Renungan untuk bersemangat dan berbuat:
Ketahuilah, ada beberapa hal yang paling indah dalam hidupmu, yaitu ketika engkau senantiasa berbuat untuk TUHANmu, ketika engkau sadar bukan Ibadah tujuanmu melainkan ALLAH sebagai TUHANmu, kenali DIA dan dekati DIA, itu tujuanmu...
Ketika ilmumu engkau jadikan bermanfaat bagi orang lain, ketika engkau merasakan perasaan orang-orang mendapat hidayah melalui tanganmu, ketika menjadi kunci pembuka bagi kebaikan orang lain, dan ketika engkau menggandeng tangan para yatim dan menolong para fakir. Sungguh, engkau akan merasakan kenikmatan yang tiada tara, melebihi semua kenikmatan yang pernah engkau rasakan.
Semasa di dunia ini mari gunakan apa-apa yang TUHANmu berikan kepadamu, sebagai mencapai tujuanmu, dengan mulailah mengenali-NYA untuk mendekati-NYA.
KBKAMSA
-Salam( syeikh alfan )
Yayasan Hakikat Dzikir As-Salam
Kami merupakan Yayasan Islam dengan program utama:1. Rumah Yatim As-Salam 2. Rumah As-Salam 3. Rumah Tahfidz As-Salam 4. Pesantren Spiritual As-Salam
Aktivitas Kami:
1. Rumah Yatim As-Salam. Sampai dengan saat ini (bulan Ramadhan 1433 H) anak yatim asuhan kami sudah 132 orang anak, terdiri dari Yatim, Yatim Piatu dan atau Duafa. Program kami menyantuni mereka secara keseluruhan kesejahteraannya.
2. Rumah As-Salam. Merupakan Rumah Sehat dan Bahagia. Tempat untuk Penyembuhan, Metafisik, Gaib, Imagineering, maupun Konsultasi. Adapun Penyembuhan
Assalamualaikum.Wr.Wb. Bapak/Ibu Yth.
Selama bulan suci Ramadhan, kegiatan Dzikir dan Penyembuhan Istiqomah oleh Majelis Dzikir As-Salam di Rumah As-Salam Tangerang dilaksanakan setiap hari Jumat bada Sholat Taraweh pukul 08.30 malam.
Terimakasih.
bantu sebarkan
Wassalam,
Pungki
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu mudah dan bisa kita lakukan...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu perintah ALLAH SWT dan Sunah Rasulullah SAW...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu membuatkan kita tertolong dan menjadikan kita hidup tenang dan bahagia...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu yang membuatkan orang yang sudah mati minta kepada ALLAH SWT untuk dihidupkan kembali (di dunia) walaupun sekejap saja...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu adalah Anak-Anak yang dimuliakan ALLAH SWT yang kapan saja bisa menimpa pada diri Anak-Anak kita jika ALLAH SWT menghendaki...
Mari kita mengajak diri kita dan sesiapa saja baik yang dekat dengan kita maupun yang baru dan belum kita kenal, mari kita lakukan penggalangan pengumpulan Infaq / Sedekah untuk SANTUNAN kepada 10.000 ANAK YATIM yang akan diberikan pada kegiatan Akbar:
"Dzikir, Berbuka Puasa dan Santunan kepada 10.000 Anak Yatim"
Yang In Shaa ALLAH akan dilaksanakan di ISTORA Gelora B**g Karno, Senayan - Jakarta pada tanggal 23 Ramadhan 1436 H / 10 Juli 2015 M.
Karena ALLAH SWT mari kita lakukan dan dapat ditransfer ke rekening bank tersebut di bawah ini yang kami tetapkan dan tunjuk sebagaimana rekening resmi untuk penerimaan Infaq / Sedekah:
1. Bank Mandiri KCP Cileungsi-Bogor.
Nomor Rekening : 129-000-625835-0
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan (Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
2. Bank BCA KCP Gading Serpong-Tangerang.
Nomor Rekening : 8830676989
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
3. Bank BNI, KCU Bumi Serpong Damai
Nomor Rekening : 0275414372
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam )
4. Bank BRI Unit Kelapa Dua, Bumi Serpong.
Nomor Rekening : 4860-01-002943-50-1
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam)
5. Bank CIMB Niaga Syariah KCP Pinangsia-Tangerang
Atas Nama : Yayasan Hakikat Dzikir As-Salam
(Kesemua tersebut di atas dalam kedudukannya berada di dalam Majelis Dzikir As-Salam, selaku Organized / Panitia Pelaksana bersama FMMB [Forum Masjid dan Mushola seBSD])
Hanya harapan dan balasan dari ALLAH SWT yang dapat kami berikan, dan ALLAH SWT pasti membalas keBaikan Infaq / Sedekah yang kita berikan dengan berlipat-lipat ganda baik di dunia ini dan kelak di alam barzakh dan akhirat. Terimakasih.
