Pusdalops BPBD DIY

Pusdalops BPBD DIY

Share

Akun Resmi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Daerah Istimewa Yogyakarta
--
BPBD DIY

15/05/2026

Memperingati HUT Kabupaten Sleman ke-110 pada 15 Mei 2026. Pada tahun ini mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman” yang memiliki makna Sikap siap merawat sekaligus memikul tanggung jawab bersama demi terciptanya keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sleman.
Foto oleh: _@_ulil.albab__

14/05/2026

Segala bentuk kebaikan akan datang pada orang yang tidak duduk diam. Terus sebarkan kebaikan dan berkatNya. Selamat memperingati hari Kenaikan Yesus Kristus. Damai sejahtera bagi seluruh umat manusia. Semoga momen ini menjadi titik balik kebangkitan kita semua.


13/05/2026

Dua dekade setelah Gempa Jogja 2006, semangat untuk bangkit dan memperkuat kesiapsiagaan bencana terus menyala.

Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Pendopo Tampi Bumi, Bumirejo, Lendah, Kulon Progo, para relawan dan masyarakat Kalurahan Bumirejo mengikuti Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana bertajuk "Dua Dasawarsa Gempa Jogja: Bangkit dan Siaga Bencana.”

Kegiatan diawali dengan sambutan Lurah Bumirejo dan secara resmi dibuka oleh Bapak Edhy Hartana, S.Pd., M.M., selaku Kepala Bidang Damkarmat yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD DIY.

Sesi pertama disampaikan oleh Agus Triyono, S.T., MMB., selaku PMG Madya Stasiun Geofisika Kelas I Sleman, BMKG Yogyakarta. Materi yang dipaparkan meliputi potensi gempa bumi dan tsunami di Daerah Istimewa Yogyakarta, perkembangan aktivitas Sesar Opak, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Hifni Muhammad Nasikh, S.E., MBA., Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, yang menekankan pentingnya peran relawan dan masyarakat dalam seluruh tahapan manajemen bencana, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Penguatan kapasitas relawan, kolaborasi multipihak, digitalisasi informasi kebencanaan, serta pemberdayaan komunitas lokal menjadi strategi utama dalam membangun masyarakat yang tangguh.

Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi Kalurahan Bumirejo yang kerap terdampak banjir, khususnya saat status siaga darurat hidrometeorologi. Usulan pembangunan tanggul menjadi salah satu perhatian utama dalam forum ini.

Kesiapsiagaan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan ikhtiar bersama yang dibangun melalui pengetahuan, gotong royong, dan kolaborasi yang kuat.

Karena masyarakat yang tangguh adalah fondasi utama daerah yang siap menghadapi bencana.

13/05/2026

Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

BPBD DIY bersama para pemangku kepentingan melaksanakan Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana di Kalurahan Sawahan, Kabupaten Gunungkidul, pada 11 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas relawan dan masyarakat dalam memahami peran, koordinasi, serta langkah-langkah penanggulangan bencana berbasis komunitas. Mulai dari kesiapsiagaan, respon darurat, hingga upaya pengurangan risiko bencana di tingkat kalurahan.

Harapannya, sinergi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat dapat semakin memperkuat budaya sadar bencana dan menciptakan komunitas yang tangguh, adaptif, serta siap menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

12/05/2026

Selasa, 12 Mei 2026, BPBD DIY menggelar kegiatan Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Penanggulangan Bencana bagi relawan Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Mengusung tema “Dua Dasawarsa Gempa Jogja: Bangkit dan Siaga Bencana”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mengingat pentingnya pembelajaran dari bencana gempa bumi Yogyakarta.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Lurah Umbulrejo, Bapak Wakimin, dan menghadirkan narasumber dari DPRD DIY yaitu Bapak Syarief Guska Laksana, S.H serta Bapak Bambang Sunardi, S.SI., M.T. dari BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Sleman.

Dalam kegiatan ini, relawan mendapatkan pemahaman mengenai kebijakan dan dukungan regulasi penanggulangan bencana, informasi kebencanaan dan mitigasi gempa bumi, serta pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat semakin tangguh dan siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

11/05/2026

Bencana sering datang tanpa tanda, namun kesiapsiagaan adalah pilihan yang bisa dipersiapkan sejak hari ini. Dua puluh tahun pasca Gempa Jogja 2006, kita diingatkan kembali bahwa kekuatan sebuah daerah bukan hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi pada seberapa siap masyarakatnya menghadapi risiko bencana.

