BL the series NOVEL

BL  the series NOVEL

Share

BL the series NOVEL

MISSING KING - Part 14 06/03/2026

BL THE SERIES NOVEL MISSING KING part 14

MISSING KING - Part 14 Read Part 14 from the story MISSING KING by Emyfai (Emychow Siahaan) with 0 reads. mafia, cinta, dendam. Tajuk : MISSIN...

MISSING KING - Part12 02/05/2025

Vote yg banyak guys,
KOMEN yg banyak juga😘

MISSING KING - Part12 Read Part12 from the story MISSING KING by Emyfai (Emychow Siahaan) with 1 reads. mafia, remaja, cinta. Billion terpaks...

04/08/2024

TAJUK : MISSING KING

BL the series NOVEL MISSING KING PART 2

VOTE LIKE, KOMENTAR.

HAPPY READING GUYS.



MANSIOAN.

Pukul 2 pagi guza pergi ke tingkat 5 dimana putranya sedang berlatih muaithai.

Guza berjalan santai menuju tempat latihan muaithai.

Sekali lagi guza melihat jam dipergelangan tangannya, masih ada waktu satu jam lagi berlatih.

Setelah sampai di salah satu ruangan. Guza tidak melihat ada orang didalam ruang latihan ini. Guza berfikir kemana putranya, bukankah latihan masih ada satu jam lagi, namun guru latih pun tiada.
Ruangan ini sunyi tiada orang.

Guza mengelilingi area latihan mencari putranya.

Tiba tiba, guza melihat disudut sana putranya tertidur di atas sofa bersama guru latihnya.

Guza merasa lega telah menemukan putranya.
Guza melihat putranya sedang tertidur lena, wajahnya sangat tampan, tidurnya seperti bayi berusia 2 bulan.
Guza tau selama hampir 8 jam berlatih pasti putra kecilnya kelelahan.

Guza langsung meraih tubuh kecil putranya dan mengendongnya. Guza memeluk putranya dengan erat dan kepala putranya di sandarkan kebahunya.
Guza membawa keluar putranya dari markas.

Guza membawa putranya kembali ke mansion.







*******

PAGI 7: 00

Billion sudah rapi memakai baju sekolah taman kanak-kanak.

"billion"

"iya pa"

"ingat!! Kau tidak boleh bermain kerumah teman mu!!!"

Billion kesal mendengar ucapan papanya.

"tapi pa----------"

"jika teman mu ingin bermain suruh dia datang ke mansion"

Billion langsung melotot, bahagia dan terharu, ternyata papanya keren juga. Papanya bisa membuatnya merasa bangga kerana memahami keinginannya.

"pa terimakasih, nanti p**ang sekolah aku membawa ziandara kerumah kita"
Ziandara adalah teman kesayangan billion.

"silakan" kata papanya.
Begitulah orang tua pada anaknya, orang tua tidak akan membuat anaknya kecewa. Guza juga sedar kerana anak seusia billion masih s**a s**anya bermain.

Dengan gembira billion pergi ke sekolah, billion di hantar oleh Ahpong.
Pulang sekolah nanti billion akan mengajak ziandara ke mansion.

Di sekolah.

Ziandara duduk di kerusi paling depan tepat di tengah dan billion p**a duduk di belakang ziandara.

"zii....." panggil billion sambil mencuit bahu ziandara.

Ziandara pun menoleh kebelakang, "apa...."

"nanti main kerumah ya...." kata billion.

"aku tidak mau, nanti papa ku marah"jawab ziandara.

" ajak papa mu juga,,,, yaaa"

Ziandara berfikir sebentar, lalu menjawab.

"iya...."

Senangnya bukan main, anak-anak memang begitu selain bermain tiada yang lebih menyeronokkan.

Guru wanita datang menegur billion.
Sambil membungkuk mengimbangi wajah billion. guru itu berkata.
"billion... Apa yang sedang kalian bicarakan sayang "

"cikgu nanti petang ziandara ingin bermain kerumah ku" jawab billion.

