KLIPINGSASTRA.COM

KLIPINGSASTRA.COM

Share

Official fanspage klipingsastra, situs yang mendokumentasikan Karya Sastra Nusantara Well, tak terasa tahun 2017 sudah menapaki hari ke-5. Gampang! Enggak.

Official fanspage dari situs klipingsastra, yaitu situs yang dimanfaatkan untuk pendokumentasian karya kesusastraan Nusantara, dengan tujuan agar bisa dinikmati semakin banyak khalayak Indonesia

***
Hi Halo selamat malam, selamat pagi, selamat siang, dan selamat petang sobat #KlipingSastra semuanya...

Bagaimana kabar 2017....? Semoga tetap ceria, selalu semangat, dan penuh cinta kasih dalam seti

Maafkan Tak Hormatku Pahlawan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 01/11/2019

MAAFKAN TAK HORMATKU PAHLAWAN
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 21 Juli 2019 karya Ismail Lutan

Oytasus kemudian mendorong pintu reot itu, terdengar bunyi mengernyit yang unik. Di dalam ia mendapati sesosok yang sangat ringkih, tubuhnya hanya bersarung Silungkang, dan di dadanya yang terbuka tampak garis tulang berjenjang-jenjang, mirip jenjang-jenjang Sawah Kandang.

Maafkan Tak Hormatku Pahlawan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Maafkan Tak Hormatku Pahlawan", Cerpen Koran Republika edisi Minggu 21 Juli 2019 karya Ismail Lutan | Taman Makam itu telah terkubur seorang pahlawan

Proyek Pencabut Nyawa | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 30/10/2019

PROYEK PENCABUT NYAWA
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 25 Agustus 2019 karya Restu Ashari Putra

Musuh negara adalah musuh Tuhan, Ia mulai menghitung mundur. Memastikan target yang dilihatnya sudah benar-benar ada dalam bidikannya. Tinggal sedikit lagi ia menarik pelatuknya.

Proyek Pencabut Nyawa | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Proyek Pencabut Nyawa; Tuhan Harga Mati", Cerpen Koran Republika 25 Agustus 2019 karya Restu Ashari Putra, penulis yang lahir di Jakarta, 31 Desember 1985

Ular yang Menggigit Ibu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 29/10/2019

ULAR YANG MENGGIGIT IBU
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 21 Juli 2019 karya Khairul Umam

Sampai detik ini, tak seekor pun ular yang menggigit manusia selamat dari buruan orangorang kampung. Mereka selalu sigap dan kompak, serimbun dan selebat apa pun semak. Setelah menemukan, mereka menggiring ular itu ke rumah korban dan di sana mereka membantai ular itu hingga mati mengenaskan

Ular yang Menggigit Ibu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Ular yang Menggigit Ibu", Cerpen Koran Suara Merdeka 21 Juli 2019 karya Khairul Umam, Sekjen MWC NU Gapura, guru MA Nasa1 Gapura

Perempuan Misterius dan Lelaki yang Kehilangan Dirinya | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 28/10/2019

PEREMPUAN MISTERIUS DAN LELAKI YANG KEHILANGAN DIRINYA
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 24 Agustus 2019 karya Jantan Putra Bangsa

Aku mengagumi keberaniannya menyampaikan beberapa kemungkinan yang terjadi padaku tanpa tedeng aling-aling. Barangkali karena ia seorang lulusan fakultas psikologi sehingga merasa banyak mengetahui tentang kejiwaan seseorang, atau mungkin ia telah banyak mempunyai pasien yang sakit sepertiku. Aku tak menggubrisnya.

Perempuan Misterius dan Lelaki yang Kehilangan Dirinya | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Perempuan Misterius dan Lelaki yang Kehilangan Dirinya", Cerpen Koran Media Indonesia edisi Minggu 24 Agustus 2019 karya Jantan Putra Bangsa

Rabah dan Mirakel Burung-Burung | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 27/10/2019

RABAH DAN MIRAKEL BURUNG-BURUNG
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 18 Agustus 2019 karya Mochtar Pabottingi

Berhadapan lima penggalah di depan buldoser tegak seorang perempuan muda. Namanya Rachel. Kulitnya berona platina. Jaketnya terang jingga. Rambutnya pirang tembaga. Dia berdiri di antara buldoser dan rumah satu keluarga Palestina. Bersama beberapa kawan aktivis dari sejumlah belahan dunia, Rachel datang dari Olympia. Sepenggal dari ibu kota Amerika.

