10/06/2021
Lebaran kali ini sangat berbeda dari lebaran-lebaran tahun sebelumnya. Negara kita didera pandemic Corona Virus. Banyak keluarga tidak bisa bersilaturahmi secara langsung, demi mencegah bertambahnya pasien terkena virus ini, pemerintah sudah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung. Silaturahmi, saling berkunjung, bercengkrama dan melepas kangen pun urung dilakukan, karena warga masing-masing menjaga untuk seminimal mungkin dekat secara fisik. Daya tular Corona yang dashyat memang bukan main-main. Seluruh anak-anak pun tidak dapat bersekolah sebagaimana keadaan normal. Mereka belajar dari rumah.
Hal yang sama terjadi di panti-panti asuhan, dimana sebagian diantara murid p**ang ke rumah kerabatnya. Sebagian lagi masih bisa mondok di panti. Di bulan Ramadhan, jelang Lebaran, Yayasan Mahapadma Parartha berbagi bingkisan kecil, untuk anak-anak Panti Asuhan An-Nuur. Biscuit, kurma dan syrup sebagai pemanis bulan Ramadhan dan Hari Kemenangan telah diterima dengan baik. Semoga bisa menjadi penghibur di Hari Idul Fitri tahun ini, yang sungguh tidak biasa.
10/06/2021
Dalam menanggulangi pandemi Covid-19, pemerintah mengumumkan perlunya memakai masker bagi semua warga termasuk yang sehat saat berada di luar rumah.
Tujuan pakai masker ini guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19, dimana kewajiban untuk mengenakan masker ini juga sesuai dengan rekomendasi dari WHO.
Masyarakat dapat mengenakan masker kain untuk melakukan pencegahan. Sedangkan masker bedah dan masker jenis N95 hanya diperuntukan bagi petugas kesehatan.
Karena masih kurangnya informasi, khususnya bagi masyarakat di daerah Setu, maka terlihat masih sedikit yang memakai masker. Hal ini mendorong Yayasan MaPa untuk membagikan masker kain bagi masyarakat di sekitar Desa Tamansari, Setu-Bekasi. Kami menyampaikan pesan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, memakai masker saat keluar rumah, selalu mencuci tangan serta berkumur air garam hangat, setelah p**ang dari luar.
Semoga pandemic ini segera berlalu, dan kita semua bisa kembali melaksanakan aktivitas secara normal.
10/06/2021
Mapa Foundation kembali memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kecil, khususnya bagi anak-anak yatim di asrama An Nuur. Donasi yang diberikan berupa Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Kecap, Telur dan Sarden. Bantuan diterima oleh pengurus Panti Asuhan Yayasan An Nuur.
Semoga bantuan ini bisa melonggarkan biaya jelang bulan suci Ramadhan di panti asuhan, dan anak-anak tetap lancar berpuasa serta beribadah dengan khusyu.
Semoga kita masih diberi kesempatan untuk bisa berbagi, mengejar barokah dari Allah Subhana Wa Ta’alla. Aamiin YRA
10/06/2021
Setelah menyelesaikan Rumah Baca dan renovasi selasar di Yayasan Yatim Piatu An Nuur di Setu-Bekasi, pengurus MaPaFoundation melanjutkan kerja sosialnya, dengan mencari lokasi lain untuk mendirikan perpustakaan.
Pencarian membawa kami ke Kawasan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Kami melihat lokasi perpustakaan sederhana di area asrama Yatim Sirojul Huda, ditemani oleh Mas Cokro dan isteri, sebagai pengurus Yayasan yatim, sekolah SMK dan Taman Pendidikan Quran di area Yayasan.
Sepakat untuk menyediakan bahan bacaan yang baik dan bermutu untuk anak didik dan anak lain yang tinggal di sekeliling area sekolah, pengurus MaPa Foundation mulai merencanakan lokasi Ruang Baca Sirojul Huda 3 tersebut. “Banyak anak-anak yang tinggal di dekat sini, belajar agama Islam dan sorenya bisa memanfaatkan waktu luang mereka dengan membaca buku” tutur Mas Cokro. “Banyak p**a yang sering main di lapangan Yayasan kami, yang kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang sejahtera. Jadi dengan adanya Ruang Baca, mereka punya kegiatan positif lain untuk bermain dan belajar”, jelas Mas Cokro.
“Minat baca dan keingintahuan mungkin sudah ada dan perlu ditingkatkan. Masalah utama adalah tidak adanya fasilitas, berupa buku. Keadaan inilah yang ingin diperbaiki oleh MaPa Foundation, dengan bekerjasama menyediakan Ruang Baca Sirojul Huda 3 ini”, jelas Juliani W. Luthan, Ketua Yayasan Mahapadma Parartha (MaPa Foundation).
Pilihan jatuh ke ruangan yang masih bisa difungsikan sebagai perpustakaan, di Gedung sekolah SMK. Ruangan akan disekat, dicat, diberi penerangan dan dilengkapi dengan rak-rak buku yang kokoh, yang bisa mengakomodir koleksi buku-buku lama serta tambahan buku baru, yang akan disediakan oleh MaPa Foundation.
