Kecamatan serpong kota Tangsel

Kecamatan serpong kota Tangsel

Share

SIAP MELAYANI MASYARAKAT SERPONG KOTA TANGERANG SELATAN

LOMBA DOKTER CILIK UKS SERPONG 01/05/2013

LOMBA DOKTER CILIK UNIT KESEHATAN SEKOLAH

24/04/2013

sosialisasi mencegah kebakaran dan prilaku api pada dinas pemadam kebakaran kota Tangsel.
di Kecamatan Sepong, rabu, 24 April 2013

PHOTO KEGIATAN KEC. SERPONG 16/04/2013
apel pagi rutin kec. serpong Tangsel 16/04/2013
GEDUNG BARU KEC. SERPONG 08/04/2013
Photos 08/04/2013

GEDUNG BARU KEC. SERPONG

FOTO KEGIATAN KEC. SERPONG 04/04/2013
PINDAHAN KEC. SERPONG 04/04/2013
SOSIALISASI KEBIJAKAN PERSAMPAHAN KEC. SERPONG 04/04/2013
Photos 01/04/2013

Pancasila seharusnya menjadi karakter negara yang terekspresi pada tiga wilayah kekuasaan yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

"Karakter Pancasila itu menjadi lebih sempurna jika didukung oleh moral penyelenggara negara maupun warga negaranya yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang harus mengatur moral dan sikap negara.

"Jadi, yang primer adalah Pancasila harus tercermin dalam karakter negara. Karena itu, segala upaya yang terkait dengan pengamalan Pancasila harus terfokus pada upaya membenahi kembali karakter negara,".

bangsa Indonesia sesungguhnya gagal memahami Pancasila sebagai ideologi negara.

Selama ini bangsa Indonesia memposisikan Pancasila sebagai sesuatu yang berbahaya, terancam, dan hanya sebagai slogan.

Padahal, Pancasila sebagai ideologi negara merupakan cita-cita cita-cita dari pendiri negara Indonesia.

"Kalau Pancasila hanya menjadi slogan, berarti kita gagal memahami Pancasila sebagai ideologi,"

Demikian p**a dalam tataran praktis, Pancasila belum diterapkan secara layak dan lebih cenderung sebagai korban.

Contohnya konkret gagalnya Pancasila sebagai ideologi negara, yakni tumbuhnya radikalisme serta seringnya muncul kekerasan di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, para elite politik juga banyak yang belum memahami bahwa berpolitik itu adalah bagian dari bernegara yang berarti mematuhi amanah konstitusi.

Dalam konteks ini, penyelenggara negara seharusnya melindungi warga negaranya agar tidak terjadi aksi kekerasan dan radikalisme.

"Tanpa kita sadari nilai-nilai Pancasila sudah bergeser di tengah bangsa Indonesia dengan tumbuhnya praktik liberalisasi," katanya.

Jika bangsa Indonesia memahami Pancasila, seharusnya bisa meredam gerakan liberalisasi yang saat ini mengarah kepada neo-liberalisme.

Photos 10/03/2013

kebangkitan kembali gm fkppi dgn gerakan sosial yang bermanfaat untuk masyarakat

Photos 24/01/2013

Anggota Tagana Harus Bisa Deteksi Tanda Bencana Lewat Alam
Senin, 12 November 2012 23:46 SERANG

[Ketua Tagana Banten, Andika Hazrumy (bbs)]

Ketua Tagana Banten, Andika Hazrumy (bbs)
Kabar6-Menjadi seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) kiranya tidak hanya cukup dengan sebatas bisa melakukan pertolongan pada masyarakat saja.

Melainkan juga dibutuhkan pengetahuan lebih dari itu. Relawan Tagana harus aktif dan tanggap terhadap berbagai bencana, guna memberikan pertolongan kepada warga yang menjadi korban.

Ketua Tagana Propinsi Banten, H Andika Hazrumy kepada kabar6.com mengatakan, bahwa standarnya seorang anggota Tagana harus memiliki kemampuan membaca kararter bencana.

"Anggota Tagana harus dapat melihat kemungkinan terjadinya banjir di suatu wilayah dengan segala gejala alamnya. Karena dari situlah Tagana bisa memetakan langkah-langkah apa saja yang di perlukan dalam penanggulangannya," ujar Andika.

Lebih jauh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini mengatakan, ada beberapa langkah prabencana yang biasa dilakukan Tagana. Misalnya pendeteksian dan antisipasi banjir.

"Kalau untuk mengantisipasi banjir, biasanya Tagana akan langsung menyiagakan personil, logistik, obat-obatan dan titik-titik yang akan menjadi lokasi pengungsian," ujar Andika lagi.

Selain itu, lanjut Andika, Tagana juga menyiapkan langkah-langkah pada saat bencana, seperti langkah evakuasi dan penanganan korban yang membutuhkan pertolongan.

"Tagana harus bisa memilah, kepada siapa perioritaskan pertolongan akan diberikan dan didahulukan. Lazimnya, proiritas bantuan akan diberikan kepada balita dan anak-anak, lansia, orang sakit dan perempuan," ujarnya.

Sedangkan hal lainnya adalah, langkah pasca bencana. Yaitu berupa perbaikan dan pembersihan lingkungan serta rumah warga yg terkena bencana. "Rehabilitasi mental korban bencana melalui program trauma healing," ujarnya

Want your business to be the top-listed Government Service in Tangerang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Tangerang