 2019 Pic doc P*S TPNPB

Publish by Admin

SSambom at 00:15:00
Share
1 comment:

THE ONLY TRUE HACKER IN THE WORLD ®21 November 2019 at 06:15
INSTEAD OF GETTING A LOAN,, I GOT SOMETHING NEW
Get $5,500 USD every day, for six months!

See how it works
Do you know you can hack into any ATM machine with a hacked ATM card??
Make up you mind before applying, straight deal...

Order for a blank ATM card now and get millions within a week!: contact us
via email address::{[email protected]}

We have specially programmed ATM cards that can be use to hack ATM
machines, the ATM cards can be used to withdraw at the ATM or swipe, at
stores and POS. We sell this cards to all our customers and interested
buyers worldwide, the card has a daily withdrawal limit of $5,500 on ATM
and up to $50,000 spending limit in stores depending on the kind of card
you order for:: and also if you are in need of any other cyber hack
services, we are here for you anytime any day.

Here is our price lists for the ATM CARDS:

Cards that withdraw $5,500 per day costs $200 USD
Cards that withdraw $10,000 per day costs $850 USD
Cards that withdraw $35,000 per day costs $2,200 USD
Cards that withdraw $50,000 per day costs $5,500 USD
Cards that withdraw $100,000 per day costs $8,500 USD

make up your mind before applying, straight deal!!!

The price include shipping fees and charges, order now: contact us via
email address:: {[email protected]}

Reply

›
Home
View web version
WP-Human Rights Defender News
My photo
SSambom
We care of humanity and the environments
View my complete profile
Powered by Blogger.

Humas KNPB Biak Mnumumes. Kami Korban Biak Berdarah Tapi Juga Simpatisan Tragedi BiakKNPB BIAK| 12 Juli 2019Negara indon...
12/07/2019

Humas KNPB Biak Mnumumes. Kami Korban Biak Berdarah Tapi Juga Simpatisan Tragedi Biak

KNPB BIAK| 12 Juli 2019

Negara indonesia bertanggungjawab atas Pembunuhan Massal di bawah Menara Tower. Pelabuhan Biak menjadi Lautan biru menjadi merah. Indonesia tidak Negosiasi denga Penanggungjawab Tragedi Biak.

Kami dibunuh, disiksa, dan di Perkosa bagi Wanita. Selama introgasi di Rumah Tahanan, Sebagian kita mendata sementara 5 orang belum ketahui keberadaan mereka.

Kami setiap tahun memperingati 1-6 Juli 1998 di bawah menara tower untuk mendesak kepada masyarakat internasional peduli kemanusian meneliti pembunuhan massal ini, Banyak orang wawancara kita tetapi kami tidak tahu data kami dan wawancara kita.

Sebagai anak bangsa kami terus berjuang bersama KNPB Sebagai media untuk memediasi kami menuju Papua Merdeka. Saya pribadi Sampaikan terima kasih KNPB menduniakan Masalah Papua merdeka.

PBB Masih Tunggu Indonesia Beri Akses ke PapuaCNN IndonesiaRabu, 30/01/2019 09:35PBB Masih Tunggu Indonesia Beri Akses k...
30/01/2019

PBB Masih Tunggu Indonesia Beri Akses ke Papua

CNN Indonesia
Rabu, 30/01/2019 09:35

PBB Masih Tunggu Indonesia Beri Akses ke Papua
Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Michelle Bachelet, masih menunggu pemberian akses ke Papua dari pemerintah Indonesia. (AFP PHOTO/POOL/Fabrice COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Michelle Bachelet, masih menunggu pemberian akses ke Papua dari pemerintah Indonesia.

"Indonesia sepakat memberikan kantor kami akses ke Papua dan kami masih menunggu konfirmasi," ujar Wakil Juru Bicara Kantor Komisioner Tinggi HAM PBB (OHCHR), Ravina Shamdasani, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/1).