Mohon Bantu Sebarkan.
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu mudah dan bisa kita lakukan...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu perintah ALLAH SWT dan Sunah Rasulullah SAW...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu membuatkan kita tertolong dan menjadikan kita hidup tenang dan bahagia...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu yang membuatkan orang yang sudah mati minta kepada ALLAH SWT untuk dihidupkan kembali (di dunia) walaupun sekejap saja...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu adalah Anak-Anak yang dimuliakan ALLAH SWT yang kapan saja bisa menimpa pada diri Anak-Anak kita jika ALLAH SWT menghendaki...
Mari kita mengajak diri kita dan sesiapa saja baik yang dekat dengan kita maupun yang baru dan belum kita kenal, mari kita lakukan penggalangan pengumpulan Infaq / Sedekah untuk SANTUNAN kepada 10.000 ANAK YATIM yang akan diberikan pada kegiatan Akbar:
"Dzikir, Berbuka Puasa dan Santunan kepada 10.000 Anak Yatim"
Yang In Shaa ALLAH akan dilaksanakan di ISTORA Gelora B**g Karno, Senayan - Jakarta pada tanggal 23 Ramadhan 1436 H / 10 Juli 2015 M.
Karena ALLAH SWT mari kita lakukan dan dapat ditransfer ke rekening bank tersebut di bawah ini yang kami tetapkan dan tunjuk sebagaimana rekening resmi untuk penerimaan Infaq / Sedekah:
1. Bank Mandiri KCP Cileungsi-Bogor.
Nomor Rekening : 129-000-625835-0
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan (Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
2. Bank BCA KCP Gading Serpong-Tangerang.
Nomor Rekening : 8830676989
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
3. Bank BNI, KCU Bumi Serpong Damai
Nomor Rekening : 0275414372
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam )
4. Bank BRI Unit Kelapa Dua, Bumi Serpong.
Nomor Rekening : 4860-01-002943-50-1
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam)
5. Bank CIMB Niaga Syariah KCP Pinangsia-Tangerang
Atas Nama : Yayasan Hakikat Dzikir As-Salam
(Kesemua tersebut di atas dalam kedudukannya berada di dalam Majelis Dzikir As-Salam, selaku Organized / Panitia Pelaksana bersama FMMB [Forum Masjid dan Mushola seBSD])
Hanya harapan dan balasan dari ALLAH SWT yang dapat kami berikan, dan ALLAH SWT pasti membalas keBaikan Infaq / Sedekah yang kita berikan dengan berlipat-lipat ganda baik di dunia ini dan kelak di alam barzakh dan akhirat. Terimakasih.
Mohon Bantu Sebarkan.
MENGAPA? DO IT NOW! YES.......!!!
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu mudah dan bisa kita lakukan...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu perintah ALLAH SWT dan Sunah Rasulullah SAW...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu membuatkan kita tertolong dan menjadikan kita hidup tenang dan bahagia...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu yang membuatkan orang yang sudah mati minta kepada ALLAH SWT untuk dihidupkan kembali (di dunia) walaupun sekejap saja...
Mengapa kita tidak lakukan padahal itu adalah Anak-Anak yang dimuliakan ALLAH SWT yang kapan saja bisa menimpa pada diri Anak-Anak kita jika ALLAH SWT menghendaki...
Mari kita mengajak diri kita dan sesiapa saja baik yang dekat dengan kita maupun yang baru dan belum kita kenal, mari kita lakukan penggalangan pengumpulan Infaq / Sedekah untuk SANTUNAN kepada 10.000 ANAK YATIM yang akan diberikan pada kegiatan Akbar:
"Dzikir, Berbuka Puasa dan Santunan kepada 10.000 Anak Yatim"
Yang In Shaa ALLAH akan dilaksanakan di ISTORA Gelora B**g Karno, Senayan - Jakarta pada tanggal 23 Ramadhan 1436 H / 10 Juli 2015 M.