Rabah dan Mirakel Burung-Burung | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Rabah dan Mirakel Burung-Burung", adalah judul cerpen koran yang terpublikasikan di Republika pada tanggal 18 Agustus 2019 hasil karya Mochtar Pabottingi

Guru Ngaji Pergi Haji | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 26/10/2019

GURU NGAJI PERGI HAJI
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 04 Agustus 2019 karya Zaenal Radar T

Ibu-ibu pengajian s**a sekali ganti-ganti utangan seragam mengaji berupa baju dan kerudung yang dianggap lagi model/ trend pada Bu Susi. Terutama seragam pengajian yang s**a beredar di Instagram atau FB milik Bu Susi

Guru Ngaji Pergi Haji | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Guru Ngaji Pergi Haji", judul cerpen koran harian Republika yang terbit pada 04 Agustus 2019 karya Zaenal Radar T, penulis naskah media cetak dan televisi

Riwayat Petani Tembakau | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 24/10/2019

RIWAYAT PETANI TEMBAKAU
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 28 Juli 2019 karya Alim Musthafa

Mendung tiba-tiba bergulung-gulung. Ahmad berusaha mempercepat langkah, tapi telat. Hujan buru-buru mengguyur sebelum ia sampai di tegal tempat tembakau tumbuh subur

Riwayat Petani Tembakau | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Riwayat Petani Tembakau", Cerpen Koran Republika edisi Minggu 28 Juli 2019 karya Alim Musthafa, penulis yang lahir dan tinggal di Sumenep, Madura

Guru | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 22/10/2019

GURU
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 30 Juni 2019 karya A Zakky Zulhazmi

Aku beruntung karena aku dan keluargaku bisa bertahan di lantai dua rumah kami. Bantuan yang sedikit terlambat akhirnya datang. Sejumlah orang dievakuasi dengan perahu karet. Tapi hujan yang terus mengguyur menyulitkan proses evakuasi.

Guru | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Guru", Cerpen Koran karya A Zakky Zulhazmi. Pernah tersiar di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" edisi Minggu 30 Juni 2019

Pemakaman Baru | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 22/10/2019

PEMAKAMAN BARU
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 14 Juli 2019 karya Chandra Buana

Dengan dalih menawarkan pemakaman, Rudi dapat mendengar semua percakapan kedua pihak. Semua biaya pemakaman akan ditanggung penabrak. Keluarga Pak Kuno juga mendapat an santunan yang pantas.

Pemakaman Baru | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara Pemakaman Baru, cerpen koran Suara Merdeka karya Chandra Buana, alumnus Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Univesitas Negeri Semarang

Teo Berubah Jadi Bebek | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 20/10/2019

TEO BERUBAH JADI BEBEK
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 8 September 2019 karya Kiki Sulistyo

Teo menarik napas panjang, lalu memejam. Aku mendengar Teo merapal mantra. Aku tahu mantra itu sebab aku yang memberi beberapa hari lalu. Mantra yang bisa membuatmu berubah jadi apa yang kau mau. Seorang lelaki tua memberiku mantra itu ketika secara tak sengaja aku bertemu dengannya.

Teo Berubah Jadi Bebek | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Teo Berubah Jadi Bebek", Cerpen Koran Suara Merdeka karya Kiki Sulistyo, peraih Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 untuk kumpulan puisi Di Ampenan

Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 19/10/2019

SEANDAINYA AKU TAK MEMBUNUHMU PADA MALAM JAHANAM ITU
| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 25 Agustus 2019 karya Utami Panca Dewi
Aku menyesal, karena telah menolak uang dari Mas Gunung. Sebelum nekat pergi ke Jakarta, Mas Gunung memaksaku menerima uang tabungannya, agar bisa mengambil kembali sepetak sawah dari Mandor Karmin agar tak usah menjadi istri ketiga Mandor Karmin. Agar tak usah bekerja di Jakarta.

Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu", Cerpen Koran Suara Merdeka -Utami Panca Desi,kelahiran Kulonprogo 10 Juni 1973, guru SMPN 29 Semarang

Seekor Kunang-Kunang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara 18/10/2019

SEEKOR KUNANG-KUNANG

| Dokumentasi edisi Minggu (akhir-pekan) 04 Agustus 2019 karya Budi Sardjono

Bermalam-malam cerita Nenek mengiang-ngiang di telinga. Lalu dengan bangga kuceritakan kepada teman-teman apa yang kudengar dari Nenek. Teman-teman percaya.

Seekor Kunang-Kunang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara "Seekor Kunang-Kunang", Cerpen Koran Kedaulatan Rakyat edisi Minggu 04 Agustus 2019 karya Budi Sardjono, bertempat tinggal di Jalan Kaliurang Yogyakarta

Want your business to be the top-listed Government Service in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Jogja
Yogyakarta City
55600