29/09/2019
Kegiatan PIA pagi ini, outbond di sungai winongo sambil menyebar benih ikan melem dan wader untuk konservasi habitat sungai dan belajar menanam sayur pertanian perkotaan
PIA this morning, outbound activity:
urban farming education and spreafing fish seeds for river habitats conservation
, bener - yogyakarta
26/08/2019
PIA outbond Kampung Flory Sleman, 25 Aug 2019
05/06/2019
Di bulan Ramadhan, anak2 PIA lingk.Bener berbagi takjil di jalanan, Mingu 26 Mei 2019
02/12/2018
Bener sekilas: PIA sore ini, latihan koor bersama bintang tamu kak Niken (pia paroki) utk tugas misa Natal anak, hadir 14 anak (02/12/18) Lingkungan Bener Kumetiran Jogja
26/11/2017
Bener sekilas: PIA sore ini, latihan koor perdana utk tugas gabungan di misa natal 25des, hadir 6 anak, lumayan, smoga besok nambah lagi kalo cuaca tdk hujan, 26/11/17
20/11/2017
Kegiatan PIA minggu sore, yg datang 8 anak, lumayan... @ rumah pak Widodo Wdo, 19/11/17
07/06/2017
Makasih semua yg sudah like pia mbener
04/06/2017
Sekolah minggu PIA/PIR sore ini; 04/06/17
03/01/2017
Pasca tugas koor misa natal 25 Des '16
26/04/2010
25 April
S. Markus, Pengarang Injil
Markus hidup pada jaman Yesus. Ia bukan salah seorang dari kedua belas rasul Kristus, melainkan saudara sepupu St. Barnabas, rasul. Markus menjadi terkenal karena ia menulis satu dari keempat Injil. Sebab itu ia disebut pengarang Injil. Injil Markus cukup singkat, tetapi memberi banyak keterangan terperinci yang tidak terdapat dalam Injil lainnya. Ketika masih muda, Markus pergi bersama dua rasul besar, Paulus dan Barnabas, dalam suatu perjalanan kerasulan untuk mewartakan ajaran Yesus pada bangsa-bangsa lain. Tetapi, sebelum perjalanan berakhir, tampaknya Markus berselisih dengan St. Paulus. Markus mendadak kembali ke Yerusalem. Paulus dan Markus akhirnya dapat mengatasi perselisihan mereka. Malahan, dari penjara di Roma, Paulus menulis agar Markus datang untuk menghibur serta membantunya.
Markus juga menjadi murid kesayangan St. Petrus, paus pertama. St. Petrus menyebut St. Markus sebagai “anakku.” Karena itu, sebagian orang beranggapan bahwa Petrus hendak mengatakan bahwa dialah yang membaptis Markus. Markus ditahbiskan sebagai uskup dan diutus ke Alexandria, Mesir. Di sana ia mempertobatkan banyak orang. Ia bekerja keras untuk mewartakan kasih bagi Yesus dan Gereja-Nya. Menurut tradisi ia harus mengalami penderitaan yang panjang serta menyakitkan sebelum ia wafat.
Reliqui St. Markus dibawa ke Venesia, Italia. Ia diangkat sebagai santo pelindung kota Venesia. Peziarah pergi ke Basilika St. Markus yang indah untuk menghormatinya serta mohon bantuan doanya.