Guru itu tersenyum sambil mengelus rambut lembut billion lalu berkata lagi. "woahh pasti asyik dapat bermain bersama"

Billion mengangguk sambil terus menebar senyuman. Entah kenapa billion hari ini wajahnya sangat gembira, sepertinya menyimpan seribu kebahagiaan.

Guru mulai memberi pelajaran kepada anak murid.
Menggambar, mewarnai gambar, menyanyi dan macam macam lagi aktivitas anak murid.
Anak murid penuh gembira, sekolah ini tidak membosankan.

Mereka belajar penuh dengan gembira. Walau begitu mereka sangat tertib dan disiplin.

Pukul 10 pagi, anak murid beristirahat. Walaupun beristirahat para guru masih juga memerhati pergerakan anak anak didalam kelas mahupun di luar kelas.

Ziandara dan billion, mereka sedang bermain didalam kelas.
Ziandara still mewarnai buku gambar, biarpun waktunya istirahan namun ziandara tidak perduli.

"ada mainan apa dirumah mu?" tanya ziandara. Namun mata dan tangannya masih fokus mewarnai buku gambar.

"aku ada pesawat terbang dan mobil mobilan"jawab billion.

" kau tidak punya boneka beruang?? "tanya ziandara lagi.

" aku tidak punya! "jawab billion.

" aku punya boneka bruang dua, nanti yang kecil aku berikan pada mu"kata ziandara.

Billion tersenyum. Billion tidak s**a mainan boneka, kerana papanya tidak membenarkan bermain boneka. Tapi kali ini billion s**a boneka beruang milik ziandara.

Mereka terus berbual hingga jam istirahat berakhir.

Pukul 11:00 anak anak masuk kembali kedalam kelas.
Guru mulai mengajar mata pelajaran menggambar lagi, menyanyi dan menulis.
Hingga akhirnya jam sekolah pun berakhir.

Anak murid mulai menyusun buku kedalam tas sekolah masing-masing. Mereka menyanyi lagi sebelum p**ang. Setelah selesai nyanyi barulah mereka diizinkan p**ang.

Ziandara mengandeng tangan billion keluar dari kelas sambil berlari lari keluar menuju pintu gerbang.

"kau kerumah ku ya..." kata billion.

"iya..."

Mereka berlari sambil tertawa. Sampai di pintu gerbang, sekuriti menghentikan mereka.

"billion dan ziandara, orang tua kalian belum datang, kalian tidak boleh keluar...." kata sekuriti.

Baru saja berkata Ahpong muncul di ambang pintu gerbang.

Ahpong memakai jas berwarna hitam, kacamata warna hitam dan terlihat sangat keren. Ahpong melambai tangan ke arah billion.

Billion p**a langsung berlari bersama ziandara menuju Ahpong.

"paman bawa ziandara kerumah kita" ucap billion.

Ahpong tersenyum dan membungkukkan sedikit tubuhnya agar wajah billion terlihat sepenuhnya. Lalu Ahpong berkata. "ya tuan tampan, orang tua ziandara sudah berada di mansion kerana tuan guza mengundang mereka"

Senang bukan main ziandara dan billion.
Mereka terus masuk kedalam mobil mewah anti peluru.

Ahpong langsung membawa mereka p**ang ke mansion.

Di mansion p**a guzaa dan kedua orang tua ziandara sedang duduk santai di area swimming pool di lantai paling atas mansion,disana ada pokok pokok ridang pelindung panas, walaupun area terbuka namun tempat itu redup dari matahari.kerana pokok pokok menghalangi.

"aku sengaja memanggil kalian datang kesini ada sesuatu yang ingin ku diskusikan !" kata guza.

"apa itu" kata sun, sun adalah papa ziandara.

"putra ku sangat s**a bermain dengan putra mu-----" kata guza.

Spontan kedua orang tua ziandara tersenyum.

"mereka masih kecil, biar saja mereka menghabiskan masa bermain hingga puas" ucap sun papanya ziandara.

