Prokopim Pemkab Trenggalek

Call Directions Website Contact the organization

Prokopim Pemkab Trenggalek Halaman Resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek

Halaman ini berisi terkait dengan segala dokumentasi maupun pemberitaan resmi dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek. Halaman dikelola oleh tim Dokumentasi dan Komunikasi Pimpinan (Dokpim) Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Penjabat Sekda Trenggalek Serahkan SK Penunjukan Edif Hayunan Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Agus Wiyo...
01/10/2026

Penjabat Sekda Trenggalek Serahkan SK Penunjukan Edif Hayunan Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Agus Wiyono Plt. Camat Bendungan

Penjabat (Pj) Sekda Trenggalek, ST. Triadi Admono menyerahkan SK penunjukan Edif Hayunan Siswanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Trenggalek, Kamis (1/10/2026).

Penyerahan SK penunjukan ini dilakukan Triadi dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Sekretariat Daerah Trenggalek. Dengan SK ini maka Edif Hayunan, Asisten Administrasi Umum Sekda Trenggalek itu mendapatkan tugas dan amanah tambahan sebagai Kadis Kearsipan dan Perpustakaan ini setelah posisi jabatan itu ditinggalkan Catur Dwi Prasetyo karena memasuki masa usia pensiun.

Selain Edif Hayunan, Triadi juga menyerahkan SK penunjukan Agus Wiyono, Camat Trenggalek sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bendungan yang juga ditinggalkan Camat sebelumnya karena memasuki usia pensiun.

Menyerahkan SK ini, Penjabat Sekda Trenggalek itu dalan peringatanHari Kesaktian Pancasila membenarkan bawasannya per tanggal 1 Oktober 2026, Edif Hayunan Siswanto dan Agus Wiyono mendapatkan tugas tambahan itu. "Betul per 1 Oktober kami menyerahkan SK pelaksana tugas. Pertama Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan satunya lagi Plt. Camat Bendungan. Kenapa demikian, karena Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan serta Camat Bendungan sudah purna tugas," katanya.

Ditambahkan oleh Triadi basic keduanya tidak perlu diragukan lagi. "Seperti Pak Edif inikan mampu membidangi bagaimana perpustakaan di era digital. Kemudian juga bagaimana bermedia sosial yang santun dan ini cendela dunia sebetulnya. Terus Pak Agus itu juga pernah bertugas di Kecammatan Bendungan. Jadi hal-hal demikian harus segera disikapi terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Dan tentunya harus segera berkomunikasi dengan berbagai stake holder diwilayah," tandasnya. (Prokopim TGX)

Jabatan Diperpanjang, Pj Sekda Trenggalek Akan Optimalkan Kejaran APBD di Sisa Waktu 3 Bulan ke DepanPer tanggal 1 Oktob...
01/10/2026

Jabatan Diperpanjang, Pj Sekda Trenggalek Akan Optimalkan Kejaran APBD di Sisa Waktu 3 Bulan ke Depan

Per tanggal 1 Oktober 2026 jabatan Pj Sekda Triadi Admono di Trenggalek resmi diperpanjang. Dengan perpanjangan penunjukannya sebagai penjabat Sekda di Trenggalek, ST. Triadi Admono akan mengoptimalkan kejaran APBD di sisa waktu 3 bulan kedepan. Hal ini disampaikan mantan Kasatpol PP dan Kebakaran Trenggalek saat memimpin langsung peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Setda Trenggalek, Kamis (1/10).

Menurutnya sampai dengan akhir tahun 2026, waktu efektif tinggal menyisakan 2 sampai 3 bulan saja. Triadi merasa perlu melakukan pengoptimalan ini salah satunya pengecekan terhadap infrastruktur yang tentunya ini menjadi harapan masyarakat.

Disinggung mengenai perpanjangan jabatannya sebagai Pj. Sekda Trenggalek, mantan Kabag Protokol itu menerangkan, "tentunya ini sebagai tugas yang kami emban. Sebagai amanah tentu kami harus bisa melaksanakan sebagaimana arahan pimpinan," ucap Triadi.