Karena ALLAH SWT mari kita lakukan dan dapat ditransfer ke rekening bank tersebut di bawah ini yang kami tetapkan dan tunjuk sebagaimana rekening resmi untuk penerimaan Infaq / Sedekah:
1. Bank Mandiri KCP Cileungsi-Bogor.
Nomor Rekening : 129-000-625835-0
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan (Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
2. Bank BCA KCP Gading Serpong-Tangerang.
Nomor Rekening : 8830676989
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam).
3. Bank BNI, KCU Bumi Serpong Damai
Nomor Rekening : 0275414372
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam )
4. Bank BRI Unit Kelapa Dua, Bumi Serpong.
Nomor Rekening : 4860-01-002943-50-1
Atas Nama : Ir. Muhammad Syahrum Alfan ( Pendiri/Pembina Rumah Yatim As-Salam)
5. Bank CIMB Niaga Syariah KCP Pinangsia-Tangerang
Atas Nama : Yayasan Hakikat Dzikir As-Salam
(Kesemua tersebut di atas dalam kedudukannya berada di dalam Majelis Dzikir As-Salam, selaku Organized / Panitia Pelaksana bersama FMMB [Forum Masjid dan Mushola seBSD])
Hanya harapan dan balasan dari ALLAH SWT yang dapat kami berikan, dan ALLAH SWT pasti membalas keBaikan Infaq / Sedekah yang kita berikan dengan berlipat-lipat ganda baik di dunia ini dan kelak di alam barzakh dan akhirat. Terimakasih.
09/06/2015
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Mari kita hadiri acara Dzikir dan Penyembuhan Masal di Sumatera Utara
Terimakasih.
Wassalam
Assalamu'alaikum Wr.Wb. kami dari Majelis Dzikir As-Salam mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara Dzikir dan Penyembuhan Insyaa ALLAH:
Waktu: Jumat tgl 1 Mei 2015
Pukul: 18.30 WIB (Sholat Isya berjamaah)
Tempat: Rumah As-Salam
Alamat: Jl. Kano Raya, Komplek Ruko Blok R21, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kelapa Dua, Kab Tangerang.
Di mohon kehadiran Bapak/Ibu dan teman2..
Terimakasih.
Wassalam,
Pungki
Musyawarah Para Burung
Dikisahkan, segala
burung di dunia,
yang dikenal atau
tidak dikenal, datang
berkumpul. Mereka
sama-sama
memiliki satu
pertanyaan,
siapakah raja mereka? Di antara
mereka ada yang berkata, “Rasanya
tak mungkin negeri dunia ini tidak
memiliki raja. Maka rasanya mustahil
bila kerajaan burung-burung tanpa
penguasa! Jadi, kita semua memiliki
Raja, ya, Raja.”
Semua burung tertegun, seperti ada
keraguan yang mengawang-awang.
“Keadaan semacam ini tak bisa
dibiarkan terus menerus. Hidup kita
ini akan percuma bila sepanjang hayat
kita, kita tidak pernah mengetahui, dan
mengenal siapa Raja kita
sesungguhnya.”
Masing-masing dari mereka masih
berfikir dan terdiam. Lalu kembali ada
yang berteriak, “Lalu apa yang harus
kita lakukan?”
“Tentu saja
kita harus
berusaha
bersama-
sama mencari
seorang raja
untuk kita
semua; karena
tidak ada negeri yang memiliki
tatanan yang baik, tanpa seorang
raja.· Mereka pun mulai berkumpul
dan bersidang untuk memecahkan
persoalan. Burung Hudhud dengan
semangat dan penuh rasa percaya diri,
tampil ke depan dan menempatkan diri
di tengah majelis burung-burung itu.
Di dadanya tampak perhiasan yang
melambangkan bahwa dia telah
memiliki pancaran ruhaniah yang
tinggi. Dan jambul di kepalanya tegak
berdiri mahkota yang melambangkan
keagungan dan kebenaran, dan dia
juga memiliki pengetahuan luas
tentang baik dan buruk.
Burung-burung sekalian, kata Hudhud,
kita mempunyai raja sejati, ia tinggal
jauh di balik gunung-gunung Qaf.
Ribuan daratan dan lautan terbentang
sepanjang perjalanan menuju
tempatnya. Namanya Simurgh. Aku
kenal raja itu dengan baik, tapi aku tak
bisa terbang sendiri menemuinya.
Bebaskan dirimu dari rasa malu,
sombong, dan ingkar. Dia pasti akan
melimpahkan cahaya bagi mereka
yang sanggup melepaskan belenggu
diri. Mereka yang demikian akan
bebas dari baik dan buruk, karena
berada di jalan kekasih-Nya.
