Gerakan Muda Aboru

Routebeschrijving Website

Gerakan Muda Aboru Vindt hier het laatste nieuws.

Gerakan Muda Aboru di Belanda is een groep gedreven Aborunezen die de Pusat ( = centrum van verzet tegen de Indonesische onderdrukking) op Aboru actief ondersteunt, met als einddoel een vrij en onafhankelijk Maluku.

SERUAN BUAT ANAK ANAK MALUKU, JIKA KALIAN MAU HIDUP UMUR PANJANG, DAN MELIHAT MALUKU MERDEKA SEJAJAR DENGAN BANGSA BANGS...
20/10/2026

SERUAN BUAT ANAK ANAK MALUKU, JIKA KALIAN MAU HIDUP UMUR PANJANG, DAN MELIHAT MALUKU MERDEKA SEJAJAR DENGAN BANGSA BANGSA LAIN DI DUNIA. JANGAN PERNAH IKUT SELEKSI TNI-POLRI.

NAMUN JIKA KALIAN MAU JADI PENGKHIANAT DEMI MASA DEPAN DAN PERUT KALIAN, MAKA PANGKAT RENDAH SEPERTI KALIAN AKAN JADI UMPAN KEPALA DI PAPUA DAN ACEH.

SADARLAH ANAK ANAK MALUKU✊️
YANG BISA MEMBUAT KALIAN HIDUP SEJAHTERA TANPA ANCAMAN ADALAH MALUKU MERDEKA.

4 PRAJURIT TEWAS DI PAPUA

Nama-nama yang diberitakan adalah:

Lettu Inf Harits Adam Yuseno

Pratu Sugiono

Pratu M. Ridwan

Pratu Pardianto Saputra

18/10/2026

NKRI BUBAR

MALUKU MERDEKA✊️
PAPUA MERDEKA✊️
ACEH MERDEKA✊️

17/10/2026

7 PERUSAHAAN YANG BERLINDUNG DIDALAM NKRI MEMBAKAR HUTAN DEMI PROJECT BESAR

Pemerintah Singapura resmi melayangkan peringatan kepada tujuh perusahaan yang beroperasi di Indonesia setelah hasil penyelidikan menunjukkan adanya dugaan keterkaitan antara kebakaran lahan di wilayah konsesi perusahaan tersebut dengan kabut asap yang mencemari udara Singapura.

Dilansir Detik yang mengutip AFP, Sabtu (17/10/2026), Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu menyebut sebagian kabut asap yang melanda negaranya berasal dari kebakaran di lahan tujuh perusahaan di Sumatera.

Ketujuh perusahaan tersebut adalah Bumi Andalas Permai, Bumi Mekar Hijau, Paramitra Mulia Langgeng, Sumatera Alam Anugerah, SBA Wood Industries, Hutan Lestari Raya, dan Bangkanesia.

Sebagian besar perusahaan yang disebut bergerak sebagai pemasok kayu untuk industri pulp dan kayu. Melalui surat peringatan pencegahan (preventative notices), pemerintah Singapura meminta perusahaan-perusahaan tersebut segera mengerahkan tim pemadam kebakaran, menghentikan aktivitas pembakaran maupun pembukaan lahan dengan cara membakar, serta menyerahkan rencana penanganan kebakaran kepada National Environment Agency (NEA).

Grace Fu juga memperingatkan bahwa Singapura tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum, termasuk menjatuhkan denda atau mengajukan tuntutan apabila peringatan tersebut tidak dipatuhi. Pemerintah Singapura kini meningkatkan upaya penanganan kabut asap yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dan memperingatkan bahwa kualitas udara masih berpotensi memburuk. Meski demikian, peringatan tersebut belum berarti ketujuh perusahaan telah dinyatakan bersalah melalui proses hukum.

NKRI ADALAH DALANG DARI KONFLIK MALUKU, NEGARA TELAH MERANCANG KONFLIK MALUKU SEJAK 1996, 1997 (4 TAHUN SEBELUM 1999) KE...
10/10/2026

NKRI ADALAH DALANG DARI KONFLIK MALUKU, NEGARA TELAH MERANCANG KONFLIK MALUKU SEJAK 1996, 1997 (4 TAHUN SEBELUM 1999) KETIKA KAREN PARKER SEORANG PENGACARA INTERNATIONAL MEMPRESENTASE MAKALAHNYA DI PBB DENGAN JUDUL REPUBLIK MALUKU.
JADI RMS DIKEMBINGHITAMKAN UNTUK PROJECT BESAR NKRI AGAR SUKSES DENGAN PEMBUNUHAN BANGSA MALUKU, MENGADU DOMBA BANGSA MALUKU AGAR TERPECAH BELA LEWAT MASALAH AGAMA, SEHINGGA MUDA DIKONTROL.