Kami juga harus bekerja, sambungnya menambahkan, "memaksimalkan sebagai dirigen para OPD. Serta memfasilitasi bagaimana mengkomunikasikan dengan para pemangku kepentingan yang lain," imbuhnya.

Ditanya langkah yang dilakukan 3 bulan kedepan, rentang waktu perpanjangan jabatan yang diemban, penjabat Sekda itu mengatakan, pihaknya akan berupaya mengoptimalkan program-program yang telah dipersiapkan mulai awal tahun 2026. "Sekarang tinggal waktu efektif 2-3 bulan. Tentunya harus kita lakukan pengoptimalan dan pengecekan, termasuk infrastruktur dan sebagainya. Karena ini skala prioritas yang saat ini betul-betul ingin dirasakan oleh masyarakat Trenggalek," tutupnya. (Prokopim TGX)

Kantor Sekretariat Daerah dan Beberapa OPD di Trenggalek Gelar Peringatan Hari Kesaktian PancasilaKantor Sekretariat Dae...
01/10/2026

Kantor Sekretariat Daerah dan Beberapa OPD di Trenggalek Gelar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah di Trenggalek, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, Kamis (1/10).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini digelar di halaman Kantor Sekretariat Daerah Trenggalek. Beberapa OPD yang bergabung dalam peringatan ini diantaranya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kecamatan Trenggalek dan Kecamatan Bendungan.

Dalam peringatan ini Penjabat Sekda Trenggalek, ST. Triadi Admono, membacakkan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Yang dimana isi dari ikrar ini adalah kesadaran dimana sejak Proklamasi 17 Agustus 1945, telah terjadi berbagai rongrongan terhadap NKRI akibat kelengahan terhadap upaya penumbangan Pancasila. Sementara itu melalui semangat kebersamaan berlandaskan Pancasila, bangsa Indonesia tetap mampu memperkokoh keutuhan negara.

Memimpin langsung peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Penjabat Sekda Trenggalek menyampaikan "hari ini peringatan Hari Kesaktian Pancasila, tepatnya tanggal 1 Oktober 2026. Untuk temanya Pancasila pemersatu bangsa menuju Indonesia yang berdaulat," katanya.

Masih menurut mantan Kasatpol PP dan Kebakaran itu, "ini sangat penting karena yang diserang itu ideologi bangsa. Pada waktu itu tahun 1965 dan para pahlawan nasional kita berupaya menegakkan. Dan inilah yang harus kita pertahankan," tandasnya.

Menghimbau kepada dirinya sendiri dan juga seluruh lapisan masyarakat, penjabat sekda itu mengajak untuk bisa mengamalkan Pancasila dimulai dari keluarga. Utamanya semangat gotong royong dimana dalam keluarga kita harus saling membantu. Sementara itu sampai saat ini yang dimiliki di Indonesia di banding negara lain itu adalah semangat gotong royongnya dan musyawarah mufakat. Dan ini menjadi ciri khas bangsa ini. (Prokopim TGX)

Wabup Syah Serahkan 66 SK Pensiun ASN di Trenggalek TMT 1 Oktober hingga 1 Desember 2026Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mo...
28/09/2026

Wabup Syah Serahkan 66 SK Pensiun ASN di Trenggalek TMT 1 Oktober hingga 1 Desember 2026

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menyerahkan 66 Surat Keputusan Pensiun bagi 66 ASN di lingkup Pemkab Trenggalek, di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Penyerahan SK Pensiun ini dilaksanakan pada saat pembekalan dan pemberian penghargaan purna tugas ASN Senin (28/9).

Sementara itu 66 orang ASN purna tugas itu meliputi 1 orang pejabat Eselon II atas nama Catur Budi Prasetyo Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Trenggalek. Kemudian 5 orang pejabat Eselon III, 4 orang pejabat Eselon IV, 46 orang jabatan fungsional dan 10 jabatan pelaksana. Kesemuanya purna tugas TMT 1 Oktober hingga 1 Desember 2026 nanti.

Menyerahkan SK Pensiun ini, Wabup Syah mewakili Bupati Trenggalek mengucapkan selamat kepada para ASN Trenggalek yang telah memasuki usia pensiun. "Selamat memasuki purna tugas, saya mohon jangan terputus komunikasi setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat," katanya dalam penyerahan SK Pensiun ini.