"maksud ku, aku ingin mengajak kalian berlibur ke pantai bersama mereka" kata guza.

Tentu saja mendengar tawaran ketua gangster ini kedua orang tua ziandara langsung menyetujuinya.

"woahh... Itu adalah ide yang bagus" kata sun.

Selama ini guza tidak pernah membawa billion berlibur. Sehari hari billion hanya belajar, berlatih muaithai, berlatih menembak. Dan aktiviti lainnya.

Billion juga berhak bahagia bersama temannya .

"besok pagi kita Kepantai crabby " kata guza.

Kedua orang tua ziandara setuju, mereka juga sangat gembira kerana guza menganggap putranya sebagai teman yang baik bagi billion.

Dreeeett

Dreeeeet

Suara smartphone guza tiba-tiba bergetar.

Guza melihat screen smartphone-nya. Guza tersenyum sedikit lalu menjawab panggilan itu.

"ada apa lagi kau mencari ku?" kata guza.

"esok aku membawa uang seperti yang kau minta, dengan syarat kau harus melepaskan putra ku" kata suara dari seberang sana.

"esok aku tunggu pukul 8 pagi, jangan lambat kerana aku ada urusan lain " kata guza.

"aku tunggu di markas ku" kata suara dari seberang sana.

"tidak bisa... kau yang harus datang ke gudang tempat ku di tepi pantai" balas guza.
Gudang di tepi pantai adalah gudang ikan, gudang itu adalah gudang milik guza. Gudang ikan itu tempat transaksi menyeludup barang kelas berat. Penyeludup barang terlarang dan senjata. Namun penduduk sekitar pantai berfikir kalau gudang ini hanya gudang tempat jual beli ikan.

"baiklah" suara dari seberang menyetujui. Setelah itu tiada lagi terdengar suara dari seberang.

Guza pun menutup kembali smartphone-nya.

Guza kembali melihat orang tua ziandara.

"hari ini biar mereka Bermain bersama," kata guza.

Orang tua ziandara mengikut saja kata kata guza.

Ziandara dan dan billion bermain bersama di area swimming pool.
Mereka sangat dekat, sepertinya tidak ingin di pisahkan.
Bahkan ziandara pernah beberapa kali tidur di mansion bersama billion.






******

Keesokan paginya.

Seperti janji semalam.

Semuah mobil mewah memasuki halaman mansion.

ziandara bersama orang tuanya datang ke mansion.
Kerana semalam sudah berjanji akan pergi ke pantai crabby pada awal pagi.

Mereka di giring oleh 6 bodyguard penjaga mansion.

Ziandara turun dari mobil sambil berlari-lari mendekati pintu utaman mansion. Di tangannya ada boneka beruang kecil berwarna cokelat. Yang nanti akan di berikan kepada billion.

"zi,,,, bertenanglah nak, jangan berlari lari"kata papa ziandara.

" iya pa.... "sambil menjawab ziandara tetap berlari-lari, anak kecil memang begitu, hatinya terlalu senang dan gembira.

Seorang bodyguard berkata," tidak apa apa tuan biar saya yang akan menjaganya.

"terimakasih" jawab papa ziandara.

Bodyguard itu terus mengikuti ziandara yang sedang berlari bahagia.

Billion dan guza baru keluar dari mansion, dan melihat ziandara sedang berlari.

"ziandara..." panggil billion.

Ziandara berlari kearah billion. Sedangkan guza berjalan santai menuju kedua orang tua ziandara.

Guza sedikit tersenyum, mereka datang tepat waktu. Guza melihat jam di tangannya masih pukul 7:30 pagi.

"sebelum kita pergi ke pantai crabby , aku ingin membawa kalian kesebuah gudang, ada sedikit urusan yang harus aku selesaikan" kata guza,guza ingat janji semalam dengan musuhnya.

"tidak masalah, selesaikan dahulu urusan tuan guza, agar ketika kita bercuti tidak ada pekerjaan yang tertunda" kata sun, papa ziandara.