Ternyata dengan intensnya curah hujan di penghujung 2019 hingga awal 2020 ini, mengakibatkan ruangan mengalami kebocoran. Untuk itu, Mas Cokro dibantu oleh anak-anak Yayasan Yatim, bekerja bahu-membahu menambal kebocoran, agar kelak setelah selesai, Ruang Baca aman menampung buku perpustakaan.
Setelah beberapa waktu renovasi atap dak pun selesai. “Alhamdulillaaah selesai renovasinya, Ruang Baca bisa dipakai sesuai fungsinya nanti, dengan nyaman”, kata Mas Cokro sambil tersenyum.
10/06/2021
Mewabahnya Covid-19 di Indonesia dan dunia adalah suatu kejadian yang sangat luar biasa dan darurat. Semua kegiatan masyarakat dan Pemerintah terguncang karenanya. Anak-anak sekolah diliburkan, diharuskan belajar di rumah. Pegawai negeri dan pekerja swasta atau mandiri sudah banyak yang “dirumahkan”, baik secara parsial dengan istilah keren Work From Home… atau memang terpaksa harus berada dirumah, karena kegiatan usaha menurun dengan sangat drastis.
Namun kebutuhan hidup sehari-hari tetap harus dipenuhi….
Ditengah suasana tersebut, Mapa Foundation tergerak memberikan donasi berupa paket sembako kepada masyarakat kecil, kaum dhuafa, kaum jompo yang makin tertekan, terdampak Covid-19. Donasi yang diberikan berupa paket sembako yang terdiri dari Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Kecap, dan Mie Instan. Bekerjasama dengan RT Kawasan Desa Taman Sari dan pengurus Panti Asuhan Yayasan An Nuur, paket ini segera didistribusikan bagi masyarakat kecil yang membutuhkan.
Senyum dan tangis penerima bantuan membuat kami terharu, betapa mereka sangat membutuhkan bantuan kita agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Mari kita berdoa bersama, agar wabah penyakit ini bisa segera hilang dari bumi pertiwi Indonesia khususnya, umumnya di seluruh dunia, agar kita semua bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasanya.
Semoga kita masih diberi kesempatan untuk bisa berbagi dan meringankan beban sesama. Aamiin
10/06/2021
Yayasan Mahapadma Parartha (MaPaFoundation) melangkah ke proyek pembangunan Rumah Baca selanjutnya. Kali ini pengurus bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan dan Yatim Piatu An Nuur, yang berlokasi di Kawasan Setu Bekasi Timur. Berangkat dari sebuah rumah kecil di depan asrama yatim piatu, yang terbengkalai dan tidak terselesaikan, para pengurus bahu membahu merubahnya menjadi sebuah Rumah Baca mungil, yang terasnya juga difungsikan untuk belajar mengaji tiap sore.
“Yayasan Mahapadma membantu menyediakan bahan bangunan, serta ikut bergotong royong untuk menyelesaikan pembangunan rumah kecil, yang bisa kita fungsikan sebagai Rumah Baca”, cerita Juliani W. Luthan, Ketua Yayasan. “Sayang sekali kalau hanya jadi Gudang yang tidak terurus, sementara bangunan ini letaknya di depan asrama. Sungguh ideal bila kita fungsikan menjadi perpustakaan kecil buat Desa Tamansari ini”. Demikian lah, bangunan ini selesai, dicat, diberi penerangan, kipas angin, meja kursi, serta rak buku yang dilengkapi ratusan judul buku dengan berbagai tema menarik. Tidak lupa disiapkan meja pendek dan karpet, buat anak-anak “melantai” dan membaca.
‘Selain anak-anak yang tinggal di Rumah Yatim, sekitar sini juga banyak anak-anak TK dan SD yang antusias dengan hadirnya berbagai buku bacaan di Rumah Baca An Nuur. Mereka senang ngumpul dan membaca buku-buku yang diminati,” tutur Pak Gofur, Pembina Yayasan Yatim Piatu An Nuur. “Demikian juga anak-anak yang belajar di Taman Pendidikan Quran (TPA) yang diselenggarakan Yayasan An Nuur. Selesai belajar ngaji, mereka langsung melihat-lihat buku dan mengambil judul yang menarik perhatiannya, lalu duduk membaca di teras”, jelasnya. Rumah Baca An Nuur pun sudah beroperasi sejak Oktober 2019.
10/06/2021
Selain menyediakan Rumah Baca, Yayasan Mahapadma Parartha juga membantu pengurus An Nuur untuk memperbaiki atap dan teras asrama yang rusak. Cuaca dan hujan ekstrim yang melanda Kawasan Bekasi Setu, akhirnya merobohkan teras asrama laki-laki. Maklum, bangunan asrama Yayasan ini cukup berumur juga, sehingga membutuhkan perbaikan yang cukup signifikan, khususnya di bagian depan asrama.