Wabup muda ini juga mengajak kepada para purna tugas ini untuk tetap bisa terus berkarya. Memberikan informasi, sumbangsih ide gagasan dan tukar pengalaman kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Menurutnya bisa saja ada ide gagasan yang belum tersampaikan karena hubungan hirarki selana masih menjadi ASN. Namun dalam posisi sebagai masyarakat diharapkan sumbangsih ide, gagasan, kritik dan saran ini bisa lebih leluasa disampaikan karena tidak ada sekat pembatas hubungan hirarki di pemerintahan. "Setelah ini anda lebih bebas berbicara, lebih bebas untuk berkreasi dan lebih bebas untuk bisa memberi manfaat yang lebih, terkhusus untuk Pemerintah Kabupaten Trenggalek," imbuhnya.

Terakhir Wabup Syah mendoakan kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas bisa memasuki masa itu dalam keadaan sehat dan bahagia. Memasuki Pensiun, maka akan ada banyak waktu lebih bersama keluarga. Terakhir Mas Syah mengucapkan "selamat memasuki memasuki hidup bahagia, masa indah yang nyaman dan bahagia bersama keluarga," tutupnya. (Prokopim TGX)

Mas Syah Lantik Mabigus Sekaligus Pengurus Gugus Depan 01.087 Pangkalan Sekolah Rakyat Terintegrasi 01 TrenggalekWakil B...
25/09/2026

Mas Syah Lantik Mabigus Sekaligus Pengurus Gugus Depan 01.087 Pangkalan Sekolah Rakyat Terintegrasi 01 Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara menghadiri peresmian dan pelantikan Majelis Pembimbing dan sekaligus Pengurus Gugus Depan 01.087 Pangkalan Sekolah Rakyat Terintegrasi 01 Trenggalek, jumat (25/09).

Peresmian dan pelantikan ini menandai berdirinya pangkalan baru Gugus Depan Gerakan Pramuka di Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Trenggalek itu. Dalam sambutannya, wakil kepala daerah yang juga menjabat Ketua Keartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Trenggalek itu berharap dengan terbentuknya pengurus gugus depan baru ini dapat membawa manfaat untuk peningkatan kualitas dan kuantitas Gerakan Pramuka yang ada di Kabupaten Trenggalek, khususnya di Sekolah Rakyat ini.

Lebih lanjut mas Wabup meminta melalui Kwarcab Trenggalek, mengajak Sekolah Rakyat untuk memperkuat kerjasama, sinergitas, kolaborasi serta komitmen guna menjadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan alam. Dimana dapat membantu membentuk generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin bangsa di masa depan, agar lebih mandiri dan dapat diandalkan.

“Setelah di resmikannya pengurus Gugus Depan 01.087 di Sekolah Rakyat ini, nantinya anggota pramuka di Gudep ini bisa aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kepramukaan yang ada. Baik di tingkat Kwartir Ranting maupun Kwartir Cabang terutama progres Pramuka Garuda,” pinta Mas Syah.

Pendidikan Pramuka pada dasarnya, sambung wakil kepala daerah di Trenggalek itu "adalah pendidikan non formal, dimana dalam system pendidikannya dilakukan di alam terbuka dalam bentuk kegiatan yang menarik, menantang, menyenangkan. Kemudian sehat, teratur dan terarah, agar terbentuk kepribadian dan watak yang berakhlak mulia,” imbuh Wabup Syah menambahkan.

Dengan begitu harapannya Kepramukaan diharapkan dapat meningkatkan kecerdasaan spiritual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, kecerdasan intelektual dan kekuatan fisik bagi anggotanya. "Untuk itu kami mendorong pembina Pramuka semakin aktif di gugus depannya untuk menanamkan karakter peserta didik," tandas Mas Syah. (Prokopim TGX)

Bupati Trenggalek Minta Ketahanan Pangan Mendukung Ketahanan IklimMembuka kegiatan Rencana Aksi Daerah (RAD) - Pangan da...
22/09/2026

Bupati Trenggalek Minta Ketahanan Pangan Mendukung Ketahanan Iklim

Membuka kegiatan Rencana Aksi Daerah (RAD) - Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal (PGBPSDL), Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin minta rencana ketahanan pangan yang akan dilakukan bisa mendukung ketahanan iklim yang ada.

