27/10/2026
Sumbawa Barat, 26 Oktober 2026. KABAR BUMI Sumbawa Barat mengikuti kegiatan Gelar Kasus untuk Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Penguatan Sistem Rujukan Kasus yang diselenggarakan oleh DP2KBP3A. Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Sosial, Rumah Sakit As-Syifa, Kementerian Agama (Kemenag), Unit PPA Polres Sumbawa Barat, organisasi Bale Para, Nasyiatul Aisyiyah, PKK Kabupaten, serta UPTD PPA DP2KBP3A.
Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi bagi berbagai instansi dan organisasi dalam memperkuat penanganan kasus KDRT serta membangun sistem rujukan yang lebih terintegrasi. Kolaborasi lintas sektor ini diperlukan agar korban memperoleh pendampingan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, sekaligus memastikan proses penanganan berjalan secara terarah.
Dalam forum tersebut, ketua KABAR BUMI Sumbawa Barat, Marni Sulastri, S.H.,menyampaikan masukan mengenai pentingnya pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan, termasuk pendamping kasus, paralegal, dan konselor. Selain itu, diperlukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja masing-masing pihak untuk mengidentifikasi kendala, memperbaiki kekurangan, serta meningkatkan kualitas layanan pendampingan.
KABAR BUMI Sumbawa Barat berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga layanan, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat sipil dalam menangani kasus KDRT. Penguatan koordinasi, pemahaman SOP, serta evaluasi berkelanjutan diharapkan mampu mewujudkan sistem rujukan yang lebih efektif dan memastikan perlindungan korban menjadi prioritas dalam setiap proses penanganan kasus.