Embaixadora de Timor-Leste junto a CPLP

Como chegar

Embaixadora de Timor-Leste junto a CPLP TAIS (Tempo de Ação com Integridade e Solidariedade)

14/08/2026
13/08/2026
08/07/2026

𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗶𝗮𝗻 𝗣𝗮𝘀𝘁𝗼𝗿 𝗝𝗼𝘀é 𝗔𝗹𝘃𝗲𝘀 𝗠𝗮𝗿𝘁𝗶𝗻𝘀: 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗮𝗵𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗸𝘀𝗶 𝗕𝗶𝘀𝘂 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗺𝗼𝗿 𝗟𝗲𝘀𝘁𝗲

Dunia misi dan sejarah Asia Tenggara memberikan penghormatan mendalam bagi Pastor José Alves Martins, seorang Yesuit asal Portugal yang dianggap sebagai pahlawan nasional di Timor Leste. Lahir pada 17 Juli 1941 di Viana do Castelo, ia bergabung dengan Serikat Yesus pada tahun 1958 dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1972 setelah menyelesaikan studi filsafat dan teologi spiritual di Braga, Lisbon, hingga Universitas Gregorian di Roma. Panggilan hidup membawanya berangkat sebagai misionaris ke Timor Timur pada 17 September 1974, tepat satu tahun sebelum wilayah tersebut memasuki pusaran konflik pendudukan yang mengubah garis sejarahnya.

Sejak awal kedatangannya, Pastor José bertugas sebagai profesor dan pembimbing spiritual di Seminari Keuskupan Dili, tempat di mana ia nyaris kehilangan nyawa. Pada 7 Desember 1975, kompleks seminari tersebut hancur dibom oleh pesawat militer Indonesia, memaksa Pastor José dan rekan-rekannya melarikan diri ke bukit terdekat dengan luka ringan. Di tengah situasi genting tersebut, mereka harus menggali lubang perlindungan di tanah demi bertahan hidup dari rentetan serangan mortir. Alih-alih memilih pulang ke Eropa demi keselamatan pribadinya, ia memilih tetap tinggal dan setia mendampingi masyarakat lokal melewati masa-masa paling sulit dalam sejarah mereka.

Setelah situasi di Dili berangsur membaik, dedikasinya terhadap pendidikan keagamaan tidak pernah luntur, terbukti dengan keberhasilannya membuka kembali seminari tersebut pada tahun 1798 serta menjabat sebagai Rektor dari tahun 1985 hingga 1991. Peran pentingnya terus meluas di tingkat keuskupan, mulai dari menjadi direktur Rumah Latihan Rohani di Dare, Superior kediaman Loyola di Taibessi, hingga diangkat sebagai Penasihat Uskup Dili dan presiden Santa Casa da Misericórdia (Rumah Suci Belas Kasih). Meskipun kondisi kesehatannya perlahan memburuk akibat berbagai cobaan berat yang dialaminya di medan misi, ia tetap melanjutkan karya pelayanan dan pembinaan klerus secara total.

Atas jasa dan kesetiaannya yang luar biasa bagi kemanusiaan dan gereja, Pastor José Alves Martins menerima berbagai penghargaan tertinggi dari tiga otoritas berbeda semasa hidupnya. Ia dianugerahi gelar Komandan Orde Jasa oleh Presiden Portugal Jorge Sampaio pada tahun 2004, Medali Jasa oleh Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak pada tahun 2016, serta Medali Pro Ecclesia et Pontifice dari Paus Fransiskus pada tahun 2019. Setelah mengabdikan sebagian besar hidupnya di tanah Timor, sang misionaris sejati ini mengembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Vila Franca de Xira, Portugal, akibat komplikasi patah tulang leher femur setelah terjatuh, meninggalkan warisan sejarah yang mendalam bagi dunia.

𝐏𝐚𝐬𝐭𝐨𝐫 𝐉𝐨𝐬é 𝐀𝐥𝐯𝐞𝐬 𝐌𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐬 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐢𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐝𝐢 𝐓𝐢𝐦𝐨𝐫 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚 𝐡𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫 𝟓𝟎 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧. 𝐌𝐞𝐬𝐤𝐢𝐩𝐮𝐧 𝐢𝐚 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐢𝐦𝐩𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐝𝐢 𝐬𝐚𝐧𝐚, 𝐩𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐝𝐢𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐫𝐚𝐤𝐲𝐚𝐭 𝐓𝐢𝐦𝐨𝐫 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐚𝐭𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐬𝐢𝐬𝐢 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚, 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐮𝐚𝐧𝐠 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐞𝐦𝐞𝐫𝐝𝐞𝐤𝐚𝐚𝐧. 𝐈𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐮𝐬𝐢𝐚 𝟖𝟎 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧.

Endereço

Lisbon

Website

Notificações

Seja o primeiro a saber: enviamos-lhe um e-mail quando Embaixadora de Timor-Leste junto a CPLP publicar novidades e promoções. O seu endereço de e-mail não será utilizado para nenhum outro fim e pode cancelar a subscrição a qualquer momento.

Atalhos

Partilhar