Kepala daerah muda itu dalam rapat koordinasi bersama dengan Koalisi Pangan Lestari dan Stake Holder terkait, meminta perubahan paradikma dalam menciptakan ketahanan pangan daerah. Tidak lagi berfikir bagaimana cara memperkuat ketahanan pangan dengan tidak memikirkan keberlangsungan ekosistem lingkungan yang dimiliki.

Paradikma yang diinginkan bupati yang dipercaya menjadi Wakil Ketua APKASI itu, bagaimana ketahanan pangan yang akan dibangun nanti tidak merusak ekosistem yang ada. Menurutnya kadang demi mencapai dan memenuhi ketahanan pangan karena perubahan iklim ekstrim atau bencana alam, kadang kita menghalalkan segala cara bagaimana pangan yang ditargetkan itu bisa dicapai.

Dicontohkan Mas Ipin, "sudah tahu Trenggalek itu merupakan Kawasan Karst, kantong atau spons raksasa penyimpan cadangan air, daerah daerah yang seharunya menjadi resapan air dibuka untuk ditanami jagung. Memang ketahanan pangannya terpenuhi tapi untuk memenuhi kebutuhan air kita harus beli karena airnya habis daerah yang seharusnya menjadi resapan air, kering tidak mampu menjadi kantung kantung air," kata kepala daerah di Pesisir Selatan ini, Selasa (22/9/2026).

Masih menurut Bupati Trenggalek itu, "kita tahu bawasannya kita memiliki ancaman Mega Trust, tapi di tepi pantai kita justru membuat tambak udang seluas luasnya dan membabat habis hutan Mangrove. Padahal Mangrove ini berfungsi sebagai pagar hijau yang melindungi pantai kita dari ancaman bencana ini dan juga abrasi pantai. Memang sumber proteinnya terpenuhi, keberlangsungan alamnya yang rusak," lanjut Mas Ipin di Aula Kantor Dinas PUPR Trenggalek.

Pesan tegas bupati muda itu, "boleh produksi pangan sebanyak banyaknya tapi tidak boleh menjadikan ancaman keberlangsungan alam ke depan," tegasnya.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan protein, kita bisa menanam mangrove dalam kolam, kemudian memelihara ikan, udang atau kepiting didalamnya. Kemudian memilih tanaman-tanaman pangan yang bisa tumbuh dan hidup di bawah tegakan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat.

Banyak ide dan gagasan yang disampaikan oleh Bupati Trenggalek itu untuk bisanya mengajak seluruh stake holder terkait dengan komitmen rencana aksi daerah mengenai pangan, memiliki pemahaman dan paradigma yang sama dalam menjaga keseimbangan alam. Tujuannya jelas seperti yang dikehendakinya bagaimana ketahanan pangan yang ingin dibangun nanti bisa mendukung ketahanan iklim. (Prokopim TGX)

Pembukaan FJTT ke-30  Novita Hardini : Jaranan Bukan Sekedar Sebuah PertunjukanMemiliki peran dan andil besar masuknya F...
21/09/2026

Pembukaan FJTT ke-30 Novita Hardini : Jaranan Bukan Sekedar Sebuah Pertunjukan

Memiliki peran dan andil besar masuknya Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara tahun 2026, Novita Hardini, SE., ME., anggota DPR-RI Dapil VII Jatim, menyebut jaranan bukan sekedar sebuah pertunjukan saja. Menurutnya dalam semua geraknya ada sebuah cerita, di dalam setiap iramanya ada perjalanan dan di dalam setiap pertunjukannya ada semangat masyarakat untuk menjaga warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

30 tahun bukanlah perjalanan yang pendek. Di Trenggalek tarian jaranan dengan berbagai jenisnya tidak menjadi ajang untuk dibanding-bandingkan satu sama lain, melainkan justru dirajut dalam suatu wadah festival yang kini telah berusia 30 tahun. Tujuannya utamanya selain menjadi wadah bagi pelaku kesenian dan budaya ini berekspresi, tentu untuk menjaga warisan budaya pendahulu ini bisa tetap lestari.