Melalui kegiatan Sosialisasi Strategi Relawan dalam Manajemen Penanggulangan Bencana Gempa Bumi dan Potensi Bencana Hidrometeorologi di Kalurahan Tambakromo, Gunungkidul pada Senin (11/05) masyarakat diajak memahami pentingnya mitigasi, budaya siaga, serta peran relawan sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

DPRD DIY menegaskan bahwa ketahanan bencana harus dibangun melalui penguatan regulasi, dukungan anggaran berbasis risiko, peningkatan kapasitas masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor agar DIY semakin tangguh menghadapi ancaman di masa depan.

Sementara BMKG mengingatkan bahwa wilayah DIY memiliki potensi ancaman gempa bumi, tsunami, longsor, kekeringan, hingga kebakaran lahan akibat kondisi iklim yang diprediksi lebih kering pada tahun 2026. Gempa memang tidak dapat diprediksi, tetapi dampaknya dapat dikurangi melalui edukasi, bangunan tahan gempa, sistem peringatan dini, serta kesiapan masyarakat untuk bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi.

Karena pada akhirnya, bencana mungkin tidak bisa kita hindari, tetapi kepanikan, korban jiwa, dan kerugian besar bisa kita kurangi melalui pengetahuan, kesiapan, dan kepedulian bersama.

08/05/2026

Seharian kerja, kejar ini itu…
akhirnya bisa rebahan juga 😌

Nggak perlu banyak kata, cukup istirahat sebentar buat balikin energi sebelum lanjut lagi besok.

Photos from Pusdalops BPBD DIY's post 08/05/2026

Selama April 2026 update data per 5 Mei 2026 tercatat berbagai kejadian kebencanaan di wilayah DIY. Cuaca ekstrem dan tanah longsor menjadi kejadian yang paling dominan. 🌧️⛰️

Tercatat total kejadian tersebar di seluruh kabupaten/kota di DIY dengan dampak yang dirasakan masyarakat berupa korban terdampak, luka-luka, hingga pengungsian. Data ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan kewaspadaan perlu terus ditingkatkan bersama.

Mari tetap pantau informasi resmi kebencanaan, kenali potensi risiko di sekitar kita, dan siapkan langkah antisipasi sejak dini demi keselamatan bersama. 🚨

08/05/2026

Jumat, 8 Mei 2026, Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD DIY melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran di SMK Negeri 2 Depok Sleman.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai potensi penyebab kebakaran, langkah pencegahan dini, serta pengenalan dasar penanganan kebakaran di lingkungan sekolah. Sebagai sekolah berbasis vokasi dengan berbagai aktivitas praktik, seperti Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Audio Video, Teknik Pemesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, hingga Teknik Komputer dan Jaringan, pemahaman terkait keselamatan kerja dan mitigasi kebakaran menjadi hal yang penting untuk dimiliki para siswa.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api menggunakan selimut api (fire blanket) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Melalui praktik langsung tersebut, para siswa diharapkan mampu memahami langkah penanganan awal kebakaran secara tepat, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menumbuhkan budaya sadar keselamatan dan mitigasi bencana sejak dini di lingkungan sekolah maupun dunia kerja nantinya.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tanggap, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri serta lingkungan sekitar. Karena keselamatan adalah tanggung jawab bersama, kesiapsiagaan perlu dibangun mulai dari bangku sekolah.

08/05/2026

Atas kontribusi dan dedikasi Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan, Sri Sultan menerima Lifetime Dedication Award on Disaster Management dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan Kebencanaan (PIT) ke-9 di Ballroom Student Dormitory,Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (06/05).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Harkunti P. Rahayu, Ketua Umum IABI bersama Andre Notohamijoyo, Asisten Deputi PRB Kemenko PMK, kepada GKR Hayu yang mewakili Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam menghadapi berbagai bencana besar yang melanda DIY selama dua dekade terakhir seperti gempa Jogja 2006, Erupsi Merapi 2010, serta dampak hujan abu Gunung kelud di DIY 2014, dampak badai siklon tropis Cempaka 2017, hingga penanganan Covid-19 di DIY. Dalam forum tersebut, dengan semangat kolaborasi dan ketangguhan melalui tema Strengthening Disaster Risk Governance for Resilience, diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan di tingkat pusat dan daerah.

"Jadikanlah riset bukan hanya karya akademik yang tersimpan di perpustakaan, melainkan pengetahuan yang turun ke tapak, yang menyentuh kehidupan nyata di masyarakat," ujar Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, disampaikan oleh Agustinus Ruruh Haryata, Kepala Pelaksana BPBD DIY.


Want your business to be the top-listed Government Service in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Kenari No. 14 A
Yogyakarta City
55166