Sesungguhnya Dia dekat dengan kita,
tapi kita jauh dari-Nya.
Dikisahkan, pada
suatu malam sang
Maharaja Simurgh
terbang di kegelapan
malam. Tiba-tiba
jatuhlah sehelai
bulunya yang
membuat geger
seluruh penduduk
bumi. Begitu mempesonanya bulu
Simurg hingga membuat tercengang
dan terheran-heran. Semua penduduk
gegap gempita ingin menyaksikan
keindahan dan keelokannya. Dan
dikatakan kepada mereka, “Andaikata
sehelai bulu tersebut tidak jatuh,
niscaya tidak akan ada makhluk yang
bernama burung di muka bumi ini.”
Kemudian burung Hudhud melanjutkan
pembicaraannya, bahwa untuk
menggapai istana Simurg mereka
harus bersatu, saling bekerja sama
dan tidak boleh saling mendahului.
Setelah mendengar cerita yang
disampaikan oleh burung Hudhud,
semua burung-burung bersemangat
ingin sekali secepatnya pergi
menghadap sang Maharaja Simurg.
Namun, burung Hudhud menambahkan,
bahwa perjalanan menuju istana
Simurg tidak semudah yang
dibayangkan, melainkan harus
melewati ribuan rintangan dan
guncangan dahsyat. Perjalanan juga
sarat dengan penderitaan, kepedihan
dan kesengsaraan.
“Apakah kalian sudah siap ?” kata
burung Hudhud, menguji keseriusan
mereka. Setelah mereka
mendengarkan penjelasan bagaimana
s**a dukanya, pahit getirnya
perjalanan menuju istana Simurg,
ternyata semangat sebagian burung
menjadi pudar dan turun.
Namun, di
antara
burung-
burung,
ada
seekor
burung
Kenari
yang memberanikan diri
menyampaikan pendapatnya, “Aku
adalah Imamul Asyiqin, imamnya
orang-orang yang asyik dan rindu.
Aku sangat keberatan untuk ikut
berangkat, bagaimana nanti orang-
orang rindu dengan kemerduan
kicauanku bila aku harus
meninggalkan mereka. Bagaimana
mungkin aku dapat berpisah dari
kembang-kembang mekarku ?”
demikian alasan burung Kenari.
Selanjutnya, burung Merak berkata,
“Dulu aku hidup di syurga bersama
Adam, lantas aku diusir dari syurga,
rasanya aku ingin kembali ke tempat
tinggalku lagi. Karena itu, aku tidak
mau ikut dalam rombongan.”
Kemudian disusul oleh Itik, “Aku
sudah biasa hidup dalam kesucian,
dan aku juga terbiasa berenang di
tempat yang kering kerontang. Aku
tidak mungkin hidup tanpa air,” kilah
Itik.
Begitu juga burung Garuda, “Saya
sudah biasa hidup senang di gunung,
bagaimana mungkin aku sanggup
meninggalkan tempatku yang
menyenangkan”, alasan Garuda.
Kemudian disusul burung Gelatik,
“Aku hanya seekor burung kecil, dan
lemah, takkan mungkin sanggup ikut
mengembara sejauh itu,” kata burung
Gelatik.
Lantas burung Elang ikut menyahut,
“Semua orang sudah tahu
kedudukanku yang tinggi ini, maka
tidak mungkin aku meninggalkan
tempat dan kedudukan yang mulia ini,
” kata burung Elang.
Burung Hudhud sebagai pemimpin
sangat bijak dan sabar mendengar
semua keluhan dan alasan burung-
burung yang enggan berangkat.
Namun demikian, burung Hudhud tetap
bersemangat memberikan dorongan
dan motivasi kepada mereka. “Kenapa
kalian harus berberlindung di balik
dalil-dalil nafsumu, sehingga
semangatmu yang sudah membara
menjadi padam? Padahal kalian tahu
bahwa perjalanan menuju istana
Simurgh adalah perjalanan suci,
kenapa harus takut dan bimbang
dengan prasangka yang ada pada
dirimu?” ucap Hudhud.
Kemudian ada seekor burung menyela,
“Dengan cara apa kita bisa sampai ke
tempat Maharaja Simurgh yang jauh
dan sulit itu? “Dengan bekal himmah
(semangat) yang tinggi, kemauan yang
kuat, dan tabah menghadapi segala
cobaan dan rintangan. Bagi orang yang
rindu, seperti apapun cobaan akan
dihadapi, dan seberapa pun rintangan
akan dilewati. Perlu diketahui bahwa
Maharaja Simurg sudah jelas dan
dekat, laksana matahari dengan
cahayanya,” jawab Hudhud
meyakinkan. Sabarlah,
bertawakkallah, karena bila kalian
telah sanggup menempuh perjalanan
itu, kalian akan tetap berada dalam
jalan yang benar,·demikian lanjut
Hudhud.