Selanjutnya perbaikan juga dilaksanakan di sisi kiri asrama, yang merupakan Kawasan asrama perempuan. Atap terasnya juga mengalami kebocoran, dan kayu-kayunya pun sudah lapuk. Selesai memperbaiki teras asrama laki-laki, Yayasan Mapa lanjut membantu pengurus An Nuur untuk perbaikan atap selasar sisi kanan asrama.
“Alhamdulillaaah selesai renovasinya, teras bisa dipakai buat istirahat dan bercengkrama, yang lapuk-lapuk, sudah diperbaiki juga, jadi tidak mencelakakan anak-anak Panti. Rumah Baca sudah bisa berjalan dengan baik. Terima kasih Yayasan MaPa, atas sumbangannya ke Rumah Yatim kami. Semoga barokah” kata Pak Gofur sambil tersenyum
10/06/2021
Mapafoundation menggelar program lanjutan “Memupuk Literasi” dengan acara Baca Dongeng, Games & Quiz di Rumah Baca Istiqomah, yang diselenggarakan pada hari Jumat, 22 Februari 2019. Dengan audiens anak-anak yatim piatu Yayasan Istiqomah dan peserta belajar di TPA (Taman Pendidikan Qur’an), maka acara ini melibatkan p**a anak-anak yang tinggal di Kawasan sekitar Jatibening, sebanyak 40 an anak.
Setelah meresmikan fasilitas Rumah Baca Istiqomah ini, pengurus Mapafoundation ingin supaya semangat dan minat baca makin meningkat, dengan membawa anak-anak dalam dunia asyiknya membaca. Acara ini diharapkan dapat membuka wawasan, menambah pengetahuan serta menanamkan budi pekerti melalui pesan dan semangat untuk menjadi insan yang berkualitas dalam menyongsong masa depan.
Acara Baca Dongeng dikombinasi dengan quiz dan permainan, agar melatih rasa percaya diri anak-anak, berlatih menjadi pendengar yang baik, mampu menceritakan kembali dongeng yang telah didengarnya, dengan bahasanya sendiri.
Anak-anak terhibur dengan cerita yang dibawakan Kak Haryo, tentang budi pekerti dan bakti pada orang tua. Acara diselingi oleh canda, tawa dengan "si Dodi", boneka tangan, yang lucu. Dalam acara tanya jawab mereka juga belajar bersabar dan mendengarkan pertanyaan serta memberikan jawaban dengan seksama. Yang berani dan cepat tanggap dipersilakan maju dan menjawab pertanyaan, serta mendapatkan hadiah. Acara diakhiri dengan membaca doa dan surah Al Qur’an, ditutup oleh shalat Maghrib berjamaah.
10/06/2021
Sesuai dengan visi misinya, Yayasan Mahapadma Parartha (Mapafoundation) mempersiapkan sebuah Rumah Baca. Bekerjasama dengan Yayasan Yatim Piatu Istiqomah, disiapkan rumah baca, yang menyediakan fasilitas perpustakaan kecil, yang menyediakan buku-buku dalam berbagai minat, yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim di panti, dan terbuka p**a untuk pembaca anak-anak dan dewasa, di lingkungan sekitar.
Dalam perencanaan proyek pertama Mapafoundation ini, disaat yang bersamaan, Yayasan Istiqomah juga baru saja merenovasi ruangan-ruangan di lantai satu, yang sedianya dibikin untuk ruang belajar bersama. Mapafoundation meraih kesempatan dengan uluran kerjasama, untuk mengembangkan fasilitas baca di lingkungan tersebut. Ruang diisi dengan rak-rak buku yang kokoh, dilengkapi area baca yang nyaman dengan meja dan kursi, karpet, kipas angin, whiteboard dan juga computer desktop. Rumah Baca Istiqomah ini dibuka tanggal 29 Desember 2018, ditandai kenduri kecil untuk merayakannya, bersama anak yatim dan perwakilan karyawan Cakra International.
Sebagaimana diketahui, angka minat baca di Indonesia termasuk yang paling rendah di Asia. Akses terhadap bahan bacaan berkualitas juga masih sangat sedikit. Oleh karenanya Mapafoundation berupaya menggerakkan sumberdaya yang ada, dengan menyediakan akses bahan bacaan di Rumah Baca Istiqomah ini. Ruang Baca dibuka untuk umum, dan diharapkan dapat berkembang, bertambah koleksinya, guna memupuk minat baca, memperdalam pengetahuan, meningkatkan kreativitas serta upaya pengembangan diri.
Pengurus Mapafoundation mempersiapkan koleksi buku berkualitas yang beragam, mulai dari bacaan ensiklopedia social, sejarah dan ilmu alam, kamus, novel fiksi, dan susastra Indonesia, dongeng anak-anak Nusantara dan mancanegara, buku pengembangan diri, pengetahuan agama, budi pekerti serta ilmu-ilmu aplikatif. Buku telah dilengkapi dengan identitas dan kartu perpustakaan, yang mana harapannya bisa dikelola oleh anak-anak Yayasan Yatim Piatu yang bertugas sebagai pustakawan.
Ayoo… Mari membaca dan memupuk literasi, demi masa depan yang lebih baik dan jati diri yang lebih berkualitas.