Pemprov Lampung

  • Home
  • Pemprov Lampung
Directions Website

Pemprov Lampung Halaman Resmi Pemerintah Provinsi Lampung. Dikelola oleh Dinas Kominfotik Provinsi Lampung. Anda punya pertanyaan, aspirasi atau saran?

Hubungi layanan call center (24 jam) 0811-790-5000 WhatsApp, SMS, atau telepon. Akun resmi Pemerintah Provinsi Lampung dikelola oleh Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti secara virtual Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendap...
08/06/2026

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti secara virtual Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara pemerintah bersama Komisi II DPR RI yang membahas penyelesaian tenaga honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta relaksasi kebijakan belanja pegawai daerah, dari ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci utama dal...
08/06/2026

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci utama dalam memperkuat daya saing global sekaligus menjaga ketahanan daerah di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat. Menurutnya, pemimpin daerah dituntut mampu menyesuaikan kebijakan dan program pembangunan dengan dinamika teknologi, regulasi, serta tantangan fiskal yang terus berkembang.

“Ketahanan daerah tidak lagi bisa dibangun dengan cara-cara konvensional. Pemimpin masa kini harus adaptif, jeli melihat peluang global, dan mampu memberikan nilai tambah terhadap keunggulan lokal agar daerah tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman,” ucap Wagub Jihan saat menerima peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 32 peserta PKN Tingkat II yang berasal dari berbagai instansi pemerintah di Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, OKU Timur, Kabupaten PALI, Musi Rawas, serta peserta dari Provinsi Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung. Rombongan dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Edward Juliartha.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya hubungan yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi modal penting untuk memperkuat pembangunan kawasan Sumatera melalui berbagai kerja sama strategis yang saling menguntungkan.

Ia menjelaskan bahwa tema visitasi tahun ini, yakni Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Daya Saing Global sebagai Upaya Menciptakan Ketahanan Daerah, sangat relevan dengan kondisi saat ini. Perubahan yang terjadi secara cepat menuntut aparatur pemerintah untuk mampu merumuskan kebijakan yang responsif sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Bandar Lampung — Provinsi Lampung kembali mencatatkan kinerja positif dalam pengendalian inflasi. Berdasarkan rilis Bada...
08/06/2026

Bandar Lampung — Provinsi Lampung kembali mencatatkan kinerja positif dalam pengendalian inflasi. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Juni 2026, Lampung masuk dalam 10 provinsi dengan tingkat inflasi terendah secara year-on-year (yoy) di Indonesia dengan angka inflasi sebesar 1,94 persen.

Capaian tersebut disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Jaminan Produk Halal. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansah, dari Ruang Command Center Lantai II Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (08/06/2026).

Dalam paparannya, Pudji Ismartini menjelaskan bahwa dua kabupaten/kota di Provinsi Lampung juga tercatat sebagai daerah dengan tingkat inflasi terendah di Pulau Sumatera secara year-on-year, yakni Kota Bandar Lampung dengan inflasi sebesar 1,79 persen dan Kabupaten Lampung Timur sebesar 1,88 persen.

Secara nasional, BPS mencatat pada Mei 2026 terjadi inflasi year-on-year sebesar 3,08 persen. Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi adalah emas perhiasan yang mengalami kenaikan harga sebesar 38,97 persen dan menyumbang andil inflasi sebesar 0,63 persen.

Selain emas perhiasan, komoditas beras menjadi penyumbang inflasi terbesar kedua dengan tingkat inflasi sebesar 4,55 persen dan andil sebesar 0,18 persen. Komoditas lain yang turut memengaruhi inflasi antara lain daging ayam ras, tarif angkutan udara, minyak goreng, dan sejumlah komoditas lainnya.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 5 Juni 2026, tercatat sebanyak 34 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan empat provinsi mengalami penurunan.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Jakarta —— Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai...
08/06/2026

Jakarta —— Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai salah satu Provinsi yang memiliki Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Terbaik. Penghargaan dengan Predikat A (Sangat Baik) ini diserahkan langsung pada peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (World Food Safety Day / WFSD) tahun 2026.