Setelah itu, bangkitlah semangat
burung-burung seolah-olah baru saja
mendapatkan kekuatan baru untuk
terus melangkah menuju istana
Simurg. Akhirnya, burung-burung
yang berjumlah ribuan sepakat untuk
berangkat bersama-sama tanpa
satupun yang tertinggal.
Perjalanan panjang telah dimulai,
perbekalan telah disiapkan. Burung
Hudhud yang didaulat menjadi
pemimpin mereka telah mengatur
persiapan, dengan membagi
rombongan menjadi beberapa
kelompok. Setelah perjalanan cukup
lama menembus lorong-lorong waktu,
kegelisahan mulai datang menimpa
mereka. “Mengapa perjalanan sudah
lama dan jauh, kok tidak sampai-
sampai?” guman mereka di dalam hati.
Mulailah mereka dihinggapi rasa
malas karena menganggap perjalanan
terlalu lama, mereka bosan karena
tidak lekas sampai. Perasaan mereka
diliputi keraguan dan kebimbangan.
Kemudian sebagian burung ada yang
memutuskan untuk tidak melanjutkan
perjalanan.
Namun burung-burung lain yang
masih memiliki stamina kuat dan
himmah yang tinggi tidak
menghiraukan penderitaan yang
mereka alami, dan melanjutkan
perjalanan yang maha panjang itu.
Tiba-tiba rintangan datang kembali,
terpaan angin yang sangat kencang
menerpa mereka sehingga membuat
bulu-bulu indah yang dibanggakan
berguguran. Kegagahan burung-
burung perkasa pun mulai pudar.
Kedudukan dan pangkat yang tinggi
sudah tidak terpikirkan. Berbagai
macam penyakit mulai menyerang
mereka, kian lengkaplah penderitaan
yang dirasakan oleh para burung
tersebut. Badan mereka kurus kering,
penyakit datang silih berganti
membuat mereka makin tidak
berdaya. Semua atribut duniawi yang
dulu disandang dan dibanggakan,
sekarang tanggal tanpa sisa, yang ada
hanyalah totalitas kepasrahan dalam
ketidak berdayaan. Mereka hanyut
dalam samudera iradatullah dan
tenggelam dalam gelombang fana’.
Pada akhirnya Cuma sedikit dari
mereka yang benar-benar sampai ke
tempat yang teramat mulia dimana
Simurg membangun mahligainya. Dari
ribuan burung yang pergi, tinggal 30
ekor yang masih bertahan dan
akhirnya sampai di gerbang istana
Simurgh. Namun kondisi mereka
sangat memprihatinkan, tampak
gurat-gurat kelelahan di wajah
mereka. Bahkan bulu-bulu yang
menempel di tubuh mereka rontok tak
bersisa. Di sini terlihat, meski mereka
berasal dari latar belakang berbeda,
namun pada proses puncak
pencapaian spiritual adalah sama,
yaitu dalam kondisi telanjang bulat
dan lepas dari pakaian basyariyah.
Kemudian di depan gerbang istana
mereka beristirahat sejenak sambil
mengatur nafas. Tiba-tiba datang
penjaga istana menghampiri mereka,
“Apa tujuan kalian susah payah datang
ke istana Simurgh?” kata penjaga
istana. Serentak mereka menjawab,
“Saya datang untuk menghadap
Maharaja Simurg, berilah kami
kesempatan untuk bertemu
dengannya.”
Tanpa diduga, terdengar suara sayup-
sayup menyapa mereka dari dalam
istana, “Salaamun qaulam min rabbir
rahiim” sembari mempersilahkan
mereka masuk ke dalam. Lalu mereka
masuk secara bersama-sama.
Kemudian terbukalah kelambu hijab
satu demi satu yang berjumlah ribuan.
Mata mereka terbelalak memandang
keindahan yang amat mempesona,
keindahan yang tidak pernah
dibayangkan sebelumnya, keindahan
yang tidak bisa dilukiskan dengan
kata-kata.