Kini festival jaranan yang telah dilestarikan selama 30 tahun itu telah bagian Kharisma Event Nusantara yang merupakan program strategis nasional dari Kementerian Pariwisata. Dengan masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) maka Festival Jaranan Trenggalek Terbuka akan mendapatkan dukungan promosi nasional dan internasional yang luas. Harapannya tentu peningkatan kunjungan wisatawan, serta dorongan perputaran ekonomi lokal.

Dalam Pembukaan FJTT ke-30, anggota Komisi VII DPR-RI itu mengapresiasi terselenggaranya Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 tahun 2026. Menurutnya ini tahun pertama FJTT masuk dalam KEN 2026 yang itu merupakan perjuangan besar seluruh budayawan dan pelaku-pelaku seni jaranan di Trenggalek yang dirangkum melalui jaring aspirasinya.

Novita percaya Trenggalek memiliki potensi budaya yang sangat besar. Kembali ditegaskan olehnya, festival jaranan tidak hanya tentang siapa yang tampil dan siapa yang akan menjadi juara, tapi lebih dari itu festival ini menunjukkan tentang kebersamaan, persaudaraan, pertemuan dan juga tentang filosofi nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi melalui gerak tari yang ada.

"Untuk seniman dan seluruh pelaku seni jaranan yang hadir dan yang berpartisipasi saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya karena menjaga tradisi ini tetap hidup," ucap Master of Economic UINSATU itu dalam Pembukaan FJTT ke-30, Minggu (20/9/2026).

Melanjutkan pesannya, Novita Hardini menambahkan, "kepada pemerintah kabupaten Trenggalek mari kita jadikan jaranan sebagai kebanggaan bersama. Mari kita rawat budayanya, kita dukung para senimannya dan kita beri ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk meneruskannya. Selamat datang di Trenggalek, dukung Trenggalek untuk siap menjadi rumah jaranan dunia," tukasnya.

Sementara itu Asisten Deputi Strategi Event, Kementrian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno yang turut hadir dalam pembukaan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka menambahkan "masuknya FJTT ke-30 dalam KEN merupakan pengakuan dari konsistensi yang telah dibangun cukup panjang selama 30 tahun," imbuhnya.

Kami melihat ini posisi yang strategis karena bagi Kementrian Pariwisata, FJTT merupakan contoh event berbasis budaya yang menjadi alasan orang datang sekarang. Event itu menjadi salah satu penggerak dan daya tarik wisata yang berbeda destinasi dan budaya. Semua negara punya destinasi semua negara mempunyai budaya, akan tetapi event wisata, event budaya itu diselenggarakan hari ini orang datang hari ini.

"Event berbasis budaya ini menjadi alasan orang datang sekarang bukan di musim liburan. Dan jaranan ini memberi Trenggalek indentitas yang khas dan unik. Dan ini tidak mudah ditiru destinasi lain," tandas Asisten Deputi Strategi Event, Kementrian Pariwisata itu. (Prokopim TGX)

Perdana Masuk  Kharisma Event Nusantara (KEN), Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 Resmi DibukaR...
20/09/2026

Perdana Masuk Kharisma Event Nusantara (KEN), Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 Resmi Dibuka

Ribuan penonton padati Alun-alun Trenggalek, Minggu (20/9/2026). Tujuan mereka untuk melihat pembukaan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026. Sedikit berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini festival Jaranan kebanggaan masyarakat Trenggalek itu masuk menjadi bagian Kharisma Event Nusantara (KEN).

Dengan masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) maka Festival Jaranan Trenggalek Terbuka akan mendapatkan dukungan promosi nasional dan internasional yang luas. Harapannya tentu peningkatan kunjungan wisatawan, serta dorongan perputaran ekonomi lokal.

