PC GPK KOTA JOGJA

PC GPK KOTA JOGJA

Share

Akun ini adalah akun resmi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ka'bah Kota Jogja. Informasi resmi PC GPK Kota Jogja hanya melalui akun ini.

22/04/2020

Marhaban ya Ramadhan .....

MOHON MAAF LAHIR & BATHIN

Dari keluarga besar GPK Kota Jogja

_Semoga Kita dapat melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 H / 2020 dalam Keadaan sehat walafiat. Semoga wabah Covid-19 segera sirna dan tidak menyurutkan dalam kekusyukan untuk beribadah puasa Ramadhan_Aamiin...

๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿคฒ๐Ÿค๐Ÿค
TETAP SEMANGAT MENYAMBUT BULAN
PENUH BERKAH..

09/12/2019

Jangan pernah lupakan sejarah. Bahwa di masa itu, seluruh elemen umat Islam bersatu padu dalam Jihad Fi Sabilillah melawan & menumpas penjajahan di bumi Nusantara. Karena kekuatan umat Islam yang luar biasa inilah yang membuat para pembenci dan musuh Islam merubah strateginya, yaitu dengan merusak dan menghancurkan Islam dari dalam, melalui umat Islam itu sendiri, atau yang layak kita sebut sebagai para munafik.

Semoga ke depan pelajaran sejarah ini menjadikan kita lebih sadar dan berpikiran sehat, bahwa apa yang terjadi saat ini dan ke depan terhadap Islam dan umat Islam, merupakan implementasi dari agenda memecah belah Islam dan umat Islam dari dalam. Apapun bentuknya, entah lewat ekonomi, politik, sosial, budaya, teknologi, pertahanan, dan keamanan.

24/11/2019

Sebar luaskan...!!

21/11/2019

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนููˆู’ู†ูŽ



Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya.


Kami segenap Keluarga Besar GPK Kota Jogja turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Siti Muslichah (Istri alm. Bapak Muhammad Muqoddas), Ibunda Sdr.Husni Fakhrurozi M. Muqoddas, Komandan AMK (Angkatan Muda Ka'bah) Propinsi DIY.


Semoga ibunda Husnul khatimah. Mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Amal ibadah ibunda diterima Allah SWT. Aamiin ya rabbalโ€™alamin.. ๐Ÿคฒ


Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan.

29/09/2019

Doa terbaik untuk Indonesia....

28/09/2019

Semoga semua korban kerusuhan di Wamena husnul khotimah dan mendapatkan pahala syahid.

Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Semua amal ibadah, dan kebaikan selama hidup, dapat menjadi pemberat amal untuk mendapat surga-Mu ya Allah....aamiin

Dan semoga tidak terjadi kembali kasus-kasus seperti yang terjadi di Wamena beberapa hari lalu. aamiin....

Kami berharap negara hadir memberikan solusi terbaik dalam kasus pembantaian di Wamena beberapa hari kemarin. Kami berharap agar pemerintah mampu mendeteksi, mengantisipasi, dan mencegah meluasnya tragedi di Wamena beberapa hari lalu. Aamiin aamiin aamiin....

Din Sesalkan Cara Aparat Atasi Permasalahan di Papua | Republika Online 28/09/2019

https://nasional.republika.co.id/berita/pyj03r335/din-sesalkan-cara-aparat-atasi-permasalahan-di-papua

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), M Din Syamsuddin mengaku sangat sedih mengetahui terjadinya tindak kekerasan di Wamena, Papua. Peristiwa itu menimbulkan puluhan korban meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka berat serta luka ringan.

Menurut Din, kejadian di Wamena tidak terlepas dari peristiwa aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu di Sorong, Manokwari, Jayapura, dan tempat-tempat lain. Bahkan aksi unjuk rasa terjadi di Ibu Kota Jakarta, mereka memprotes ketidakadilan dan menuntut kemerdekaan Papua.

"Seyogyanya gerakan protes itu sudah bisa diatasi dan diantisipasi dan terutama faktor picunya di Surabaya berupa penghinaan terhadap orang Papua sudah harus cepat ditindak tegas, tapi kita menyesalkan respon aparat keamanan dan penegakan hukum sangat lamban dan tidak adil," kata Din melalui pesan tertulis kepada Republika, Sabtu (28/9).

Ia menyampaikan, kalau kondisi seperti itu berlanjut maka akan dapat disimpulkan bahwa negara tidak hadir membela rakyatnya. Negara gagal menjalankan amanat konstitusi yakni melindungi rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Menurutnya dapat disimpulkan negara berperilaku tidak adil dalam menghadapi aksi unjuk rasa yang sebenarnya absah di alam demokrasi. Pemerintah terjebak ke dalam sikap otoriter dan represif yang hanya akan mengundang perlawanan rakyat yang tidak semestinya.

Din juga berpesan kepada semua pihak khususnya pemangku amanat baik pemerintah maupun wakil rakyat agar segera menanggulangi keadaan dengan penuh kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab.

"Hindari perasaan benar sendiri bahwa negara boleh dan bisa berbuat apa saja, baik 'membunuh rakyatnya' atau 'membiarkan rakyatnya dibunuh' oleh sesama dan negara tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.

Din Sesalkan Cara Aparat Atasi Permasalahan di Papua | Republika Online REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), M Din Syamsuddin mengaku sangat sedih mengetahui terjadinya tindak kekerasan di Wamena, Papua. Peristiwa itu menimbulkan puluhan korban meninggal...