Guza senang mendengar penuturan kedua orang tua ziandara.

6 orang bodyguard,beserta Ahpong dan winkha, dari mansion membawa dua keluarga ini pergi kegudang di pinggir pantai.

Perjalanan kegudang di pinggir pantai memakan waktu selama 1 setengah jam lebih kurang. selama durasi perjalanan mereka bercerita ini dan itu.

Ketika sampai dihalaman gudang, guza di sambut dengan 10 bodyguard berpakaian jas berwarna hitam dan sangat rapi.

Dua orang bodyguard membukakan pintu mobil penumpang kiri dan kanan. Guza dan billion keluar dari dalam mobil.

Begitu juga ziandara dan kedua orang tuanya.mereka mengikuti guza dari belakang.

"tuan, tamu sudah ada diruang tunggu" kata bodyguard itu.

"umm,,,, apakah mereka membawa pas**annya?"kata guza. Dia bertanya sambil terus melangkah menuju gudang.

" mereka datang dengan 4 orang bodyguard dan orang tua porpaya, "jawab bodyguard itu. Guza merasa tenang kerana mereka tepat waktu dan datang tidak membawa Anggota perang.

Tiba tiba guza menghentikan langkahnya lalu memutar tubuhnya kebelakang.

" sun dan awan, kalian bisa pergi kepantai sementara aku akan menyelesaikan urusan ku, "kata guza dengan nada yang ramah dan santai.

Sun dan awan malah tersenyum manis lalu sun berkata," tuan guza, tidak masalah, yang penting selesaikan urusan tuan guza, setelah itu baru kita berangkat kepantai crabby . "

" terimakasih, aku akan menyelesaikan urusan ku dulu, bawa juga anak anak kita kepantai, nikmati dulu keindahan di pantai ini pasti kalian sangat s**a"kata guza.

Sun dan awan mengangguk dan tersenyum lagi.

Dengan secara auto, 4 orang bodyguard langsung mengawal billion dan ziandara beserta org tua ziandara pergi ketepi pantai. Bahkan boneka beruang di tangan ziandara sudah berpindah di tangan billion.

Memang pantai ini sangat indah, ini adalah pantai milik guza, dan tidak semua orang bisa datang kepantai ini.

Setelah berada di pantai, billion tersenyum.

Billion sangat menyukai pantai,tapi jarang sekali guza membawa billion kepantai.

Billion berlari lari hingga kepesisir pantai. Dia menendang air yang baru berdesir. Billion tersenyum indah.

"ziandara mari sini!" billion memanggil ziandara sambil melambaikan tangannya.

Ziandara pun tertawa sambil berlari ke arah billion.

"apa kau pandai berenang??" tanya ziandara.

"aku jago berenang, papa ku mengajariku dari usia ku 2 tahun hingga sekarang" jawab billion.

"wahhh keren sekali" ucap ziandara. bibirnya tidak berhenti tersenyum.

Tiba tiba billion menarik kepala ziandara lalu berbisik dengan nada lembut. "aku juga bisa menembak seperti papa ku, tapi tidak sehebat papa ku"

Ziandara melotot. "kau bisa menambak, pakai pistol asli,,, memangnya kamu punya pistol"

"pistol papa ku " kata billion, lalu billion berkata lagi. "papa ku punya gudang senjata"

"wihh kau keren billion"

billion tersenyum.

Mereka melepas sepatu lalu menjinjing calana hingga setengah betis. Mereka masuk kedalam air. Kaki mereka basah. Tertawa gembira kejar kejaran, saling bercanda, berteriak. Ini adalah masa sangat bahagia bagi seorang billion. Kerana sebelumnya billion tidak punya teman. Dan sehari hari hidupnya hanya bertalih ilmu bela diri.

Ziandara berlari lari mengejar billion.

Sun dan awan tersenyum melihat mereka. Beruntung putranya punya teman seperti billion.ini tidak terlalu buruk.
Walaupun papa billion seorang mafia. Namun begitu guza sangat mencintai putranya.