​Sertifikat penghargaan tersebut diterima langsung saat Seminar Nasional terkait keamanan pangan yang dilaksanakan di RR. Nusantara I, Lantai 2, Badan Pangan Nasional JL. Harsono R.M. No. 3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Transformasi Keamanan Pangan Nasional

​Hari Keamanan Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 7 Juni. Pada tahun 2026 ini, tema internasional yang diusung adalah “From burden to solution - safe food everywhere”, yang menekankan pentingnya penggunaan data sebagai panduan dalam menyusun solusi efektif dalam mewujudkan pangan yang aman.

​Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Pangan Nasional menyelenggarakan peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia dengan tema ”Transformasi Keamanan Pangan : Dari Tantangan Menuju Solusi Pangan Aman untuk Indonesia Sehat”.

​Sebelum seminar nasional dimulai, agenda diawali dengan penyerahan Sertifikat Hasil Penilaian Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan Segar Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam menerapkan sistem manajemen tersebut secara berkelanjutan.

Lampung Raih Predikat A (Sangat Baik)

​Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan Segar Daerah Tingkat Provinsi sendiri dilaksanakan oleh OKKPD yang ditetapkan oleh Gubernur dengan menunjuk Instansi yang menangani urusan pangan. Di Provinsi Lampung, OKKP Provinsi menjadi tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

06/06/2026

Bandar Lampung — Menghadapi ancaman nyata perubahan iklim global, Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah konkret dengan menggalakkan aksi bersih-bersih lingkungan (korve) massal dan pemilahan sampah secara digital di Pasar Raya Lebak Budi, Bandar Lampung, Sabtu (06/06/2026).

Aksi turun ke lapangan yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, ini sekaligus menandai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan penegasan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di bidang manajemen aparatur sipil negara (ASN)...
06/06/2026

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di bidang manajemen aparatur sipil negara (ASN) dengan menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, dedikasi, dan kontribusi terbaik Pemerintah Provinsi Lampung dalam implementasi kebijakan pro karier ASN yang bertujuan memudahkan, melindungi, dan meningkatkan kesejahteraan ASN.

Berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian berkala yang dilakukan Kantor Regional V BKN Jakarta, Pemerintah Provinsi Lampung dinilai berhasil menunjukkan dukungan yang sangat signifikan serta membangun sinergi yang kuat dalam pelaksanaan 12 Kebijakan Pro-Karier ASN. Atas capaian tersebut, Lampung dianugerahi penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara, , dan diberikan kepada Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan dalam mendorong pengembangan karier ASN yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT BKN ke 78 yang digelar di Kantor Regional V BKN Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Pengakuan dari BKN ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional melalui pengelolaan sumber daya aparatur yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas manajemen ASN melalui berbagai inovasi dan kebijakan strategis, mulai dari penguatan sistem merit, pengembangan kompetensi, manajemen talenta, hingga optimalisasi layanan kepegawaian berbasis digital.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Bandar Lampung — Menghadapi ancaman nyata perubahan iklim global, Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah konkret ...
06/06/2026

Bandar Lampung — Menghadapi ancaman nyata perubahan iklim global, Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah konkret dengan menggalakkan aksi bersih-bersih lingkungan (korve) massal dan pemilahan sampah secara digital di Pasar Raya Lebak Budi, Bandar Lampung, Sabtu (06/06/2026).

Aksi turun ke lapangan yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, ini sekaligus menandai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan penegasan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Dalam arahannya di hadapan para peserta aksi, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap tanggal 5 Juni bukan lagi sekadar momentum seremonial tahunan. Melainkan, menjadi alarm keras bagi semua pihak bahwa kondisi bumi sedang menghadapi krisis yang memerlukan tindakan nyata secara konsisten.

“Setiap tanggal 5 Juni dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup. Acara ini adalah sebuah momen alarm yang keras buat kita semua bahwa bumi kita sedang tidak baik-baik saja. Kita menghadapi ancaman nyata mulai dari perubahan iklim yang membuat cuaca semakin tidak menentu, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga masalah polusi,” ujar Wagub.

Terkait tema tahun 2026, Wagub menekankan pentingnya beralih dari sekadar ruang diskusi ber-AC menuju aksi nyata di lapangan.

Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons isu ini melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dengan tujuan utama menanamkan budaya ‘resik’ atau bersih-bersih agar melekat menjadi gaya hidup baru bagi seluruh warga Provinsi Lampung.