MEMANG... KOLONIALISME, IMPERIALISME DAN MILITERISME BOLEH BRKUASA LAMA, TAPI TIDAK BISA BERTAHAN SELAMANYA.
KENEBARAN AKAN MENEMUKAN JALANNYA.

NKRI AKAN BUBAR, HANYA SOAL WAKTU.

MENA MURIA✊️🔥







Tiga Bangsa, tiga bahasa.Bangsa MalukuBangsa PapuaBangsa AcehKami mengapresiasi langkah pemerintah Belanda yang meminta ...
09/10/2026

Tiga Bangsa, tiga bahasa.
Bangsa Maluku
Bangsa Papua
Bangsa Aceh

Kami mengapresiasi langkah pemerintah Belanda yang meminta maaf kepada masyarakat Maluku.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Belanda Rob Jetten secara resmi meminta maaf atas perlakuan “kejam” terhadap ribuan mantan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) asal Maluku, yang bertempur untuk militer kolonial Belanda selama era perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Permintaan maaf Jetten ini, seperti dilansir The Guardian, Selasa (23/6/2026), disampaikan sekitar 75 tahun setelah kedatangan 12.500 orang, yang terdiri atas pria-pria asal Maluku yang bertempur untuk KNIL dan keluarga mereka, di Pelabuhan Rotterdam pada tahun 1951 silam.

Permintaan maaf yang dilakukan oleh orang yang memiliki jabatan publik seperti Perdana Menteri Belanda dihadapan semua orang mencerminkan sifat bijak sebagai negarawan.

“Konon katanya, Perintah Belanda akan secara aktif berupaya memulihkan hak-hak masyarakat Maluku dan akan memulai penyelidikan baru yang independen terhadap dekolonisasi Hindia Belanda.

Anggota Parlemen Don Ceder baru-baru ini sering berbicara dengan berbagai kelompok komunitas Maluku di Belanda dan juga melakukan penelitian sumber independen di arsip nasional.

Dalam ceramahnya baru-baru ini, Ceder membagikan temuannya dan mengambil sikap tegas. Menurut anggota parlemen tersebut, pemulihan hukum bagi masyarakat Maluku pada dasarnya tidak mungkin dilakukan tanpa adanya pengakuan formal terhadap RMS dan menyatakan bahwa hak penentuan nasib sendiri di Maluku harus dipulihkan.

Untuk itu kami menghimbau kepada Bangsa Maluku, Bangsa Papua, Bangsa Aceh di luar negeri agar memberikan seruan yang menarik terhadap kebijakan luar negeri atas kejahatan NKRI dan Pelanggaran HAM yang terus terjadi sampai saat ini. Dan “Belanda harus memblokir negosiasi perjanjian perdagangan antara Uni Eropa dan Indonesia selama pelanggaran hak asasi manusia di Maluku, Papua dan Aceh belum dihentikan.”

“Signal dari Perdana Menteri dan Anggota Perlemen Belanda bisa membuat era baru konstelasi politik Indonesia. Dan, bisa terjadi yang mugkin tidak terjadi saat ini; justru akan terjadi dikemudian hari.

MALUKU MERDEKA
PAPUA METDEKA
ACEH MERDEKA

MENA MURIA✊️🔥






Apa yang membuat NKRI takut kepada RMS, sampai benderanya juga ditakuti.Sehingga ketika ada simpatisan RMS yang memakai ...
08/10/2026

Apa yang membuat NKRI takut kepada RMS, sampai benderanya juga ditakuti.
Sehingga ketika ada simpatisan RMS yang memakai kaos empat warna, tas empat warna sampai pengibaran bendera RMS, selalu diintimidasi oleh militer NKRI.
Sementara bendera Papua Merdeka dan bendera Aceh Merdeka dibiarkan bebas.

Memang benar, NKRI sangat takut kepada RMS, karena kekuasaan NKRI dibangun di atas kebohongan, manipulasi sejarah, dan ilusi superioritas. Jika kebenaran terungkap, fondasi moral, politik, dan hukum yang melegitimasi penjajahan akan runtuh, yang pada gilirannya memicu kesadaran dan perlawanan dari rakyat yang dijajah.