Disisi lain

Guza masuk kedalam satu ruangan. Ruangan itu sangat mewah terlihat. Didalam ruangan itu sudah ada 4 orang sedang duduk manis dan di atas meja ada 4 gelas minuman red wine.

10 orang p**a berdiri di belakang 4 orang itu untuk mengawasi pergerakan mereka.

Guza duduk di kerusi yg sudah di sediakan.
Dia duduk dengan santai.
Guza mulai buka suara.

"william apakah kau membawa apa yang aku minta?" tanya guza.

Dengan wajah yang serius william menjawab. "aku membawanya," setelah berkata william membuat gestur menggerakan jari telunjuknya kepada salah seorang bodyguardnya.

Bodyguard itu langsung faham, bodyguard itu meletakkan mini koper di atas meja yang telah di bawanya dari tadi.

Bodyguard itu membuka koper mini dengan sangat berhati hati. Setelah mini koper terbuka luas dan terlihat di dalamnya penuh ikatan uang dolar USA. Guza menyeringai.

Winkha auto membuat pergerakan perlahan,lalu mendekati koper.dia mengechek uang itu dengan alat mesin mendeteksi uang asli.

setelah menyaksikan uang dolar itu adalah asli, winkha melihat ke arah guza lalu mengangguk. Pertanda setuju.

Guza kembali melihat william.

"INI ADA 1 JUTA DOLAR," kata Williams.

"sisanya akan aku berikan kemudian" sambung William lagi.

Dengan enteng juza berkata"setelah kau berikan sepenuhnya uang ku, maka aku akan melepaskan putra mu"

Williams langsung melotot. William bangkit dari kerusi dan langsung menggebrak meja.emosinya hampir tidak dapat terkontrol. Williams di penuhi kemarahan. Kerana merasa tertipu.

Brakkkk

"aku bisa membunuh mu jika kau tidak melepaskan putra ku sekarang, bangsat!!!" sentak william.

Ini adalah perbuatan yang tidak sopan, kemarahan william membangunkan emosi winkha.
Spontan winkha yang ada di sisi guza langsung mengeluarkan pistolnya dari punggungnya lalu mengarahkan pistol itu tepat ke wajah william.

Dan di waktu yang sama, salah seorang bodyguard willian bangkit dari kerusi lalu mengambil pistol dari balik jasnya dan ikut mengarahkan pistol itu kekepala winkha.
Ahpong p**a ikut mengeluarkan pistol lalu mengarahkan pistol itu kekepala bodyguard itu.

Guza malah menyeringai. Melihat aksi para bodyguard itu. Sungguh keren.

Hening seketika.

William mengeraskan rahangnya, William merasa tertipu.biar begitu William mencuba untuk sedikit bersabar. Agar suasana tidak huru hara.

Wiiliam membuat gestur tangannya, agar bodyguardnya menurunkan senjata.

Akhirnya bodyguardnya menurunkan senjata dengan perlahan. Winkha dan Ahpong juga ikut menurunkan senjatanya.

"apa kau fikir uang ini cukup untuk membayar uang ku yang pernah kau tipu, hhmm!!!!" guza berkata santai.

"jangan jadi bangsat guza!!! aku membayar uang mu 90 persen, jadi kau bisa melepaskan putraku, dan sisanya aku akan bayar kemudian." sentak william.

"kau keras sekali William?!!!" guza mulai geram, William kurang sopan dan keras kepala. Yang guza inginkan adalah uang miliknya kembali.

"kau yang mengajari ku menjadi keras!!! " ucap Williams penuh dendam.

"banguslah kalau memahami!!" balas guza kembali.guza malas berdebat hari ini,guza tidak ingin merosakkan mood putranya menjadi huru hara pada hari ini. Kerana hari ini adalah hari kebahagian billion bersama temannya.

Guza bangkit dari duduknya. Walaupun Guza masih belum puas dengan uang itu, kerana Williams tidak membayar penuh. Mungkin ini adalah hari keberuntungan William.