Tatkala seluruh hijab tersingkap,
ternyata yang dijumpai adalah wujud
dirinya. Burung-burung pun saling
bertanya dan terkagum-kagum, “Lho
kok aku sudah ada disini?” begitu
guman mereka dalam hati. Seolah-
olah mereka berada di depan cermin
sehingga yang ada adalah wujud
dirinya. Maka datanglah suara lembut
menjawabnya, “Mahligai Simurgh
ibarat cermin, maka siapapun yang
sampai pada mahligai ini, tidak akan
melihat wujud selain wujud diri
sendiri. Perjumpaan ini di luar angan
dan pikirmu, dan juga tidak dapat
dilukiskan dengan kata-kata, namun
hanya dapat dirasakan dengan rasa.
Karena itu, engkau harus keluar dari
dalam dirimu sehingga engkau
menjadi sosok pribadi Insan Kamil.”
Akhirnya, mereka memahami hakikat
dirinya, setelah melewati tahapan
fana’ billah hingga mencapai puncak
baqa’ billah. Maka hilanglah sifat-
sifat kehambaan dan kekal dalam
ketuhanan.
09/08/2014
Anak-anak Yatim asuhan Rumah Yatim As-Salam berpose di Kidzania, Jakarta memenuhi undangan ber-edutaintment dari Kidzania Indonesia
04/04/2014
HADIRILAH !!! ISTIGHOSAH, PENYEMBUHAN MASAL GRATIS, SANTUNAN ANAK YATIM & KONSER RELIGI JAMICA !!! Bersama Majelis Dzikir As-Salam, Para Alim Ulama Muda, Pimpinan Ormas, Aparatur Pemerintah, Blackcoffe, Waitting For Tomorrow, Blackutak Reggae, MKS Dll.
Ahad, 6 April 2014, Jam : 08.00 s/d 16.00,
Tempat: Majlis El Bahroin ( Kp. Dadap. Rt. 05/03, Kel. Rawabuntu, Kec. Serpong, Kota. Tangsel, Banten.
Tema :" NARKOBA & MIRAS BUKAN SAHABAT KITA"... Sebarkan...
( Al Faqir Doni Sambrun ) Pimpinan Majlis Ta'lim & Sholawat Majma'ul Bahroin...
NB : Di Wajibkan Berpakain Muslim/Muslimah...
Khusus Penyembuhan Masal: Diwajibkan hadir pukul 8.00 WIB
Link Penyembuhan Masal oleh Majelis Dzikir As-Salam di Tangerang 9 Juni 2012
http://s2360.vuclip.com/12/41/1241d8fb6c4388cff0ede21e2774c4e3/ba123207/Dzikirdan_1241_w_1.3gp?c=724769397&u=4653224682&s=BRQcxn&frm=w&z=1207
HADIRILAH !!! ISTIGHOSAH, PENYEMBUHAN MASAL GRATIS, SANTUNAN ANAK YATIM & KONSER RELIGI JAMICA !!! Bersama Majelis Dzikir As-Salam, Para Alim Ulama Muda, Pimpinan Ormas, Aparatur Pemerintah, Blackcoffe, Waitting For Tomorrow, Blackutak Reggae, MKS Dll.
Ahad, 6 April 2014, Jam : 08.00 s/d 16.00,
Tempat: Majlis El Bahroin ( Kp. Dadap. Rt. 05/03, Kel. Rawabuntu, Kec. Serpong, Kota. Tangsel, Banten.
Tema :" NARKOBA & MIRAS BUKAN SAHABAT KITA"... Sebarkan...
( Al Faqir Doni Sambrun ) Pimpinan Majlis Ta'lim & Sholawat Majma'ul Bahroin...
NB : Di Wajibkan Berpakain Muslim/Muslimah...
Khusus Penyembuhan Masal: Diwajibkan hadir pukul 8.00 WIB
Link Penyembuhan Masal oleh Majelis Dzikir As-Salam di Tangerang 9 Juni 2012
http://s2360.vuclip.com/12/41/1241d8fb6c4388cff0ede21e2774c4e3/ba123207/Dzikirdan_1241_w_1.3gp?c=724769397&u=4653224682&s=BRQcxn&frm=w&z=1207
http://s2360.vuclip.com/12/41/1241d8fb6c4388cff0ede21e2774c4e3/ba123207/Dzikirdan_1241_w_1.3gp?c=724
22/02/2014
Dzikir dan Penyembuhan Masal oleh Majelis Dzikir As-Salam Dzikir dan Penyembuhan masal ini berlangsung di Tangerang tanggal 9 Juni 2012. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kirim email ke Yayasan Hakikat Dzikir As...
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Kano Raya, Komplek Ruko Blok R21, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
Tangerang
15831