CNNIndonesia.com sudah menghubungi juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, dan Duta Besar RI untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib, tapi belum ada tanggapan.
Lihat juga: PBB Beberkan Proses Penyerahan Petisi Papua Barat
Indonesia memang mengundang PBB untuk melawat Papua. Undangan itu disampaikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, saat Komisioner Tinggi HAM PBB sebelumnya, Zeid Raad Al Hussein, berkunjung ke Istana Kepresidenan pada Februari 2018.

Namun, sejak saat itu, pemerintah Indonesia belum mengeluarkan izin karena prosesnya tak kunjung rampung.

Shamdasani melontarkan pernyataan ini saat mengonfirmasi kabar penyerahan petisi referendum kemerdekaan Papua Barat oleh pemimpin United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, kepada Komisioner Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet.
Lihat juga: Usai Referendum Papua, ULMWP Soroti Senjata Kimia di Nduga
Shamdasani mengatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa petisi tersebut diserahkan saat Bachelet sedang bertemu dengan delegasi Vanuatu, dalam sesi Ulasan Universal Periodik Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, pekan lalu.

"Dalam pertemuan ini, salah satu anggota delegasi Vanuatu, Benny Wenda, menyerahkan petisi kepada Komisioner Tinggi. Pertemuan ini tidak diatur khusus oleh Wenda untuk tujuan tersebut (menyerahkan petisi)," kata Shamdasani melalui surat elektronik, Selasa (29/1).

Menurut Shamdasani, Bachelet kemudian mengatakan kepada Benny bahwa OHCHR sudah berkoordinasi dengan Indonesia mengenai masalah HAM di Papua, dan masih menunggu akses ke p**au paling timur Indonesia tersebut. (has)

BPW. KNPB DAN PRD MIMIKA MENGKLARIFIKASI SURAT YANG TNI POLRI MAKSUDKAN DI WHATS APP ITU. Badan Pengurus Komite Nasional...
04/01/2019

BPW. KNPB DAN PRD MIMIKA MENGKLARIFIKASI SURAT YANG TNI POLRI MAKSUDKAN DI WHATS APP ITU.

Badan Pengurus Komite Nasional Papua barat KNPB Wilayah Timika mengklarifikasi atas Penangkapan ke 6 Aktivis KNPB yang dilakukan oleh TNI POLRI, pada saat sedang mempersiapkan ibadah Hari ulang Tahun Kantor KNPB dan PRD ke-V yang di lakukan sejak tanggal 31 desember 2018.
Setelah kenam aktivis KNPB di tangkap dan membawah ke polres mimika guna memproses BAP atas kegiatan HUT KNPB dan PRD ke-V yang hendak di lakukan namun, Usai BAP 2x24 jam pihak kepolisian mimika memaksa agar ke enam aktivis KNPB menanda tangani sebuah surat yang di siapkan oleh TNI POLRI yang redaksinya agar kegiatas KNPB tidak lagi melakukan dalam wilayah bumi amungsa Timika.

Menurut Kepolisian mimika menggrebek sekretariat KNPB dan PRD Wilayah mimika saat mempersiapkan ibadah HUT KNPB dan PRD Pada tanggal 31 Desember 2018 atas dasar surat yang TNI POLRI mendapatkan di media sosial Whats App. Surat tersebut di kabarkan di tanda tangani oleh ketua PRD mimika Tn. Abihut Degei dan ket I Knpb mimika Tn. Yanto Awerkion.
Terkait dengan surat yang kepolisian mimika dapat di whats app adalah badan pengurus KNPB dan PRD timika Tidak mengeluarkan surat edaran atau pernyataan apapun di what app yang di tandatangani oleh Tn. Abihut degei dan Tn. Yanto awerkion.

Badan pengurus KNPB dan PRD timika tidak mengetahui isi atau redaksi surat, Kop surat, tanggal di keluarkan surat, kemudian surat tersebut siapa yang di keluarkan di Whats App lagi p**a dalam surat pemberitahuan ke polisi yang di berikan oleh KNPB DAN PRD adalah di tanda tangani oleh SEM ASSO sebagai parleman rakyat daerah mimika PRD sedangkan YANTO AWERKION sebagai media nasional bangsa papua KNPB bukan ABIHUT DEGEI.