"guza!!! aku sudah membayar 90 persen uang mu, patut lah kau membebaskan putra ku!!" kata willian dengan suara yang dalam

"aku tau... urusan putra mu setelah kau membayar semua uang ku barulah aku membebaskan putra mu." kata guza dengan raut wajah yang serius, dan sepertinya tidak bisa di tawar lagi.

Dada william seperti terbakar. William mengepalkan tangannya. Dia merasa sangat tertipu. Sejahat jahat seorang papa, namun William amat mencintai putra sematawayang. Putranya bernama porpay yang berada dalam tahanan guza dan sudah pasti amat sengsara.

Tanpa bisa ditawar lagi guza pergi meninggalkan mereka. sedangkan Winkha di tangannya membawa mini koper yang berisikan uang 1 juta dolar tunai.

Mereka menuju pantai dimana putranya sedang bersantai bersama Ziandara dan kedua orang tuanya.

Api yang ada di dada william semakin membara. Uang melayang namun putranya tidak bisa di bebaskan.

William dan bodyguardnya akhirnya keluar dari dalam gudang. Diiringi oleh 8 orang bodyguard pemjaga gudang, mereka di giring sampai ke pesisir pantai. Kerana speed bot mereka sedang menunggu di tepi pantai.

William tidak bisa menyerah begitu saja.
Setelah sampai di pesisir pantai.
Dari jarak jauh, William melihat guza bersama rekannya sedang tertawa gembira. Apalagi ada dua anak kecil di sisi mereka, salah satu anak kecil itu william sangat mengenalinya. Itu adalah putra semata wayang milik guza.

William menyeringai penuh dendam
Menyaksikan mereka.
3 buah speed bot sedang merayun ayun di tepi pantai. William dan anggotanya naik ke atas speed bot.

William membuat gestur tangan berbentuk ok.
Spontan 4 orang bodyguard itu mengeluarkan pistol lalu menembak 8 orang bodyguard milik guza tadi.

3 orang terbunuh dan 5 orang lagi mengelak sambil mengeluarkan senjata dan langsung membalas tembakan itu.william juga menembaki mereka dengan ganas.

Tiba tiba 10 buah speed bot datang dan terus menyerang para bodyguard guza. Mereka menghabisi nyawa orang yang ada di dalam gudang. orang di dalam gudang ada yang mati dan ada yang lari.

8 buah speed bot lagi datang ke arah di mana guza sedang bersantai.
Mereka terus menyerang guza dengan meluncurkan ratusan peluru secara brutal.

Dor

Dor

Dor

Dor

Dor

Dor

Guza langsung sigap mengeluarkan senjatanya.

4 Orang bodyguard guza beserta
Ahpong dan winkha spontan langsung mengeluarkan senjata dan membalas tembakan dari 20 orang itu.

Tentu saja orang tua ziandara langsung lari lintang pukang berlari tidak tentu arah meninggalkan tempat yang sangat menyeramkan ini.

Dor

Dor

Dor

Suara tembakan dimana mana.

Ahpong dapat menembak 5 orang dengan ketangkasannya. Winkha dapat menembak 4 orang dalam kelincahannya.

Sedangkan guza di kejar oleh 5 orang. Sambil menembaki guza.

Dor

Dor

Dor

Tentu saja guza mengelak dan terus berlari menghindari peluru pihak musuh. Dengan waktu yang sama guza juga sambil menembak dengan keberutalannya.

"bunuh mereka semua!!!" teriak William.

Salah seorang mengejar sun dan awan. Padahal mereka tidak tahu apa apa.

Dor

Dor

Dor

Dor

Orang itu menembak sun dan awan secara brutal. Tembakan tepat ke tubuh mereka bertubi tubi. Darah munchat dari tembakan yang menembus tubuh mereka.

Sun dan awan jatuh di atas pasir putih. Dengan tubuh hampir hilang nyawa. Pasir menjadi merah kerana darah.

Kejadian ini di saksikan putranya ziandara.

Ziandara berteriak keras "papa!!!!!!"