Sedikit lebih lama, gelaran FJTT ke-30 akan berlangsung selama 7 hari, sejak Minggu (20/9) hingga Sabtu (26/9) nanti. Sementara itu untuk festivalnya sendiri terbagi kedalam beberapa kategori. Pertama Kategori Turonggo Yakso bocah dengan jumlah 17 peserta. Kemudian Kategori Turonggo Yakso Remaja dengan jumlah 17 peserta. Kemudian Kategori Turonggo Yakso SLTA dan Umum sebanyak 9 peserta. Kemudian yang terakhir kategori Non Yakso SLTA dan Umum sebanyak 15 peserta.

Memperjuangkan FJTT masuk kedalam Kharisma Event Nusantara 2026 melalui program aspirasinya, Novita Hardini, SE., ME., anggota DPR-RI Dapil VII Jatim mengapresiasi terselenggaranya Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 tahun 2026. Menurutnya ini tahun pertama FJTT masuk dalam KEN 2026 dan program ini merupakan perjuangan besar seluruh budayawan dan pelaku-pelaku seni jaranan yang dirangkum melalui jaring aspirasi Program DPR-RI di Komisi VII yang bermitra dengan Kementerian Pariwisata.

Masih menurut anggota Komisi VII DPR RI itu, "jaranan bukan sekedar sebuah pertunjukan. Di dalam semua geraknya ada sebuah cerita, di dalam setiap iramanya ada perjalanan dan di dalam setiap pertunjukannya ada semangat masyarakat untuk menjaga warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi," ucapnya.

Novita percaya Trenggalek memiliki potensi budaya yang sangat besar. Festival jaranan menurutnya tidak hanya tentang siapa yang tampil dan siapa yang akan menjadi juara, tapi lebih dari itu festival ini menunjukkan tentang kebersamaan, persaudaraan, pertemuan dan juga tentang filosofi nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi melalui gerak tari yang ada.

"Untuk seniman dan seluruh pelaku seni jaranan yang hadir dan yang berpartisipasi saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya karena menjaga tradisi ini tetap hidup. Kepada pemerintah kabupaten Trenggalek mari kita jadikan jaranan sebagai kebanggaan bersama. Mari kita rawat budayanya, kita dukung para senimannya dan kita beri ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk meneruskannya. Selamat datang di Trenggalek, dukung Trenggalek untuk siap menjadi rumah jaranan dunia," ajak Novita Hardini dalam pembukaan FJTT ke-30 ini.

Sementara itu Penjabat Sekda Trenggalek, ST. Triadi Admono, yang hadir mewakili Bupati Trenggalek dalam pembukaan FJTT ke-30, menegaskan bawasannya 30 tahun itu merupakan waktu yang panjang. Banyak seni tari jaranan tidak hanya Turonggo Yakso sebagai ciri khas jaranan di Kabupaten Trenggalek, kemudian ada Centerewr, Pegon dan tarian jaranan lainnya. Di FJTT, berbagai seni tari jaranan ini tidak dibanding bandingkan satu sama lain, melainkan justru sebagai suatu keberagaman yang pantas untuk dipelihara dan dilestarikan.

"ini merupakan suatu kebanggan bagi Kabupaten Trenggalek karena tidak mudah untuk menyelenggarakan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka selama 30 tahun. Ini budaya yang harus kita jaga," tegasnya.

Kemudian Asisten Deputi Strategi Event, Kementrian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno yang hadir dalam pembukaan FJTT menambahkan, "masuknya FJTT ke-30 dalam KEN merupakan pengakuan dari konsistensi yang telah dibangun cukup panjang selama 30 tahun," katanya.

Kami melihat ini posisi yang strategis karena bagi Kementrian Pariwisata, FJTT merupakan contoh event berbasis budaya yang menjadi alasan orang datang sekarang. Event itu menjadi salah satu penggerak dan daya tarik wisata yang berbeda destinasi dan budaya. Semua negara punya destinasi semua negara mempunyai budaya, akan tetapi event wisata, event budaya itu diselenggarakan hari ini orang datang hari ini.

"September dan Oktober itu musim Low Season bagi pariwisata. Tapi karena ada event ini orang datang. Even FJTT ini menarik wisatawan dan pergerakan wisatawan mancanegara kedepannya. Event berbasis budaya ini menjadi alasan orang datang sekarang bukan di musim liburan. Dan jaranan ini memberi Trenggalek indentitas yang khas dan unik. Dan ini tidak mudah ditiru destinasi lain," tandasnya.