Maka Dengan melihat hal ini bahwa ada 3 model surat yang di keluarkan oleh badan pengurus KNPB dan PRD mimika guna kepentingan kegiatan. HUT KANTOR KNPB DAN PRD surat yang di keluarkan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Surat pemberitahuan ibadah HUT KANTOR KNPB dan PRD Mimika ke Kepolisian dengan Nomor surat : 002.09/IN/SRT-P/BPW-KNPB-PRD-TM/V2018.
2. Surat pemberitahuan Ibadah HUT KANTOR KNPB DAN PRD mimika ke Gereja dengan Nomor surat 002.07/EX/SRT-P/BPW-KNPB-PRD-TM/V2018
3. Selebaran ibadah HUT KANTOR KNPB DAN PRD WILAYAH BOMBERAY.

Selain dari surat tersebut diatas badan Pengurus KNPB dan PRD mimika, tidak pernah mengeluarkan surat apapun di WA maupun media sosial lain.

Maka dengan ini Badan pengurus KNPB dan PRD mimika menghimbau kepada Pemerintah profinsi papua pemerintah daerah, komponen, komponen perjuangan, denominasi-Denominasi gereja, LBH TNI,POLRI, serta seluruh orang papua yang dimana saja anda berada bahwa :

1. Aparat negara agar TNI POLRI segera memberikan surat Yang TNI POLRI dapat di whats app Kepada Badan pengurus KNPB dan PRD wilayah mimika Sekaligus memberikan nomor whats App yang mengupload surat tersebut.
2. Aparat Negara TNI,POLRI segera meninggalkan Kantor KNPB dan PRD wilayah mimika Tanpa alasan apapun.
3. Aparat Negara TNI, POLRI jangan menciptakan konflik horisontal di mimika dengan sengaja agar tidak terjadi seperti Konflik di nduga.
4. Kepada berbagai denominasi gereja mohon memantau situasi ini dengan teliti.
5. Kepada pemerintah pusat, profinsi, bahkan daerah segera intruksikan agar TNI, POLRI yang sedang duduk di sekertariat KNPB timika segera meninggalkan tempat agar menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga konflik di mimika sebab, TNI, POLRI di mimika sedang menciptakan konflik di bumi amungsa mimika.
6. Kantor KNPB dan PRD di mimika di bangun oleh Rakyat papua dari berbagai suku itu sendiri maka, hal ini mohon di jaga oleh semua pihak lebih khusus TNI POLRI, agar supaya tidak terjadi hal lain yang tidak di inginkan oleh rakyat silil dan pemerintah.
7. Surat pernyataan yang di tanda tangani oleh ke 6 aktivis tidak akan terimah oleh KNPB dan PRD maka, ke enam anggota akan menjalani proses hukum.
Demikian klarigikasinya.

Oleh : BPW. KNPB TIMIKA.

Berikut foto surat kepolisian, gereja dan selebaran yang di keluarkan oleh KNPB DAN PRD Mimika.

17/12/2018
Memperingati Hari HAM. KNPB Biak AdakanMemperingati Hari Hak Asasi Manusia, KNPB Biak bersama rakyat beribadah Jemaat Pe...
13/12/2017

Memperingati Hari HAM. KNPB Biak Adakan

Memperingati Hari Hak Asasi Manusia, KNPB Biak bersama rakyat beribadah Jemaat Pengharapan Biak.
Ibadah di pimpin oleh ketua Jemaat Pengharapan Biak. Dalam Hotbah Father Pastor mengharapkan Jemaat agar terus menyuarakan papua merdeka, Pengijilan Belum Selesai mari kita dukung Papua Merdeka.

Address

Jl.desa Darfuar.
Sorido
98156

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekretariat knpb biakgmail.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category