Ziandara berlari menuju kedua orang tuanya.
Ziandara memeluk kedua orang tuanya. Sabil teriak menangis.

"papa... Mommy huaaaaaa.... Huaaaaa... Huaaaaa"
Ziandara menangis histeri . Hatinya hancur melihat dengan matanya kedua orang tuanya di hujani peluru.

Sedangkan guza melawan 4 orang termasuk William.

"aku juga akan membunuh putra mu bangsat!!!" teriak William.

"jika kau melukai putra ku, aku akan membunuh mu!!!" ucap guza dengan nada kemarahannya. Sambil mengarahkan pistol ke arah william.

William malah menyeringai."matilah kau bangsat!!!!"

William langsung menembak guza.

Dor dor dor.

Guza mengelak dengan kecepatan yang tidak sangka

Empat orang langsung menyerang guza dengan samurai dan batang besi.
Mereka berperang bak seperti dalam movie bertajuk ong bak

" Tangkap dia!!!" jerit William sambil menunjuk billion.

Dua orang langsung menangkap billion.

Spontan billion langsung berlari menuju guza yang sedang berperang.

"papa!!!!" billion ketakutan.
Apalagi melihat papanya di serang oleh 3 orang.

"bunuh anak itu!!!" kata William.

Dua orang lagi langsung menangkap billion. Tapi sebelum mereka menyentuh billion. Guza melindungi billion dan memberikan pukulan dan tendangan amat keras. Gerakan muai thai yg amat laju dan keras.

Hiaaaa

Hiaaaa

Hiaaa

Dushh

Dushhh

Guza melindungi putranya sambil bergerak melawan musuh.

"billion cepat larii!!!" kata papanya.

Billion yang penuh ketakutan itu segera berlari ke arah hutan. Menuruti ucapan papanya.

Dua orang mengejar billion termasuk William.

"kejar dia, bunuhhhhh!!!!" teriak william. William ingin putra guza mati.

Dua orang dan William langsung mengejar billion.

Mereka mengejar billion. Billion berlari lintang pukang masuk kedalam hutan.

Terlalu banyak yang menyerang guza. Hingga huza tidak bisa melindungi putranya.

Billion berlari di dalam semak belukar. Terjatuh dan bangun. Berlari lagi dan terjatuh berkali-kali dan bangun bagun dengan kekuatan.

Dor

Dor

Billion ketakutan mendengar suara tembakan . Suara tembakan menuju kearahnya. Namun peluru itu menyasar ke pokok pokok besar.

Dor

Dor

Billion terus berlari. Hingga akhirnya billion jatuh ke dalam lubang kecil. Dia terjungkal didalam lubang kecil itu. Billion tidak bisa bangkit.

William tertawa. Dan langsung menangkap billion.

"bangsat!!! aku akan membunuh mu!!!" teriak william dan langsung meninju wajah anak kecil itu.

Belum sempat tinju kewajahnya Billion langsung mengelak dan memberikan pukulan di perut William. Billion jago muai thai.

Dushhh

Dushh

"plakkkkkkk" william menampar billion amat keras.

"bangsat matilah kau!!!" William langsung menendang perut anak kecil itu dengan keras.

Spontan billion langsung terpelanting kedalam rerumputan. Billion langsung tidak bergerak. Perutnya amat nyeri. Tendangan orang dewasa bisa membuat nyawanya hampir melayang.

William menyeret billion yang tidak lagi bertenaga.
William menyeret billion menuju guza di pesisir pantai. William akan menunjukan kekejamannya ingin membunuh billion di mata guza. Agar guza tau betapa hancurnya perasaan otang tua melihat kematian putranya.

Tiba tiba. " lepaskan putra ku!!!" kata guza.

William tertawa kuat saat ini.william menjatuhkan billion yang tidak lagi berdaya di reruputan.

"bagus kau ada disini!!!"william langsung mengarahkan pistolnya ke arah billion.

" sekrang lihatlah putra mu!!! "kata william lagi,William langsung menarik pelatuk pistol. Tapi dengan kecepatan guza. Guza menembak tangan William.