Tragedi Wamena, Din Syamsuddin Desak Pemerintah Segera Bertindak 28/09/2019

https://nasional.tempo.co/read/1253463/tragedi-wamena-din-syamsuddin-desak-pemerintah-segera-bertindak/full&view=ok

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia M. Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban tewas dan luka akibat kerusuhan di Wamena pada Senin lalu, 23 September 2019. Dia pun mendesak pemerintah segera menangani dan memulihkan keadaan.

"Memesankan kepada semua pihak, khususnya pemangku amanat baik pemerintah maupun wakil rakyat, agar segera menanggulangi keadaan dengan penuh kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab," kata Din lewat keterangan tertulis, Sabtu, 28 September 2019.

Unjuk rasa yang digelar di Wamena pada Senin lalu itu berujung kerusuhan. Massa membakar dan merusak berbagai fasilitas umum. Massa juga menyerang warga Wamena. Hingga saat ini korban mencapai 33 orang.

Din mengatakan, gerakan protes di Wamena itu tak terlepas dari insiden rasisme di Surabaya dan Malang, Jawa Timur. Insiden itu memicu aksi unjuk rasa di Sorong, Manokwari, Jayapura, Jakarta, dan tempat-tempat lainnya yang memprotes ketidakadilan hingga menuntut kemerdekaan.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan gerakan tersebut seharusnya bisa diatasi dan diantisipasi sejak awal dengan menindak cepat dan tegas insiden rasisme di Surabaya. Dia pun menyesalkan respons aparat keamanan dan penegakan hukum yang dinilainya lamban dan tidak adil.

Menurut Din, negara sama saja tak hadir membela rakyat jika kondisi tersebut terus berlangsung. Negara juga gagal menjalankan amanat konstitusi, serta berperilaku tidak adil menghadapi aksi unjuk rasa yang sebenarnya dijamin dalam demokrasi.

"Pemerintah terjebak ke dalam sikap otoriter dan represif yang hanya akan mengundang perlawanan rakyat yang tidak semestinya," kata dia.

Din Syamuddin berpandangan negara harus menghindari sikap otoriter. Negara tak boleh merasa benar sehingga merasa berhak bertindak represif terhadap warganya, atau membiarkan warganya saling bertikai di lapangan.

"Hindari perasaan benar sendiri bahwa negara boleh dan bisa berbuat apa saja, baik 'membunuh rakyatnya' atau 'membiarkan rakyatnya dibunuh oleh sesama dan negara tidak bisa berbuat apa-apa'," kata Din.

Aksi unjuk rasa berujung kerusuhan terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Senin 23 September lalu. Dalam peristiwa itu, puluhan orang dikabarkan meninggal, termasuk tenaga medis dan anak-anak. Massa membakar dan menyerang kantor bupati, permukiman, hingga pasar.

Tragedi Wamena, Din Syamsuddin Desak Pemerintah Segera Bertindak Din Syamsuddin mengatakan pemerintah harus segera menanggulangi keadaan di Wamena, Papua pascarusuh yang menelan 33 korban jiwa.

Photos from PC GPK KOTA JOGJA's post 24/09/2019

PERNYATAAN SIKAP RESMI PC GPK KOTA JOGJA

04/06/2019
Photos from PC GPK KOTA JOGJA's post 30/05/2019

FGD 1, Kamis, 30 Mei 2019

Perubahan dimulai dari diri kita sendiri, yaitu dimulai dari merubah mindset, sikap, dan kebiasaan.

Hari ini, meskipun belum sempurna dan belum optimal, namun kami telah bertekad dan mengambil keputusan untuk berubah. Forum Group Discussion 1 hari ini, mengulas dan diskusi tentang Kedaulatan serta implementasinya dalam berorganisasi dan dalam kehidupan sehari-hari, apa dan bagaimana seharusnya peran organisasi politik terhadap masyarakat, dan persiapan dalam perubahan perbaikan organisasi politik dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan.

Next, insyaaAllah dalam FGD 2 dan selanjutnya, panitia akan menyiapkan materi yang akan mengulas lebih detil tentang manajemen organisasi, leadership, membangun networking, dan strategi-strategi khusus untuk memenangkan organisasi.

Informasi & reservasi next FGD silahkan menghubungi nomor 081391859572.

28/05/2019

Assalamualaikum wr.wb.

Undangan terbuka bagi rekan2 pemuda/pemudi PPP DIY dan seluruh elemen pemuda/i di DIY.

Mengundang rekan2 dalam kegiatan FGD (Forum Group Discussion) dengan tema Peran Pemuda/i Dalam Perjuangan Kedaulatan Rakyat, yang insyaaAllah akan diselenggarakan pada:

Hari : Kamis, 30 Mei 2019
Waktu : pk.14.30 WIB - selesai
Tempat : Kediaman Ketua DPW PPP DIY, Bp.Amin Zakaria, Jl.Damai, Sleman

Output dari FGD ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi PPP DIY serta elemen-elemennya dalam mensikapi dan mengambil langkah strategis terhadap fenomena pergolakan di masyarakat yang belakangan ini sedang terjadi di Indonesia pasca pemilu serentak, serta bagi segenap pemuda/i pejuang kedaulatan rakyat di DIY.

Konfirmasi kehadiran melalui nomor 081391859572. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr.wb.

Atas nama,
DPW PPP DIY
GPK Kota Jogja

Want your business to be the top-listed Government Service in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Kota Jogja
Yogyakarta City
55241