Lalu ada satu yang sangat lucu.
Ketika ada pengibaran bendera RMS oleh simpatisan RMS, maka yang tangkap itu Polisi orang Maluku sendiri, sementara orang JAWA dibelakang, setelah buat BAP, penyidik orang Maluku sendiri yang mewawancarai tersangka. Sementara orang JAWA dibelakang, karena mental orang Jawa itu pengecut.
Kekuasaan NKRI membiarkan orang Maluku membunuh orang Maluku sendiri.

Sudah saatnya generasi Maluku brpikir kritis dan bertanya dalam hati, kenapa NKRI sangat takut kepada RMS. Sementara bendera Papua Merdeka, bendera Aceh Merdeka dibiarkan bebas.
Pelajarilah sejarah bangsa Maluku.
Perlawanan hari ini menentukan masa depan bangsa Maluku yang cemerlang dikemudian hari.

Maluku tetap Maluku.
Maluku pasti merdeka dan berdaulat.

MENA MURIA✊️🔥







Sumber: Kodim Seram Bagian BaratBendera RMS Berkibar di Jalan Lintas Seram, Koramil Piru Bergerak Cepat Amankan lokasi.S...
07/10/2026

Sumber: Kodim Seram Bagian Barat

Bendera RMS Berkibar di Jalan Lintas Seram, Koramil Piru Bergerak Cepat Amankan lokasi.

Sebuah bendera yang diduga berkaitan dengan Republik Maluku Selatan (RMS) ditemukan berkibar di kawasan Pasahulung, Jalan Lintas Seram, sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kilo Satu, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 11.10 WIT.

Informasi tersebut pertama kali diterima personel piket Koramil 1513-01/Piru, Kopda Sangaji dan Sertu Rugas, dari seorang tukang ojek, Nyong Sapasuru, yang melihat adanya bendera tersebut berkibar di atas pohon.

Mendapat laporan itu, personel piket dengan cepat melaporkannya kepada Danramil 1513-01/Piru, Kapten Inf Nicodemus Leonard Slarmanat. Sekitar pukul 11.15 WIT, Danramil bersama personel piket dan Babinsa langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Setibanya di lokasi, Danramil memerintahkan Kopda Sangaji untuk menurunkan bendera. Karena posisi bendera berada di pohon yang cukup tinggi, upaya tersebut tidak dapat dilakukan dengan cara memanjat. Danramil kemudian memerintahkan Kopda Sangaji menebang pohon tersebut agar bendera dapat diamankan.

Setelah pohon roboh, Kopda Sangaji hendak mengambil bendera. Namun, secara tiba-tiba dirinya diserang kawanan tawon. Untuk menghindari kondisi yang lebih parah, Danramil kemudian memerintahkan seorang tukang ojek membawa Kopda Sangaji ke RSUD Piru untuk mendapatkan perawatan medis.

Beberapa menit kemudian, Danramil mengambil langkah untuk mengamankan bendera tersebut. Dalam prosesnya, Danramil juga sempat diserang tawon.

Dengan sigap, Danramil berupaya menghindar dengan tiarap dan berguling hingga akhirnya berhasil mengambil dan mengamankan bendera tersebut.

Bendera kemudian dibawa ke Kantor Koramil 1513-01/Piru untuk diamankan dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Danramil 1513-01/Piru Kapten Inf Nicodemus Leonard Slarmanat mengatakan, tindakan cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat guna memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Bendera tersebut berhasil kami amankan dan saat ini sudah dibawa ke kantor Koramil untuk diamankan,” dan kami sudah melaporkan ke dandim. kata Danramil.
(Pendim588)

Mahasiswa Pro Demokrasi & HAM, mengibarkan Bendera Bintang Kejora dan Bendera Republik Maluku Selatan di dalam halaman K...
30/09/2026

Mahasiswa Pro Demokrasi & HAM, mengibarkan Bendera Bintang Kejora dan Bendera Republik Maluku Selatan di dalam halaman Kampus Universitas Sain dan Teknologi Jayapura (USTJ) jam 12:00 WIT, tanggal 30 September 2026 di Kota Jayapura Papua. Aksi ekstrim ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas memperingati hari perjanjian Roma (Roma Agreement).








Adres

Groningen

Meldingen

Wees de eerste die het weet en laat ons u een e-mail sturen wanneer Gerakan Muda Aboru nieuws en promoties plaatst. Uw e-mailadres wordt niet voor andere doeleinden gebruikt en u kunt zich op elk gewenst moment afmelden.

Snelkoppelingen

Delen