Dorr

Akkhhh

pistol terjatuh dari tangan william.

Dua orang bodyguard william spontan menembak guza.

Dor

Dor

Guza mengelak namun tetap terkena lengannya.lengannya penuh darah.

Mereka ingin menembak lagi, Untungnya peluru dipistol mereka telah habis.

Guza langsung mengangkat senjatanya dan mengarahkan kepada mereka,

Dor

Dor

Dor

Tembakan itu secara brutal, tidak ada yg meleset. Semua peluru itu telah menancap di tubuh mereka.
Dengan hitungan detik mereka berdua mati konyol. Guza merasa lega kerana musuhnya mati pada waktu yang tepat.

Tiba tiba
Dari jarak 8 meter. Seseorang berteriak. "Turunkan senjata mu guza!!!!! "

Guza melihat kearah orang itu. "ternyata itu adalah doyen dengan 4 orang anak buahnya yang membawa senjata juga. Mereka berempat mengarahkan senjata ke tubuh guza.

"dor" doyen menembak kaki guza.

"aakkhhh" guza langsung jatuh. Kakinya berlumuran darah. Guza tidak berani mengangkat senjata.

Billion menyaksikan orang itu menembak papanya. Tubuh yang tidak bertenaga tadi tiba tiba menjadi penuh api membara didalam dada.

Dorr

Doyen menembak lagi kaki guza di tempat yang sama.

"aaakkkkkhhhh" guza tidak bisa bergerak. Nyawanya seperti di ujung tanduk.

"bangsat seperti mu harus di siksa dulu!!!" kata doyen.

Guza tidak bisa membalas. Kakinya telah lumbuh. Antara hidup dan mati. guza hanya berfikir dirinya akan mati.

"kenapa kau mengkhianati ku!!" kata guza.

Doyen mengarahkan pistolnya ke arah dada guza."sebenarnya aku tidak ingin mengkhianati mu guza,"kata doyen.

" a-apa maksud mu!! "balas guza, suaranya hampir tidak bisa di dengar. Mata guza merah seperti darah, tubuhbya tidak bertenaga.

Doyen tersenyum." maaf guza, kerana aku adalah pengikut William!!! "

Dor

Dor

Dor

Dor

Tembakan secara berutal.

Tembakan itu tepat di kepala doyen 4 orang lainnya.

Ternyata billion yang lemah tadi telah mengankat senjata menembak mereka dahulu. Billion tidak akan membiarkan papanya mati di tangan orang jahat itu.

Guza yang hampir mati melotot melihat putranya kecilnya ternyata bisa menembak.selama ini guza berfikir kalau putranya tidak bisa menembak. Tidak sia sialah latihan hampir setiap hari selama dua tahun.

Guza melihat doyen dan 4 temannya terbaring di rerumputan tanpa bernyawa.

"papa...."

Tapi sialnya William datang dan langsung menempak dada guza.

Dorrr

Belum sempat memeluk papanya. Billion terkejut setengah mati melihat papanya tertembak oleh William.

"papa!!!!!!!!" jerit billion.

"la-lariii" suara guza amat pelan. Kerana peluru itu menelusup dadanya dia tidak lagi bisa bersuara lantang.
billion tau ucapan dan maksud papanya. Walaupun tidak tega melihat papanya. Billion harus menyelamatkan nyawanya sendiri.

Dengan hati yang hancur sehancur-hancurnya, Billion lari lintang pukang masuk kedalam hutan. William p**a mengejar billion kecil masuk kedalam hutan.
Billion terus berlari masuk kedalam hutan. Entah berapa dalam hutan itu ratahnya. Jatuh bagun, dan terjatuh lagi, lalu bangun Semula. Billion terus berlari dari kejaran William.

3 juni 2024

Vote jangan lupa ya

Biar semangat vote yaa

Kritik dan sarannya ya guys😘😘😘

Want your business to be the top-listed Government Service in Thongwa?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Thongwa