Exalos Indonesia

Directions Website

Exalos Indonesia komunitas sosial yang bergerak di bidang edukasi dan rescue

Jadi penting sih pihak berwenang paham identifikasi.
19/09/2026

Jadi penting sih pihak berwenang paham identifikasi.

SMP Negeri 3 Larangan Brebes menggelar kegiatan edukasi penanganan ular bekerja sama dengan EXALOS INDONESIA Regional Br...
19/09/2026

SMP Negeri 3 Larangan Brebes menggelar kegiatan edukasi penanganan ular bekerja sama dengan EXALOS INDONESIA Regional Brebes sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi keberadaan ular di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai cara mengenali jenis-jenis ular, membedakan ular berbisa dan tidak berbisa, langkah-langkah yang tepat saat bertemu ular, serta tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi gigitan ular. Tim EXALOS Indonesia juga memberikan demonstrasi penanganan ular yang aman dengan menggunakan peralatan khusus, sehingga siswa dapat memahami pentingnya mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan penanganan secara sembarangan.

Melalui kegiatan edukatif ini, diharapkan seluruh siswa dan warga sekolah semakin sadar akan pentingnya hidup berdampingan dengan satwa liar secara bijak, serta mampu mengambil tindakan yang tepat dalam situasi darurat terkait keberadaan ular. Kegiatan berlangsung dengan antusias, interaktif, dan memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

19/09/2026

Cara Menghadapi Belitan Ular Sanca

Ular sanca adalah ular besar yang melumpuhkan mangsa dengan cara membelit. Saat menghadapi ular berukuran besar, keselamatan penolong harus menjadi prioritas utama.

A. Jangan menangani sanca besar sendiri
- Untuk ular sekitar 2 meter, idealnya penanganan dilakukan oleh minimal dua orang. Semakin besar ukuran ular, semakin banyak penolong yang diperlukan.
- Sebelum memegang ular, perkirakan ukuran tubuhnya dan sesuaikan jumlah penolong agar risiko terbelit dapat dikurangi.

B. Jika terlanjur terbelit
- Pertahankan kuda-kuda agar setidaknya satu kaki tetap bebas bergerak. Jika kedua kaki ikut terbelit, akan lebih sulit berpindah tempat utk mencari pertolongan.
- Lindungi leher sebagai prioritas utama, karena lilitan di area ini dapat mengganggu jalan napas dan aliran darah ke otak.
- Segera minta bantuan orang lain.
- Penolong sebaiknya mengurai lilitan mulai dari bagian ekor, lalu melepaskan lilitan sedikit demi sedikit ke arah kepala. Hindari menarik kepala ular secara paksa.

C. Jika ular menggigit sebelum membelit
- Jangan panik dan jangan menarik tangan atau anggota tubuh secara mendadak, karena gigi sanca berbentuk melengkung ke belakang sehingga tarikan keras dapat memperparah luka.
- Jika memungkinkan, minta orang lain membantu melepaskan gigitan dengan mendorong kepala ular ke arah gigitan terlebih dahulu untuk mengurangi kaitan giginya, kemudian membuka rahangnya secara hati-hati.
- beberapa case, menyemprot parfum, mengguyur dg air/memasukkan kedalam air bisa membantu membuat ular melepaskan gigitannya

D. Penanganan agar tdk terbelit
- Pastikan jumlah penolong sesuai dengan ukuran ular.
- Kendalikan tubuh ular dengan membagi titik pegangan agar kekuatannya tidak terpusat pada satu orang.
- injak secara pelan bagian tengah badan utk membagi kekuatan tubuh ular, Jika perlu mengendalikan dengan tindihan paha pada bagian tubuhnya, lakukan dengan tekanan yang terukur dan aman agar tidak melukai ular.
- Masukkan ular ke dalam karung atau wadah yang kuat, berukuran sesuai, lalu ikat dengan aman.

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

Warga Dusun Ngrombo, Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, dibuat geger dengan penemuan seekor ular sanca kembang (Malayo...
18/09/2026

Warga Dusun Ngrombo, Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, dibuat geger dengan penemuan seekor ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) berukuran jumbo di area barongan atau kebun bambu, saat warga sedang melakukan kegiatan bersih-bersih.