Wagub juga mengkritisi pandangan keliru yang menganggap bahwa persoalan kelestarian lingkungan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah atau didelegasikan kepada generasi masa depan. Menurutnya, setiap individu memiliki tanggung jawab yang sama dan setara terhadap keberlanjutan alam.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong masuknya investasi strategis yang berdampak langsung terhad...
06/06/2026

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong masuknya investasi strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Studi Kelayakan Pembangunan Multiklaster pada rencana Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal percepatan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi yang diproyeksikan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, hingga penguatan posisi Lampung sebagai pusat industri energi nasional.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa studi kelayakan merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan secara terukur dan memberikan manfaat optimal bagi daerah maupun negara.

“Tentunya dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta Indonesia,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan mengambil peran aktif dalam mengawal proses pengembangan proyek melalui koordinasi dengan kementerian terkait serta penyediaan dukungan yang diperlukan guna mempercepat realisasi investasi.

Keberadaan kawasan industri energi terintegrasi tersebut dinilai akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Lampung Selatan dan wilayah sekitarnya. Selain menciptakan peluang kerja selama masa konstruksi maupun operasional, proyek ini juga berpotensi mendorong tumbuhnya sektor pendukung seperti jasa logistik, perdagangan, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Bandar Lampung – Semangat masyarakat Provinsi Lampung dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijria...
06/06/2026

Bandar Lampung – Semangat masyarakat Provinsi Lampung dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah pemotongan hewan kurban, khususnya sapi yang mencapai 24.986 ekor, tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain meningkatnya jumlah pemotongan, aktivitas perdagangan ternak kurban juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan data penjualan ternak kurban antarprovinsi dan antarkabupaten/kota, penjualan sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor, naik 40,15 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 43.116 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Lili Mawarti, M.Si., IPU, mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah hewan yang dipotong maupun pergerakan penjualan ternak kurban.

Secara rinci, peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban terjadi pada seluruh komoditas utama. Pemotongan sapi pada tahun 2026 tercatat sebanyak 24.986 ekor atau meningkat 7,86 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 23.166 ekor.

Dari seluruh kabupaten/kota, Lampung Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemotongan sapi terbanyak, yakni 4.397 ekor, disusul Lampung Tengah sebanyak 4.189 ekor, Lampung Selatan sebanyak 3.163 ekor, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 2.413 ekor.

Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada pemotongan kerbau yang mencapai 109,21 persen, dari 76 ekor pada tahun 2025 menjadi 159 ekor pada tahun 2026.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Bandar Lampung – Lampung terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui koordinasi lintas sektor, penguatan distrib...
05/06/2026

Bandar Lampung – Lampung terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui koordinasi lintas sektor, penguatan distribusi pangan, serta pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Berdasarkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Mei 2026, inflasi di Provinsi Lampung masih berada pada level yang terkendali.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengatakan bahwa data tersebut bersumber dari rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung (2/6/2026) yang menunjukkan kondisi stabilitas harga di daerah masih terjaga dengan baik.

“Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan pasokan, serta kelancaran distribusi bahan pokok. Inflasi yang tetap terkendali menjadi indikator positif bagi daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ganjar Jationo, Jumat (5/6/2026).

Data BPS Lampung menunjukkan bahwa pada Mei 2026 Provinsi Lampung mengalami inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,82 persen. Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 1,94 persen, mencerminkan kondisi harga yang relatif stabil di tengah dinamika permintaan dan pasokan sejumlah komoditas strategis.

Kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang utama inflasi baik secara bulanan maupun tahunan. Pada Mei 2026, kelompok ini memberikan andil inflasi sebesar 0,53 persen secara bulanan dan 1,64 persen secara tahunan.

Secara bulanan, kenaikan harga sejumlah komoditas hortikultura menjadi faktor utama yang mendorong inflasi. Komoditas cabai merah memberikan andil inflasi sebesar 0,15 persen, diikuti bawang merah sebesar 0,10 persen, serta cabai rawit sebesar 0,06 persen. Fluktuasi harga komoditas tersebut dipengaruhi oleh faktor produksi dan distribusi yang terus dipantau pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya di https://lampungprov.go.id/home

Address


Opening Hours

Monday 07:00 - 16:30
Tuesday 07:00 - 16:30
Wednesday 07:00 - 16:30
Thursday 07:00 - 16:30
Friday 07:00 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemprov Lampung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

  • Want your organization to be the top-listed government service?

Share