Sementara itu Reza Jaya atau erat disapa Joyo, Ketua penyelenggara FJTT ke-30 tahun 2026, mengatakan festival jaranan yang digelar bukan sekedar pertunjukan, melainkan ruang untuk bertemu, ruang untuk belajar sekaligus sharing dalam merawat ingatan dan jati diri dari budaya yang ada. Harapan kami, kata Joyo dalam pembukaan festival ini "bagaimana seni jaranan di Kabupaten Trenggalek dapat terus berkembang, naik kelas dan memiliki ruang yang semakin luas lagi. Kami berharap kesenian ini bisa terus hidup, terus berkembang dan terus lestari," tandasnya.

Dalam even ini panitia penyelenggara FJTT ke-30, tidak hanya menggelar festival lomba tari jaranan saja, melainkan beberapa kegiatan lain seperti kegiatan pra event yang dimana ada kegiatan Samboja (Sambang Bolo Jaranan) yang ditujukan untuk ajang silaturrahmi, dikusi, berlati dan sharing bersama dengan kelompok-kelompok jaranan yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Kemudian ular-ular bersama pendahulu penyelenggara FJTT. Mendengarkan petuah cerita perjalanan FJTT yang telah berjalan dan bertahan selama 30 tahun. (Prokopim TGX)

Wabup Syah Pimpin Ulang Janji Tri Satya dan Dwi Darma Jelang Apel Besar Hari Pramuka di Trenggalek Wakil Bupati Trenggal...
13/09/2026

Wabup Syah Pimpin Ulang Janji Tri Satya dan Dwi Darma Jelang Apel Besar Hari Pramuka di Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek memimpin ulang janji Tri Satya di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (13/9/2026). Ulang janji Tri Satya ini digelar dalam rangka menjelang apel besar Hari Pramuka di Kabupaten yang rencananya digelar di Alun-Alun Trenggalek pada Senin pagi (14/9/2026) besok.

Seyogyanya peringatan Hari Pramuka jatuh pada tanggal 14 Agustus, namun pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka di Trenggalek baru bisa dilaksanakan pada 14 September 2026. Sementara itu ulang janji Pramuka sendiri merupakan tradisi sakral atau upacara refleksi dan pengucapan kembali janji (Tri Satya atau Dwi Satya) yang diadakan setiap tahun untuk menguatkan komitmen pengabdian anggota. Ini merupakan kesempatan bagi anggota Pramuka untuk mengevaluasikan diri, bagaimana dengan pengabdiannya terhadap Pramuka, maupun masyarakat secara keseluruhan.

Dalam pelaksanaan Ulang Janji Tri Satya dan Dwi Darma ini Mas Syah mengapresiasi kepada Kwarcab Trenggalek yang kembali mendapatkan penghargaan 6 tahun berturut-turut sebagai penyelenggara Perkemahan Wirakarya.

"Hari ini kita ulang janji Tri Satya dan Dwi Darma oleh anggota Pramuka di Kwartir Cabang, Kwartir Ranting dan juga tingkat Gugus Depan. Semoga dengan ulang janji ini dukungan dan pengabdian gerakan Pramuka tetap bisa terus dilakukan," kata Mas Syah dalam kesempatan itu.

Kemudian juga, imbuh wakil bupati muda itu, "selamat kepada Kwarcab Trenggalek atas Penghargaan 6 tahun berturut-turut sebagai penyelenggara Perkemahan Wirakarya, imbuhnya.

Dalam kegiatan ulang janji ini juga dilakukan peluncuran Rintisan Saka Antinarkoba, yang merupakan saka baru di Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek. Diharapkan juga oleh Mas Syah sinergi dan kerjasama dari Saka ini untuk upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan zat psikotropika di Kabupaten Trenggalek. Meskipun baru diharapkan kiprah saka ini bisa berjalan maksimal. (Prokopim TGX)

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari yang Akan Dilaksanakan Perbaikan Dalam Waktu DekatBupati Trenggalek, Mochamad ...
09/09/2026

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari yang Akan Dilaksanakan Perbaikan Dalam Waktu Dekat

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meninjau ruas jalan Krandekan-Gandusari saat turun kebawah meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada sejumlah masyarakat miskin dalam rangka meningkatkan pelayanan, Rabu (9/9/2026).