Ular tersebut ditemukan tidak jauh dari kawasan permukiman, sehingga sempat mengundang perhatian dan kewaspadaan warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Beruntung, penemuan ini segera ditangani oleh Irgi relawan EXALOS INDONESIA yang dengan segera datang saat di beri laporan sehingga tidak menimbulkan korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di area semak, kebun bambu, maupun lahan yang rimbun, karena dapat menjadi habitat satwa liar seperti ular sanca.

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 0896104044

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

18/09/2026

Penanganan sarang tawon Vespa affinis merupakan pekerjaan yang memerlukan kehati-hatian karena spesies ini dikenal memiliki perilaku defensif yang kuat. Keberhasilan evakuasi sarang sangat bergantung pada pemahaman terhadap perilaku tawon, terutama responsnya terhadap gangguan seperti getaran, gerakan mendadak, dan cahaya yang dapat memicu agresivitas koloni.
Secara umum, aktivitas Vespa affinis cenderung menurun pada malam hari sehingga periode ini sering dipilih untuk penanganan sarang. Namun, proses evakuasi tetap harus dilakukan dengan meminimalkan gangguan pada sarang serta menggunakan perlindungan diri yang memadai.
Dalam praktik pengendalian yang aman, akses keluar-masuk tawon dapat dikendalikan menggunakan metode yang sesuai, kemudian sarang dievakuasi dengan peralatan yang tepat. Penggunaan bahan seperti bensin dapat melumpuhkan tawon dan dapat dikendalikan. Untuk sarang berukuran besar atau yang berada di dekat permukiman, penanganan sebaiknya dilakukan oleh petugas yang memiliki perlengkapan dan prosedur keselamatan yang sesuai.
Dengan memahami karakteristik perilaku Vespa affinis dan menerapkan prosedur yang tepat, risiko sengatan dapat dikurangi sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih aman.

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

edukasi kepedulian terhadap ular sejak dini bagi anak-anakKegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis satwa ...
18/09/2026

edukasi kepedulian terhadap ular sejak dini bagi anak-anak
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis satwa liar kepada audiens di bawah umur sebagai bagian dari edukasi lingkungan. Anak-anak diajak untuk mencintai dan menghargai satwa liar sebagai bagian penting dari alam dan ekosistem.
Selain itu, anak-anak juga diajarkan untuk membiasakan hidup bersih dan rapi, serta memahami cara bersikap aman apabila melihat ular, yaitu tetap tenang, menjauh dari lokasi, dan segera melaporkannya kepada orang tua atau orang dewasa di sekitar.

Dokumentasi: kegiatan edukasi oleh EXALOS INDONESIA reg Klaten di salah satu TK di Klaten

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

Duh otran otran apa lagi ini. 😂😂Barangkali ada yg punya jawaban dan pengalaman???
18/09/2026

Duh otran otran apa lagi ini. 😂😂

Barangkali ada yg punya jawaban dan pengalaman???

17/09/2026

Kobra menyemprot venom sebagai pertahanan dengan menekan kelenjar venom melalui taring khusus.
Berikut pengetahuan mekanisme semburan ular kobra (spitting cobra), dampaknya pada manusia, dan cara penanganan pertama (first aid).

1.Mekanisme semburan ular kobra.
a. Ular kobra jenis tertentu (disebut spitting cobra) punya kemampuan menyemprotkan racun sebagai mekanisme pertahanan diri, bukan untuk berburu.
b. Cara kerjanya Memiliki taring khusus dengan lubang kecil di depan seperti nozzle. Saat merasa terancam, otot pada kelenjar venom berkontraksi dan mendorong venom keluar dengan tekanan tinggi.
c. Biasanya ular mengincar wajah dan mata karena bagian itu paling sensitif. Kepala sering digoyangkan kiri-kanan supaya peluang mengenai mata lebih besar.
d. Jarak semburan bisa mencapai sekitar 1–2 meter tergantung spesies atau ukuran .
e. Kobra tetap bisa menggigit dan menyuntikkan venom seperti ular berbisa lain.