Saat ini peningkatan jalan ruas jalan Krandekan-Gandusari masih dalam tahap proses evaluasi penawaran dan diharapkan minggu depan sudah masuk proses penandatanganan kontrak. Harapannya peningkatan jalan ini bisa segera dilaksanakan sehingga dapat segera dirasakan oleh masyarakat kebermanfaatannya.

Dijelaskan Anjang Purwoko, Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek saat mendampingi Bupati Trenggalek saat peninjauan di lapangan, "jadi ini bersamaan dengan agenda penyampaian bantuan kepada masyarakat. Kebetulan melewati jalan Krandekan-Gandusari yang direncanakan ada penanganan. Saat ini masih dalam proses tender," ucapnya.

Jadi ruas ini memang jadi prioritas, sambung Plt. Kepala Dinas PUPR itu. "Ada 1 koridor sebenarnya, ruas Kedunglurah-Krandekan kemudian Krandekan-Gandusari. Ruas Kedunglurah-Krandekan itu tahun 2024 sudah ada penanganan melalui dana DAK. Tapi masih menyisakan sekitar 400 meter yang belum tertangani. Sedangkan Krandekan-Gandusari kita tangani melalui dana pinjaman. Sementara untuk yang 400 meter itu kita rencanakan kita tangani tahun depan 2027 di APBD induk. Jadi Koridor ini akan tuntas diselesaikan tahun ini dan induk tahun 2027," lanjutnya.

Masih menurut Anjang, jadi ruas itu namanya ruas Krandekan Gandusari. Anggaran untuk penanganan itu dari pinjaman. Pagunya kurang lebih sebesar Rp. 10 miliar dan penanganan ini direncanakan akan menangani sepanjang sekitar 5,5 km. Saat ini masih berada di tahapan pengadaan fisik konstruksi. Di tender tahapannya masih di evaluasi penawaran yang masuk. Harapannya nanti satu minggu lagi kita sudah berkontrak dan segera bisa dilaksanakan.

Sementara itu dijelaskan lebih lanjut olehnya tahun 2026 ini di APBD induk dianggarkan oleh Pemkab Trenggalek melalui sistem kompetisi tender ada 22 paket pekerjaan infrastruktur. Di awal sudah dilaksanakan 3 paket untuk DAK. 2 paket di Kecamatan Durenan dan 1 paket di Kecamatan P**e. "Untuk di P**e paket pekerjaan jembatan yang ada di Kembang Sore. Kemudian yang 19 paket sudah proses mini kompetisi dalam tahap evaluasi. Jadi total ada 22, yang 3 dari sumber DAK sudah berjalan. Sementara yang 19 menyusul menuju ke kontrak. Kemudian ada 2 paket tender cepat untuk jembatan di Karangrejo Kampak dan jembatan di Munjungan. Jadi harapannya ini segera bisa ada pemenang dan bisa segera berkontrak dan selanjutnya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan schedule yang telah direncanakan," tutup Anjang Purwoko.

Rencana perbaikan jalan Krandekan-Gandusari ini mendapat sambutan baik dari warga setempat. Seperti halnya Siti Qoiriyah, warga RT 16 RW 08 Desa Krandekan, Kecamatan Gandusari. Perempuan yang sehari-hari berjualan esteh dan beberapa jajanan itu merasa senang mendengar kabar ini. "Tentunya saya merasa senang bila jalan ini mau diperbaiki. Harapan saya segera dilaksanakan, untuk mempermudah akses masyarakat dan mengurangi resiko orang jatuh," tuturnya. (Prokopim TGX)

Address

Trengalek

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 08:30 - 17:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 07:00 - 16:00
Friday 07:00 - 16:00

Telephone

+6282234338505

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Prokopim Pemkab Trenggalek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Prokopim Pemkab Trenggalek:

Shortcuts

Share