2.Dampak semburan venom ular kobra pada manusia.
Efek tergantung lokasi paparan
a. pada mata
- Jika kena mata akan timbul Nyeri Hebat dan sensasi terbakar
- Mata merah, bengkak, berair
- Kerusakan kornea
- Penglihatan kabur
- Risiko kebutaan permanen jika terlambat ditangani
b. Jika kena kulit.
- Biasanya tidak berbahaya pada kulit utuh
- Bisa menyebabkan iritasi atau lepuh ringan hingga berat (dermonekrosis) bila masuk ke luka terbuka

3.Penanganan pertama (First Aid)
a. Jika racun kena mata
- Segera bilas mata dengan air bersih sebanyak mungkin.
- Tahan kelopak mata tetap terbuka saat dibilas.
- Lepas lensa kontak jika ada.
- Jangan menggosok mata.
- Segera pergi ke fasilitas kesehatan walaupun sudah membaik.
b. Jika kena kulit
- Cuci dengan air dan sabun
- Hindari menyentuh mata sebelum tangan bersih
- Segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk observasi dan penanganan lanjutan

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUE

17/09/2026

Dalam menangani ular, terlebih ular berbahaya seperti sanca kembang, seseorang butuh keterampilan, berani saja tidak cukup tanpa pengetahuan yang benar, video ini menunjukkan situasi berbahaya di mana seekor ular pembelit besar (seperti ular piton atau sanca) melilit leher manusia. Secara ilmiah, fatalitas pada kasus lilitan ular non-bisa di area leher disebabkan oleh mekanisme berikut:
​1. Penyumbatan Saluran Napas.
Lilitan kuat pada leher menekan tenggorokan, sehingga menghentikan aliran udara menuju paru-paru. Hal ini menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen) pada organ-organ vital secara cepat.
​2. Iskemik Otak (Oklusi Pembuluh Darah Leher).
Tekanan dari otot pembelit melumpuhkan dua pembuluh darah utama:
​Arteri karotis: Menyuplai darah kaya oksigen dari jantung ke otak.
​Vena jugularis: Mengalirkan darah balik dari otak ke jantung.
Penekanan pada kedua pembuluh darah ini menghentikan pasokan oksigen ke otak hanya dalam hitungan detik, yang memicu hilangnya kesadaran (pingsan) sangat cepat sebelum korban sempat melawan.
​3. Refleks Sinus Karotis (Gagal Jantung Imbas Tekanan).
Pada leher terdapat carotid sinus yang berfungsi memantau tekanan darah. Tekanan mekanis yang ekstrem dari lilitan ular dapat memicu refleks baroreseptor secara berlebihan, menyebabkan penurunan detak jantung (bradikardia) dan tekanan darah secara drastis (hipotensi), yang berujung pada henti jantung (cardiac arrest).
​4. Mekanisme Lilitan Responsif Ular
Ular pembelit (constrictor) memiliki sensor yang merespons detak jantung dan gerakan napas mangsanya. Setiap kali korban menghembuskan napas atau bergerak, ular akan memperketat lilitannya secara otomatis untuk mencegah ruang gerak kembali.
​Kombinasi dari hilangnya kesadaran dalam waktu singkat dan tekanan berlanjut pada leher membuat korban tidak mampu melepaskan diri tanpa bantuan alat atau orang lain.

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

Evakuasi Ular Hijau Ekor Merah di Cepu, Relawan EXALOS INDONESIA Amankan Satwa LiarBlora – Relawan EXALOS INDONESIA Regi...
17/09/2026

Evakuasi Ular Hijau Ekor Merah di Cepu, Relawan EXALOS INDONESIA Amankan Satwa Liar

Blora – Relawan EXALOS INDONESIA Regional Blora berhasil mengevakuasi seekor ular hijau ekor merah (Trimeresurus insularis) yang melintas di jalan wilayah Desa Megalrejo, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Evakuasi dilakukan setelah ular berbisa tersebut ditemukan berada di badan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar. Dengan menggunakan peralatan evakuasi yang sesuai, relawan berhasil mengamankan ular tanpa melukai satwa tersebut.

Setelah proses evakuasi selesai, ular kemudian dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman warga agar tetap dapat hidup di habitat yang lebih aman sekaligus meminimalkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar.

EXALOS INDONESIA mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani ular secara mandiri apabila menemukannya. Segera hubungi relawan atau petugas terkait agar proses penanganan dapat dilakukan dengan aman bagi manusia maupun satwa.

Layanan edukasi dan penanganan ular hubungi cp EXALOS INDONESIA 089610404414

EXALOS INDONESIA
NEVER STOP RESCUING

Address

Asrama Brigif Mekanis Raider 6 Kostrad
Sukoharjo
57554

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Exalos Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category